14 November 2017 00:00

E-Money. Mempermudah atau mempersulit?

DISITU

Perkembangan internet telah mendorong tumbuhnya gerakan digital di berbagai bidang. Salah satu gerakan ini ditandai dengan maraknya gaya hidup masyarakat yang dilakukan secara online. Mulai dari komunikasi online, belanja online, hingga mencari pinjaman uang pun lewat pinjaman dana online. Bahkan, sejak tahun 2014 Bank Indonesia mengkampanyekan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) untuk meminimalisir penggunaan transaksi tunai. Mengapa gerakan ini sampai dikampanyekan secara nasional ya? Tentu saja karena keuntungan dan manfaatnya yang berlimpah.

Seperti kita ketahui, banyak masyarakat meresahkan tingginya kriminalitas akibat penggunaan uang tunai, diantaranya : kasus hipnotis, perampokan, hingga pemalsuan uang. Tak heran, pemerintah menyarankan kita menggunakan e-money (uang elektronik) untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari. Berbicara tentang e-money, sebenarnya apa saja kelebihan dan kekurangannya? Simak pembahasan berikut ini.

 

Pengertian E-Money

E-money atau electronic money adalah sebuah alat pembayaran menggunakan media elektronik berupa jaringan komputer dan internet. Fungsinya sama dengan uang tunai berupa uang kertas dan logam, hanya saja nilai uangnya tersimpan dalam media elektronik. Namun, perlu dipahami bahwa e-money berbeda dengan kartu ATM atau kartu kredit. Kedua kartu tersebut memerlukan validasi pengguna seperti token dan PIN, sedangkan e-money tidak. Sebab, e-money berarti uang itu sendiri. Jika perangkat penyimpan e-money kita hilang, siapapun yang menemukannya bisa dengan mudah menggunakan e-money milik kita.

Cara Kerja E-Money

Cara kerja uang elektronik ini sangatlah sederhana. Untuk memiliki e-money, calon pengguna dapat mendaftarkan pecahan uang tertentu ke penerbit e-money. Nilai uang yang telah didaftarkan akan disimpan secara digital melalui server atau chip based yang dapat digunakan untuk transaksi offline. Uang elektronik ini dapat kita gunakan untuk berbagai transaksi, diantaranya:

  • Pembayaran. Misalnya, pembayaran tol melalui e-tol
  • Top-up (isi ulang). Ketika saldo e-money kita habis, kita dapat mengisinya ulang kepada penerbit melalui penyetoran uang tunai atau pendebitan rekening. Bisa juga melalui merchant-merchant yang sudah bekerjasama dengan penerbit e-money.
  • Transfer. Kita bisa memberi pinjaman uang elektronik pada orang lain dengan cara transfer secara online
  • Refund atau Redeem (penukaran kembali). Yaitu, menukar nilai uang elektronik kepada penerbit.

Jenis-jenis E-Money

Menurut bentuk fisiknya, ada 2 jenis e-money, yaitu:

  • Pre-paid card, yaitu e-money berbentuk kartu yang hanya diterbitkan oleh perbankan berijin
  • E-wallet, yaitu  e-money yang dikemas dalam layanan aplikasi online dan dapat diterbitkan oleh lembaga selain perbankan. Contohnya: t-cash dari Telkomsel, go-pay dari Gojek.

Kelebihan E-Money

Penggunaan e-money memiliki beragam kelebihan, diantaranya:

  • Lebih praktis karena tidak perlu membawa uang tunai ketika berbelanja
  • Terdapat database yang mencatat seluruh transaksi yang kita lakukan
  • Lebih hemat karena uang kembalian akan otomatis tersimpan pada server atau chip based
  • Lebih akurat karena seluruh transaksi dilakukan secara otomatis oleh mesin

Kekurangan E-Money

Kelemahan e-money yaitu rentan mengalami hacking dan kehilangan data akibat software eror. Selain itu, penggunaannya terbatas pada merchant tertentu.

 

Dapat disimpulkan bahwa penggunaan e-money lebih menguntungkan dibanding uang tunai. Hal ini menunjukkan perkembangan internet telah membawa manfaat begitu besar dalam kehidupan kita. Begitu pula dalam urusan mencari pinjaman uang. Internet memudahkan kita memperolah pinjaman uang secara cepat melalui pinjaman dana online. Kini, mendapatkan pinjaman uang tidak harus dilakukan melalui bank. Hanya dengan mengklik situs pinjaman dana online, kita bisa menemukan berbagai tawaran produk kredit menguntungkan. Misalnya, buka situs DISITU.com. Situs ini akan membantu kita menemukan lembaga pinjaman dana online paling tepat untuk semua kebutuhan kita. Jadi, kita tidak perlu takut terhadap resiko penipuan pinjaman dana online.

kredit mutliguna