avatardisplay_general
DISITU
19 Feb 2019

Cara Melakukan Klaim Pada Asuransi Motor Hilang

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201902/190219/Banner/01 Cara Melakukan Klaim Pada Asuransi Motor Hilang.jpg

Setiap kendaraan baik itu sepeda motor ataupun mobil seharusnya menggunakan asuransi untuk mendapat pertanggungan ketika terjadi kehilangan ataupun kerusakan. Sampai detik ini ada banyak produk asuransi baik pada sepeda motor dan mobil. Tetapi sekarang kita fokus pada asuransi motor hilang dimana banyak terjadi dan kemungkinan masih belum banyak yang tahu proses menanganinya.

Kehilangan sepeda motor dengan proteksi asuransi memang bisa diproses. Namun untuk bisa mengembalikan sepeda motor bahkan mendapat pergantian membutuhkan waktu dan tahapan-tahapan. Maka dari itu akan kita cermati kembali seperti apa metode untuk melakukan klaim sebuah asuransi motor.

Cara Melakukan Klaim Pada Asuransi Motor Hilang Secara Tepat

Asuransi-Kendaraan

Membuat Pelaporan ke Pihak Asuransi

Pada langkah pertama Anda bisa membuat laporan ke pihak asuransi. Dari langkah pertama ini memang harus dilakukan untuk melangsungkan proses klain. Laporan bisa langsung diberikan kepada pihak agen resmi ataupun ke email. Jangan lupa komunikasikan dari sisi email dan telepon, bahkan untuk waktu pelaporannya maksimal 72 jam. Nantinya ada tahapan wawancara untuk melengkapi data hingga kronologi sepeda motor Anda yang hilang.

Membuat Berita Acara

Pada tahapan kedua untuk proses klaim asuransi motor hilang adalah membuat berita acara. Untuk langkah kedua ini Anda harus melapor ke pihak asuransi kemudian mengurus surat kehilangan kendaraan di kepolisian. Pembuatan berita acara akan berisi informasi data pribadi seperti kronologis kejadiannya kemudian proses pembuatan berita acara maksimal 24 jam. Akan ada proses wawancara kemudian pengumpulan saksi untuk proses verifikasi kejadian kehilangan benar-benar terjadi secara nyata bukan direkayasa.

Pengurusan Surat Pemblokiran

Anda juga harus mengurus surat pemblokiran yang mana pihak kepolisian akan melakukan pemblokiran untuk semua dokumen kendaraan. Nantinya aka nada surat pemblokiran yang didapatkan dari Ditlantas di Polda terdekat. Jangan lupa bahwa untuk surat pemblokiran ini akan jadi pelengkap dokumen yang sangat dibutuhkan untuk proses pengajuan klaim.

 

Baca juga: Ketahui Sejarah Asuransi Syariah Sebelum Menjadi Nasabah

 

Pengurusan Surat Direktorat Reserse

Ketika ada kendaraan hilang yang sudah mendapat proteksi asuransi motor hilang maka harus meminta surat Kadit atau Kepala Direktorat Reserse. Pengisian formulir harus dilakukan sesuai dengan nomor polis asuransi Anda. Ada beberapa dokumen tambahan yang harus dilampirkan dalam surat direktorat reserse tersebut diantaranya, fotokopi KTP, fotokopi BPKB, fotokopi faktur pembelian kendaraan bermotor, fotokopi tanpa laporan dari pihak kepolisian, kemudian fotokopi polis asuransi, suarat pengantar asli pihak asuransi, fotokopi TKP, surat asli DPB, dan surat asli Lapju.

Mengajukan Surat Permohonan Klaim

Manfaat-Asuransi

Tahapan terakhir Anda bisa langsung mengajukan surat permohonan klaim polis kepada pihak asuransi. Nantinya ada proses pengisian formulir secara mendetail dan lengkap. Namun Anda juga wajib menyertakan beberapa dokumen tambahan seperti kuitansi sebanyak 3 lembar, kunci kontak kendaraan bermotor sebanyak 2 buah, surat keterangan ketua direktorat oleh serse polda, dan surat tanda pemblokiran STNK dari Polda beserta Subrogasi.

Jika semua dokumen sudah diajukan maka pihak asuransi akan melakukan klaim dan bersama dengan pihak kepoliisan akan membayar ganti rugi selama 30 hari. Memang dari tahapan klaim asuransi motor hilang ini membutuhkan waktu cukup panjang ditambah lagi persyaratannya juga terbilang ketat. Hal tersebut dijadikan modal penting untuk mencegah tindak criminal ataupun kecurangan. Jika terjadi kesaalahan ataupun terdapat unsur kesengajaan hingga tidak jujur, maka pihak kepolisian akan memberer sanki. Lengkapi semua prosedurnya karena proses klaim sendiri bisa ditolak karena ada alasan tertentu seperti pengajuan klaim tak sesuai prosedur hingga pengisian formulir tidak benar.