avatardisplay_general
DISITU
25 Sep 2018

8 Poin Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201809/180925/8%20Poin%20Perbedaan%20Asuransi%20Syariah%20dan%20Konvensional.jpg

Mengetahui dan mengerti berbagai jenis produk dan perusahaan asuransi sebelum mendaftarkan diri sebagai anggota asuransi tentunya sangat disarankan. Salah satu hal yang mungkin masih asing bagi Anda adalah asuransi Syariah dan asuransi konvensional. Tentu Anda seharusnya mengerti secara lengkap mengenai asuransi konvensional (biasa) dan asuransi Syariah. Untuk itu, beberapa poin dibawah ini akan membantu Anda untuk mengerti perbedaan dari kedua jenis asuransi ini, sehingga Anda dapat menentukan pilihan dengan tepat sesuai kebutuhan asuransi Anda.

  1. Perjanjian

Asuransi Konvensional

Konsep dari Asuransi Syariah adalah akad hibah, dimana perusahaan menyediakan layanan asuransi untuk saling menolong agar kedua belah pihak dapat saling menguntungkan tanpa mengharapkan imbalan. Sedangkan asuransi konvensional menjadikan asuransi sebagai bisnis dengan transaksi jual-beli, dimana kedua belah pihak mengharapkan keuntungan yang sebesar-besarnya tanpa mengalami kerugian.

  1. Bagi hasil

Asuransi Konvensional

Hasil dana yang terkumpul pada Asuransi Syariah akan dibagikan kepada semua anggota dan perusahaan asuransi secara merata. Sedangkan pada asuransi konvensional, keuntungan dari kegiatan asuransi akan sepenuhnya menjadi milik perusahaan.

  1. Dana

Asuransi Konvensional

Dana yang terdapat pada asuransi Syariah adalah dana yang dimiliki oleh semua anggota asuransi, dimana perusahaan hanya dipercaya untuk menjadi pengelola dana. Sedangkan dana bulanan atau premi asuransi yang dibayar oleh anggota asuransi akan menjadi milik perusahaan, sehingga perusahaan memiliki kebebasan dalam memakai dana yang ada sesuai dengan perjanjian.

  1. Pengelolaan Dana

Asuransi Konvensional

Dana yang terkumpul dalam asuransi Syariah akan diolah secara maksimal dengan tujuan untuk mencapai keuntungan setiap anggota dan perusahaan asuransi. Sedangkan dana pada asuransi biasa akan dikelola dan diinvestasikan oleh perusahaan sesuai dengan peraturan pemerintah untuk mendapatkan keuntungan bagi perusahaan yang sebesar-besarnya.

  1. Pengawasan Dana

Asuransi Konvensional

Setiap perusahaan asuransi Syariah berada dibawah pengawasan Dewan Pengawas Syariah (DPS) bertugas untuk mengawasi agar perusahaan selalu menaati prinsip Syariah dalam mengelola dana asuransi. Sedangkan asuransi biasa melakukan pengawasan dana secara internal oleh manajemen didalam perusahaan tanpa campur tangan pihak ketiga.

  1. Ada Zakat

Asuransi Konvensional

Pembayaran zakat yang diambil dari jumlah keuntungan harus dilakukan oleh peserta asuransi Syariah. Kewajiban pembayaran zakat ini tentunya tidak terdapat pada asuransi konvensional.

  1. Status Dana

Asuransi Konvensional

Jika didalam perjalanannya anggota asuransi tersebut tidak sanggup untuk membayar premi, anggota tersebut dapat mengambil dana yang telah diberikan kepada pihak asuransi dengan potongan kecil berupa dana tabarru. Sedangkan pada asuransi konvensional, seluruh dana yang sudah disetorkan akan hangus dan menjadi milik perusahaan jika anggota tidak dapat melanjutkan pembayaran premi asuransi.

  1. Jenis investasi

Asuransi Konvensional

Investasi menggunakan dana asuransi Syariah hanya boleh dilakukan pada hal-hal yang dinilai baik atau tidak haram. Salah satu hal yang tidak diizinkan misalnya adalah investasi pada perjudian. Sedangkan dana asuransi konvensional dapat diinvestasikan di bidang apapun yang dinilai berpotensi mendatangkan keuntungan oleh perusahaan asuransi.

Tawaran asuransi merupakan investasi yang akan sangat berguna bagi Anda sehingga masa depan dapat terjamin dan menjadi lebih baik. Karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, asuransi sangat disarankan untuk menghindari masalah keuangan dikemudian hari. Namun, pastikan untuk tidak terburu-buru mengambil produk asuransi sehingga dapat menghindari penipuan asuransi. Pertimbangkan terlebih dahulu mengenai perusahaan asuransi yang terpercaya beserta produk dan keuntungan dari asuransi sehingga Anda tidak dirugikan.