avatardisplay_general
DISITU
07 May 2018

Gadai Ijazah Bank BCA untuk Mengajukan Kredit

777 Gadai Ijazah Bank BCA untuk Mengajukan Kredit Perlukah Itu.jpg

Seperti halnya bank lainnya, Bank Central Asia (atau singkatnya BCA) menyediakan layanan kredit bagi nasabah. Layanan kredit ini ada berbagai macam. Mulai dari kredit kendaraan bermotor hingga rumah. Layanan ini disediakan untuk mempermudah nasabah memperoleh kesejahteraan secara cepat dan praktis. Untuk mendapatkan layanan ini, banyak orang berpikir perlu menggadaikan sesuatu, seperti misalnya ijazah. Perlukah gadai ijazah di bank BCA untuk membuka kredit? Cek jawabannya di bawah ini. 

Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Membuka Kredit Di Bank BCA: Harus Gadai Ijazah, Perlukah?

Dibandingkan beberapa bank, prosedur membuka kredit di Bank BCA tidaklah merepotkan. BCA tidak pernah mensyaratkan penggadaian ijazah sekolah/kuliah untuk nasabah yang ingin melakukan kredit. Hal tersebut dikarenakan gadai ijazah di Bank BCA sendiri dianggap tidak etis. Ijazah merupakan dokumen penting untuk mencari pekerjaan dan hal-hal lainnya. Tapi tetap, BCA mensyaratkan dokumen lainnya, yang dijelaskan sebagai berikut :

1. Fotokopi KTP, KK, dan Surat Nikah/Cerai

Dalam pengajuan kredit, nasabah harus memberikan fotokopi KTP (pemohon dan pasangannya), Kartu Keluarga, serta Surat Nikah (atau cerai bila sudah berpisah). Hal ini menjadi poin penting. Dokumen-dokumen ini digunakan untuk memastikan usia nasabah dan status pernikahan. Hal tersebut dikarenakan dalam syarat pengajuan kredit, kriteria nasabah adalah berusia minimal 21 tahun dan telah menikah. Selain itu, KTP digunakan untuk memastikan batas maksimal tahun pembayaran kredit. Batas untuk karyawan adalah hingga berusia 55 tahun. Sedangkan untuk pengusaha/profesional hingga 65 tahun.

2. Fotokopi NPWP/SPT Terakhir

NPWP atau SPT digunakan untuk melihat bagaimana kepatuhan dan ketepatan waktu nasabah dalam membayar pajak. Hal ini dilakukan untuk menilai kredibilitas nasabah yang mengajukan kredit. Jika terbukti pernah melakukan penunggakan pembayaran pajak, maka bank akan mempertimbangkan ulang sebelum memberikan izin kredit. Ini memperkuat fakta bahwa gadai ijazah di Bank BCA tidaklah diperlukan. Dikarenakan ijazah tidak mencerminkan seberapa kredibel seorang nasabah.

3. Fotokopi SIUP/Izin Pendirian/Izin Praktik

Sebelum mengajukan kredit, BCA perlu memastikan Anda memiliki usaha yang dilindungi hukum. Ini dilakukan supaya BCA tidak perlu menanggung risiko terlalu berat saat terjadi pelanggaran. Jika Anda terbukti memiliki usaha atau profesi yang mapan, maka BCA tidak perlu menanggung risiko Anda gagal membayar kredit. 

4. Slip Gaji

Disamping SIUP, ini juga menjadi hal penting. Kepercayaan bank dalam memberikan kredit sangat bergantung pada kisaran gaji yang Anda miliki. Biasanya sebelum memberikan kredit, bank-bank akan menghitung jumlah gaji nasabah dan menyinkronisasikannya dengan nilai kredit. Jika dari hasil analisis proporsi disimpulkan nilai kredit lebih besar dibanding alokasi gaji nasabah, maka bank akan meragukan kemampuan bayarnya.

5. Fotokopi Tabungan 3 Bulan Terakhir

Sebelum mengajukan kredit, Anda perlu terlebih dulu menjadi nasabah bank BCA. Anda tidak bisa tiba-tiba datang, lalu menawarkan gadai ijazah di bank BCA. Kepercayaan bank tidak dapat diraih dengan hal semacam itu. Langkah-langkah yang Anda lakukan harus bertahap. Mulai dari mendaftar secara resmi sebagai nasabah hingga menyetorkan tabungan secara berkala. Jika Anda konsisten selama 3 bulan, baru Anda dapat mengurus pengajuan kredit.

6. Pernyataan Kredit Pemilikan Barang

Agar terhindar dari penipuan, bank BCA akan meminta Anda membuat surat pernyataan kredit pemilikan barang. Surat ini harus disertai dengan bukti transaksi/perjanjian kredit barang. Kita ambil contoh kredit motor. Sebelum mengajukan kredit ke bank BCA, Anda perlu menyerahkan bukti pembelian, disertai surat permohonan pengalihan kredit kepada bank. 

7. Akta Pisah Harta Notaril

Dokumen ini opsional. Tapi Anda dapat menyertakannya untuk mempermudah penghitungan kekayaan. Dalam hubungan pernikahan, terdapat pasangan tertentu yang membuat perjanjian atas pembagian hak milik harta. Jika dokumen perjanjian ini disertakan, bank akan lebih mudah menganalisis kekayaan riil seorang nasabah. Tanpa ada kekayaan yang tercampur dengan milik pasangannya.

Wirausaha-Sukses