avatardisplay_general
DISITU
23 Jan 2019

Berapakah Biaya Klaim Asuransi Mobil Yang Diperlukan?

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201901/190123/Banner/berapakah biaya klaim asuransi mobil yang diperlukan.jpg

Mobil merupakan sebuah kendaraan yang sangat umum digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk menunjang kegiatan sehari – hari. Oleh karena itu tak heran jika di beberapa kota besar memiliki resiko kecelakaan yang cukup tinggi. Dengan kesadaran akan hal tersebut, sebagian besar masyarakat memilih untuk mengasuransikan mobilnya agar mobil dan keselamatannya terjamin dengan baik. Pada dasarnya asuransi mobil sendiri terdiri dari dua pilihan yaitu all risk dan juga total loss only dimana masing – masing memiliki keunggulan tersendiri dan di dalam memilih jenis asuransi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan. Namun jika Anda ingin mengajukan klaim asuransi tersebut, maka terdapat biaya klaim asuransi mobil yang harus dibayarkan. Biaya tersebut adalah deductible atau lebih sering disebut dengan own risk yang disingkat OR. Hal ini memang cukup sering diabaikan dan kurang begitu dipahami oleh nasabah baru. Padahal jika sedang membaca penawaran asuransi mobil, nantinya Anda akan menemukan istilah tersebut.

Tentang Deductible

Asuransi

Pada dasarnya deductible atau own risk sendiri merupakan besaran biaya yang mana harus dibayarkan oleh pemilik polis asuransi jika ingin mengajukan klaim. Contohnya saja jika mobil Anda mengalami sebuah kerusakan karena kecelakaan dengan total kerugian Rp 5 juta serta deductible Anda Rp 300 ribu, maka Anda hanya perlu untuk membayarkan deductible Rp 300 ribu untuk bisa memperbaiki mobil Anda, sedangkan untuk sisanya yaitu Rp 4,7 juta nantinya akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Pada deductible ini sendiri prinsipnya adalah semakin besar biaya premi yang Anda bayarkan, maka untuk biaya deductibel tersebut akan menjadi rendah, begitu pula sebaliknya jika biaya premi yang dibayarkan rendah, maka untuk biasa deductible akan menjadi tinggi.

Ketentuan Biaya Deductible

Asuransi

Penghitungan biaya klaim asuransi mobil deductible ini sendiri tentu saja mengikuti beberapa ketentuan seperti pada saat melakukan klaim, nantinya nasabah asuransi akan diwajibkan untuk membayarkan sejumlah biaya deductible. Kemudian jenis klaim yang nantinya akan dikenakan biaya tersebut adalah hanya klaim asuransi yang terjadi karena kerusakan fisik. Selain itu biaya deductible ini tidak akan berlaku untuk sebuah kerugian nonfisik, contohnya saja seperti karena tuntutan hukum.

Tujuan Biaya Deductible

Asuransi

Pada deductible ini juga memiliki beberapa ketentuan yang mana mempunyai beberapa tujuan seperti dengan adanya deductible nantinya akan membuat setiap pemilik mobil menjadi lebih berhati – hati di dalam mengemudikan mobilnya. Kemudian nasabah nantinya agar merasa sadar jika asuransi yang dimiliki tidak dapat 100% menanggung biaya perbaikan mobil. Lalu menjauhkan nasabah dari beberapa kerugian kecil yang mana sering kali nilai kerugiannya menjadi lebih besar jika dihitung menjadi satu. Selain itu untuk menghindari proses dari administrasi klaim yang terbilang relatif kecil.

 

Baca juga: Tips Cerdas Kredit Mobil Baru TDP 10 Juta

 

Besaran Biaya Deductible

Asuransi

Sedangkan untuk besaran biaya klaim asuransi mobil deductible ini sendiri memang tergantung dari kebijakan masing – masing perusahaan asuransi. Tetapi jika dihitung secara umum, maka untuk biaya yang perlu dikeluarkan adalah untuk jenis asuransi mobil all risk akan dikenakan biaya sebesar Rp 300.000,- per kejadiannya. Kemudian untuk huru – hara nantinya akan dikenakan biaya sebesar 10% dari nilai klaim, namun terdapat batasan minimal yaitu Rp 500.000,-. Jadi usahakan sebelum Anda memilih produk asuransi yang tepat, sebaiknya Anda juga harus memahami biaya apa saja yang nantinya akan dibebankan. Karena selain membayarkan premi, setiap nasabah juga perlu mengerti jika setiap klaim juga terdapat biaya deductible atau own risk yang mana untuk besarannya tergantung dari beberapa perusahaan asuransi masing – masing.