avatardisplay_general
DISITU
05 Mar 2019

Cara Membuat Sertifikat Rumah Dan Biayanya

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201903/190305/Banner/1 Cara membuat sertifikat tanah tidaklah sulit.jpg

Sertifikat kepemilikan sebuah properti menjadi bukti legalitas yang dipercaya oleh semua kalangan. Itulah mengapa ketika membeli sebuah bangunan ataupun tanah wajib memiliki tanda bukti yang diakui. Karena jika tidak akan menimbulkan sengketa jika suatu waktu ada pengakuan hak milik dari yang lain. Anda harus mempersiapkannya ketika akan membeli sebuah rumah baru. Ikuti semua cara membuat sertifikat tanah dengan benar dan pertimbangkan biayanya. Dengan begitu Anda menjadi lebih tenang karena sudah memiliki dokumen penting kepemilikan yang sah.

Cara membuat sertifikat tanah tidaklah sulit. Anda hanya perlu mengikuti prosesnya yang sudah ditetapkan dari lembaga resmi. Juga lakukan perhitungan biaya yang harus dikeluarkan agar bisa selesai lebih cepat. Dalam mengurus sertifikat pastikan tidak melibatkan pihak lain yang hanya membuat pengeluaran Anda lebih besar. Lebih baik ajukan pendaftaran tanah pada kantor-kantor legal yang memberikan besarnya biaya dengan rincian yang jelas. Anda bisa mengikuti 3 cara pengurusan sertifikat berikut :

  • Mengumpulkan dokumen wajib

Sertifikat-Rumah

Bagi anda yang ingin membuat sertifikat sebagai hak atas tanah dan bangunan sendiri bisa mengumpulkan dokumen identitas pribadi. Dari mulai KTP, KK, NPWP, pembayaran PBB, pajak penghasilan, akta jual beli, surat ijin mendirikan bangunan dan BPHTB atau Bukti pembayaran bea perolehan hak atas tanah dan bangunan yang sudah dilunasi. Dokumen ini harus Anda persiapkan sebelum melakukan pengajuan saat membuat sertifikat. Sehingga cara membuat sertifikat tanah ini akan diproses dengan cepat.

Bagi Anda yang memiliki tanah girik yaitu hasil dari warisan atau turun temurun juga harus memiliki sertifikat yang jelas. Karena biasanya tanah yang diperoleh belum atas nama pribadi. Nantinya akan rentan terjadi sengketa jika tidak di sah kan dengan jelas. Anda bisa juga mengajukannya dengan mengumpulkan beberapa dokumen seperti KTP, KK, Akta jual beli, Fotokopi Girik, SK Riwayat tanah, KS tidak sengketa dan SK Tanah secara Sporadik.

  • Mengajukan dengan langsung mendatangi Badan Pertanahan nasional (BPN)

Sertifikat-Rumah

Anjuran dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang mengharuskan siapapun yang ingin mengurus sertifikat tanah harus datang ke BPN. Tidak boleh melibatkan calo karena rentan terhadap penipuan. Cara membuat sertifikat tanah secara langsung ini membuat Anda mengetahui besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Anda bisa mendatangi loket pelayanan lalu menyerahkan semua dokumen sebagai syarat pengajuannya. Nanti akan diberikan formulir lalu membayar biaya pengukuran dan juga pemeriksaan tanah.

Untuk besarnya biaya pengukuran tanah dilihat dari berapa hektar tanah yang dimiliki. Kemudian biaya yang harus dikeluarkan yaitu mengenai biaya pendaftaran untuk pertama kali. Jika sudah mengajukan permohonan maka pihak BPN akan mengukur tanah yang anda miliki. Setelah itu baru akan keluar surat keputusan yang dikeluarkan oleh BPN pusat. Di sini Anda pun akan mengeluarkan biaya SK Hak.

  • Waktu yang diperlukan dalam pembuatan sertifikat tanah

Sertifikat-Rumah

Dan selanjutnya Anda perlu menunggu beberapa bulan bahkan sampai 1 tahun untuk mendapatkan sertifikat kepemilikan ini. Semuanya tergantung dari jenis lahan dan luasnya. Baik itu untuk lahan pertanian maupun bangunan rumah akan diberikan jarak yang sangat lama. Untuk pembuatan sertifikat pada umumnya bisa sampai 97 hari. Namun Anda bisa menanyakan kepastiannya pada pihak BPN.

Cara membuat sertifikat tanah sangat mudah dilakukan. Anda diharuskan mengajukannya sendiri dengan mendatangi BPN. Walaupun bisa melalui PPAT atau Pejabat Pembuat Akta Tanah tapi resikonya yaitu ketidaktahuan biaya yang harus dikeluarkan. Jadi mengajukan ke lembaga resmi yang dianjurkan pemerintah membuat proses lebih cepat dan biayanya lebih murah.

Baca Juga : Antara pinjaman Bank atau Perusahaan Pembiayaan ya?