avatardisplay_general
DISITU
07 Sep 2018

5 Resiko Gadai Sertifikat Rumah Di Rentenir

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1809/180907/5 Resiko Gadai Sertifikat Rumah Di Rentenir.jpg

Selain di bank, beberapa orang sering memberanikan diri meminjam uang ke rentenir dengan jaminan sertifikat rumah mereka. Hal ini biasanya dilakukan oleh mereka yang sudah terhimpit kebutuhan atau tidak memiliki jalan keluar terlebih dalam masalah keuangan. Padahal, meminjam uang melalui rentenir jelas memiliki resiko yang sangat besar. Lantas apa saja resiko ketika memilih gadai sertifikat rumah di rentenir? Ini jawabannya.

5 Resiko Gadai Sertifikat Rumah Di Rentenir

Inilah resiko yang harus anda tanggung ketika memilih menggadaikan sertifikat rumah kepada rentenir. Diantaranya :

1. Bunga Lebih Besar

Resiko pertama yang harus anda terima ketika memutuskan untuk menggadaikan sertifikat rumah kepada rentenir adalah bunganya yang lebih besar dibandingkan anda gadai di bank. Tidak tanggung-tanggung bahkan bunga yang di patok oleh rentenir bisa mencapai 20%-30%. Hal ini tentunya sangat memberatkan bagi para peminjam karena selain memikirkan cara melunasi hutang, mereka juga harus memikirkan bunganya. Meski begitu tetap saja banyak orang yang berani meminjam dana ke rentenir. Hal ini biasanya dilakukan oleh mereka yang sudah terlilit biaya dan membutuhkan dana cepat untuk memenuhi kebutuhan atau yang lainnya. Melihat resiko semacam itu anda patut memikirkan baik-baik apakah akan menggunakan jasa rentenir atau tidak.

2. Suku Bunga Berlaku Setiap Saat

Selain bunga yang tinggi, suku bunga yang ditetapkan oleh rentenir berlaku setiap saat. Hal itu menjadi resiko kedua ketika anda memutuskan untuk meminjam dana ke rentenir. Umumnya suku bunga yang ditetapkan oleh rentenir berlaku tiap bulan hingga setiap tahun. Hal ini tentunya sangat mencekik leher mereka yang berhutang. Misalnya mulai mencicil saja, bunganya semakin menumpuk dan kian lama semakin besar. Jika sudah begini maka kesempatan untuk lepas dari jerat rentenir jelas sangat susah. Yang paling mengherankan lagi, bunga yang belum di bayar, juga bisa berbunga. Melihat resiko besar semacam ini tentunya anda harus berfikir ulang ketika ingin menggadaikan sertifikat rumah anda kepada rentenir.

3. Denda Lebih Besar Ketika Telat Membayar Hutang

Selain bunga, anda pun akan dikenakan denda jika telat membayar angsuran pinjaman. Seperti kita tahu, denda umumnya memang berlaku pada proses peminjaman dana. Namun, denda yang dipatok oleh rentenir umumnya lebih besar dan kian lama semakin menambah nominal jumlah hutang yang harus anda bayar. Melihat hal semacam ini pastinya sangat berat bagi anda untuk bisa membayar hutang dan bunganya. Selain itu anda pun juga harus memikirkan bagaimana cara hidup sehari-hari. Untuk itu pikirlah matang-matang sebelum meminjam dana ke rentenir. Jangan sampai kehidupan anda menjadi tidak tenang dan tertekan karena setiap hari harus memikirkan cara pelunasan biaya yang tentunya sangat berat.

4. Siap Didatangi Depkolektor

Seperti kita tahu, rentenir selalu memiliki anak buah yang bertugas untuk menagih hutang kepada peminjam atau sering kita sebut debt kolektor. Secara umum, debt kolektor selalu memiliki badan kekar dan berpenampilan seram layaknya preman. Tidak hanya itu para penagih dari rentenir ini biasanya tidak segan-segan melakukan kekerasan fisik pada mereka yang tidak bisa membayar hutang. Itulah resiko lain yang harus anda pikirkan sebelum meminjam uang ke rentenir. Selain itu jika anda telat membayar, bisa saja anda akan diusir paksa dari rumah anda ketika sertifikat rumah menjadi jaminannya.

5. Biaya Tambahan Semakin Besar Setelah Didatangi Debt kolektor

Hal lain yang harus anda terima ketika memaksakan gadai sertifikat rumah di rentenir adalah biaya tambahan yang biasanya akan diberikan setelah anda di datangi debt kolektor. Umumnya saat didatangi debt kolektor, pihak rentenir akan memberikan  jangka waktu untuk anda dalam melunasi hutang. Tapi tetap saja, jangka waktu ini umumnya di buntuti dengan biaya tambahan yang harus anda bayar. Dan hal ini jelas sangat menyusahkan anda. Maka dari itu bijaklah dalam memilih tempat gadai sertifikat agar anda tidak terlalu terbebani antara membayar angsuran dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.