avatardisplay_general
DISITU
13 Jan 2019

Beberapa Manfaat Asuransi Syariah Untuk Anda

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201901/190113/Banner/beberapa manfaat asuransi syariah untuk anda.jpg

Semenjak semakin banyaknya produk perbankan syariah, maka semakin banyak juga masyarakat yang lebih memilih untuk menggunakan asuransi syariah. Selain digunakan untuk fasilitas pendamping produk dari pembiayaan bank syariah, asuransi syariah ini juga memiliki manfaat yang mana digunakan sebagai pengganti produk asuransi konvensional. Dengan demikian jumlah dari perusahaan asuransi yang menawarkan produk asuransi syariah semakin bertambah. MUI sendiri memberikan definisi asuransi syariah ini sebagai sebuah usaha untuk saling tolong menolong serta melindungi, antara sejumlah orang dengan investasi yang mana dilakukan dengan bentuk aset atau tabaru’ dimana menghasilkan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu serta menggunakan perjanjian yang tentu saja sesuai dengan syariat Islam. Menggunakan produk asuransi syariah sendiri memang terbilang lebih menguntungkan karena lebih adil, kemudian menggunakan akad titipan, uang bisa kembali, lebih transparan dan juga terhindar dari larangan dalam Islam. Asuransi syariah sendiri memberikan banyak manfaat, dan berikut ini adalah beberapa manfaat asuransi syariah yang bisa Anda ketahui:

Membantu Meringankan Musibah

Yang pertama adalah membantu untuk meringankan musibah,rezeki, ajal dan juga jodoh memang sudah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa, begitupula dengan musibah. Namun dengan adanya asuransi syariah, pihak yang memang sedang terkena musibah akan mendapatkan sedikit pelipur kesedihan dengan bentuk santunan. Dengan demikian pada saat mendapatkan musibah sakit, terdapat asuransi serta pemegang polis yang lainnya yang nantinya akan membantu biaya pengobatannya. Dan manfaat dari asuransi jiwa syariah ini akan memberikan santunan untuk ahli waris. Bantuan yang diterima nantinya berasal dari anggota asuransi lain yang mana sama – sama memasukkan dana tersebut ke dalam tabungan asuransi. Dan untuk pihak asuransi nantinya akan menjadi pengelola dana dimana membantu untuk mengembangkan dana yang sudah terkumpul serta menalanginya terlebih dulu jika memang terdapat kekurangan dana untuk bisa memberikan santunan.

 

Baca juga: Cara Untuk Mensetting Ganjil Genap Di Waze

 

Menjadi Seorang Penolong

Kemudian manfaat asuransi syariah yang kedua adalah bisa setiap saat menjadi penolong, sebaik – baiknya seorang manusia tentu saja mereka yang memberikan manfaat kepada orang lain. Dan sebagian harta yang dimasukkan ke dalam dana kebaikan dengan program asuransi juga bisa menjadi pemegang polis asuransi syariah memberikan manfaat untuk orang lain. Hal tersebut karena dapat menolong orang lain setiap saat mengingat setiap kontribusi yang sudah dibayarkan sebagian akan dimasukkan ke dalam dana tabaru’. Kemudian dana tersebut nantinya akan dikelola serta dikembangkan oleh perusahaan asuransi sampai dengan mencukupi kebutuhan mereka yang sedang mendapatkan musibah.

Membantu Menyantuni Anak Yatim

Lalu yang ketiga adalah membantu untuk menyantuni anak yatim, dalam artian pada saat pemegang polis meninggal dunia, keluarga yang sudah ditinggalkan tentu saja mendapatkan manfaat asuransi jiwa syariah dengan melalui dana santunan yang bisa dimanfaatkan untuk menata keuangan keluarga setelah ditinggalkan oleh pemegang polis. Santunan asuransi syariah ini sendiri berasal dari dana yang dikelola perusahaan asuransi dengan berdasar prinsip syariah, dengan demikian dana yang didapatkan terjamin halal.

Sebagai Modal Wakaf

Selain itu Anda juga bisa mendapatkan manfaat asuransi syariah dimana dapat digunakan untuk modal wakaf, setelah pemegang polis meninggal duia, tentu saja amal baik orang tersebut akan terpurus, kecuali sedekah jariyah. Dan dengan asuransi syariah ini pemilik asuransi mempunyai kesempatan untuk melakukan sedekah jariyah meskipun sudah meninggal. Untuk caranya adalah dengan memberikan wasiat kepada ahli waris agar sebagian dari uang santunan yang diterima diberikan wakaf uang kepada pihak pengelola wakaf. Dengan demikian amal tersebut akan terus mengalir karena bermanfaat untuk masyarakat.