avatardisplay_general
DISITU
04 Jan 2019

Begini Prinsip Kegiatan Usaha Asuransi

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201901/190104/Banner/Begini Prinsip Kegiatan Usaha Asuransi.jpg

Begini Prinsip Kegiatan Usaha Asuransi

Bagi Anda yang ingin bergelut di dunia bisnis asuransi, ataupun memutuskan untuk memilih suatu jenis asuransi, maka penting bagi Anda mengetahui prinsip kegiatan usaha asuransi dan cara kerja asuransi tersebut.

asuransi

Dengan demikian Anda tak akan merasa dirugikan karena memang akad yang dilakukan sudah sesuai dengan prinsip yang sama-sama dipahami. Demikian juga bila Anda bekerja di bidang asuransi, kemampuan Anda untuk menjelaskan tentang asuransi kepada masyarakat akan bisa lebih baik dan mudah dipahami.

Prinsip kegiatan usaha asuransi terdiri dari 6 hal, di antaranya adalah:

  1. Insurable interest yakni, supaya tertanggung dapat membeli polis asuransi, dia harus memiliki kepemilikan ataupun kepentingan keuangan dalam hal apa pun yang hendak diasuransikan.

  2. Indemnity, merupakan ganti rugi, yang dimaknai sebagai bentuk kompensasi kepada seseorang terhadap kerugian yang mungkin diderita.

  3. Uberrimae fidei atau utmost good faith, yakni I’tikad baik. Perusahaan asuransi kan bergantung pada pihak tertanggung untuk mengungkapkan informasi yang sebenarnya tentang dirinya atau atas bentuk apa pun yang diasuransikan. Misalnya jika asuransi kesehatan, maka tertanggung harus punya I’tikad baik untuk menyampaikan kondisi yang sebenarnya atas penyakit yang diderita.

  4. Subrogation, merupakan hak perusahaan asuransi untuk melakukan tindakan tertentu terhadap pihak-pihak yang menyebabkan terjadinya klaim yang Anda lakukan. Misalnya jika mengalami kecelakaan yang menyebabkan Anda melakukan klaim, pihak perusahaan memiliki hak untuk menuntut ganti rugi terhadap pihak yang menabrak Anda.

  5. Contingency insurance, yakni polis atas kondisi skenario terburuk yang terjadi.

  6. Proximate cause merupakan asuransi yang mengganti kerugian dimana pada jenis asuransi lain tak diganti.

Setelah mengetahui prinsip kegiatan usaha asuransi, lalu bagaimana pula cara kerja asuransi tersebut? Pengetahuan ini penting Anda lakukan untuk menjadikan Anda lebih paham dan mengerti saat memilih sebuah asuransi yang dipilih. Kemungkinan mengalami ini dan itu, agar lebih bisa dipahami.

asuransi

Cara kerja asuransi adalah melindungi keuangan pribadi Anda dari beban yang tidak semestinya. Asuransi ini merupakan sebuah bentuk manajemen terhadap risiko di mana risiko tersebut ditransfer ke pihak perusahaan asuransi sebagai bentuk  pertukaran atas pembayaran premi yang dilakukan secara rutin setiap bulan, baik pribadi maupun kelompok. Sehingga diharapkan kerugian yang terjadi dapat berkurang dan ditanggulangi dengan baik. Bentuk perlindungan terhadap resiko yang tidak pasti inilah yang terkadang membuat orang ragu untuk ikut asuransi. Sementara beban yang harus ditanggung dengan membayar premi setiap bulan merupakan hal pasti yang harus dilakukan. Akan tetapi bagi kalangan ekonomi menengah ke atas, membayar jumlah asuransi untuk perlindungan akan segala macam resiko terhadap diri dan harta benda menjadi suatu hal yang wajar dan justru terasa cukup bermanfaat.

asuransi

Ketika membeli produk asuransi, seseorang kan mendapat polis asuransi yang merupakan kontrak  mengikat secara hukum. Polis tersebut menjelaskan semua hak, tanggung jawab dan kewajiban dari tertanggung (nasabah) dan juga perusahaan asuransi. Ketika seseorang mengalami menderita kerugian yang sesuai dengan ketentuan yang ada di dalam polis, dia dapat mengajukan klaim.  Klaim adalah laporan lengkap dari terhadap yang hilang atau rusak disertai nilainya. Jumlah uang yang akan diterima pihak tertanggung, sesuai dengan jumlah yang terdapat dalam polis. Demikianlah cara kerja asuransi yang harus Anda pahami sebelum memutuskan untuk memilih suatu jenis produk asuransi. Ada juga produk asuransi investasi dengan cara kerja yang juga berbeda.