avatardisplay_general
DISITU
23 Apr 2018

Gadai Deposito! Pahami Kelebihan dan Kekurangannya

https://disituapi.azureedge.net/artikel/708 Gadai Deposito Pahami Kelebihan dan Kekurangannya Yuk Simak.jpg

Kalau Anda mendengar BPKB, emas, barang-barang elektronik dan sertifikat tanah yang digadaikan orang, mungkin itu praktik gadai yang sangat lazim. Tapi rupanya ada benda berharga lainnya yang bisa dijadikan barang agunan alias jaminan. Barang tersebut bernama deposito.

Jadi, jika Anda punya deposito, jangan ragu untuk mengoptimalkan fungsinya untuk digadaikan sehingga mendapatkan dana segar untuk modal usaha dan keperluan mendesak lainnya. Atau jika Anda belum tahu tentang apa itu deposito, Mari kita sejenak mengenal tentang salah satu teknik menyimpan uang yang aman bernama deposito, untuk selanjutnya berpeluang jadi barang agunan di pegadaian.

Apa itu Deposito?

Secara definitif, deposito merupakan produk simpanan di bank yang penyetoran dan penarikannya dilakukan di waktu-waktu tertentu saja. Jika Anda melakukan penarikan dana deposito yang telah disetorkan di luar waktu yang ditentukan, maka bersiaplah kena denda penalti. Tapi menariknya, semakin besar dan semakin lama Anda menyimpan uang dalam bentuk deposito, maka semakin besar pula bunga yang akan Anda dapatkan.

Melihat praktiknya yang menjanjikan, deposito merupakan salah satu alternatif menyimpan uang yang paling ideal. Sebab, Anda tidak sekadar mengumpulkan uang secara biasa-biasa saja, tapi memiliki bunga yang lebih tinggi serta memiliki jangka waktu.

Ada sejumlah ciri khas deposito yang membedakan dengan jenis tabungan yang lain. di antara ciri tersebut yakni:

Wirausaha-Sukses

1. Memiliki minimal setoran yang telah ditentukan di kisaran Rp 5 juta atau jumlah lainnya berdasarkan kebijakan bank masing-masing.

2. Deposito memiliki jangka waktu simpanan, di mana uang yang telah disetorkan tidak bisa diambil sebelum jangka waktu yang telah ditetapkan. Jangka waktu tersebut harus diperhatikan karena akan menentukan cara Anda memanfaatkan uang simpanan tersebut.

3. Pencairan dana di deposito tidak bisa dilakukan sepanjang waktu.

4. Bunga Deposito relatif lebih besar dari pada tabungan biasa. Sebab limitasi jangka waktu yang membuat pengolahan uang di perbankan menjadi lebih stabil dan pasti.

5. Deposito bisa difungsikan sebagai barang jaminan atau agunan. Sebab ia tergolog dalam asset yang bisa menjadi jaminan untuk pinjaman ke bank. Meski begitu, tidak semua bank bersedia menerima jaminan dalam bentuk deposito ini. Maka dari itu, cari tahu terlebih dahulu bank tempat Anda menyimpan deposito apakah memungkinkan untuk menggadaikan deposito atau tidak.

6. Deposito merupakan produk keuangan yang dikenai pajak. Jadi, keuntungan Anda dari menyimpan uang dalam bentuk deposito akan dikenai potongan pajak yang besarnya hingga 20 persen.

***

Keuntungan dan Kelemahan Menggadaikan Deposito

a. Kepemilikan aset Anda akan terjaga. Jadi ketimbang Anda menggadaikan barang berharga Anda yang lain, misalnya tanah atau rumah warisan, lebih baik Anda mengajukan deposito untuk digadaikan.

b. Pemrosesan permohonan kredit akan relatif lebih cepat, apalagi jika deposito yang Anda gadaikan berada di bank yang sama dengan tempat Anda mengambil kredit.

c. Deposito yang digadaikan akan dikenai bunga yang lebih kecil dari pada bunga kredit umum.

d. Deposito yang dijadikan jaminan tak bisa ditarik selama masa kredit. Tidak seperti ketika Anda menggadaikan mobil atau barang lainnya, Anda masih bisa menggunakan barang gadai tersebut selama proses pengangsuran cicilan berlangsung.

e. Deposito yang dijadikan jaminan atau digadaikan akan secara otomatis kehilangan manfaat bunganya.

Terlepas dari kekurangan dan kelebihan menggadaikan deposito, pada akhirnya semua keputusan ada di tangan Anda. Jika Anda merasa perlu menggadaikan deposito Anda, silakan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan bijak. Semoga artikel ini bermanfaat. 

cari-kredit-DISITU-pilihanmu