avatardisplay_general
DISITU
16 Sep 2018

Gadai Sertifikat Rumah Perorangan, Perhatikan Hal Ini

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201809/180916/Gadai%20Sertifikat%20Rumah%20Perorangan,%20Perhatikan%20Hal%20Ini.jpg

Mencari dana tambahan bisa dengan menggadaikan barang, banyak barang yang bisa digadaikan. Salah satu barang atau aset tersebut adalah sertifikat rumah, namun perlu diketahui untuk mengajukan permohonan gadai sertifikat rumah perorangan bisa saja menemui berbagai macam kendala atau resiko apabila tidak teliti. Dalam artikel ini akan diberikan 5 hal yang sering terjadi apabila mengajukan gadai sertifikat rumah, berikut di antaranya :

1. Ditolak

Proses pengajuan gadai sertifikat rumah tidak selamanya bisa berjalan dengan mulus, tidak sedikit yang mengajukan gadai memiliki kendala bahkan hingga ditolak. Pihak jasa gadai biasanya akan menilai terlebih dahulu mengenai kapasitas, karakter, kondisi, hingga keadaan modal Anda. Ini dilakukan pihak jasa gadai sertifikat rumah perorangan atau pun non perorangan. Semua akan dipertimbangkan pemberi pinjaman kepada pengaju pinjaman apakah calon debitur mampu membayar atau pun tidak. Tidak sedikit mereka yang mengajukan pinjaman gadai namun akhirnya tertolak. Untuk itu pastikan bahwa Anda memiliki kriteria agar bisa menggadaikan sertifikat rumah.

2. Mengajukan Pinjaman Gadai Ke Tempat Yang Salah

Dalam mencari pinjaman, sangat mungkin berisiko mengajukan pinjaman ke tempat yang tentunya ini sangat beruk bagi mereka yang hendak menggadaikan sertifikat rumah. Bagaimana tidak, mereka akan berurusan dengan pihak yang  tidak tepat selama beberapa angsuran dan biasanya tahunan. Berdasar pengalaman, banyak yang mengeluhkan mengajukan gadai sertifikat rumah. Rata-rata mereka menyesal menggadaikan barang disebabkan karena angsurannya terbilang berat karena disertai suku bunga yang lumayan tinggi. Untuk itu, sebelum memutuskan untuk sertifikat mencari informasi banyak mengenai jasa gadai terutama gadai rumah.

3. Tidak Sanggup Membayar Angsuran

Banyak sekali pihak yang tidak memiliki kemampuan membayar angsuran, tentu ini merupakan hal yang sangat fatal karena bisa saja mengakibatkan rumah yang digadaikan bukan milik Anda lagi karena telah  disita pihak pemberi gadai perorangan. Untuk itu sebaiknya Anda tidak buru-buru memilih tempat gadai sertifikat rumah mengingat jumlah uang yang dipinjam nominalnya sangat banyak . Untuk itu sangat ditekankan bagi Anda ketika hendak menggadaikan sertifikat rumah mempertimbangkan banyak hal. Ketika mengajukan gadai Anda juga bisa melihat brosur mengenai angsuran gadai rumah  yang biasa  angsuran barang

4. Pinjaman Kurang Maksimal

Banyak yang sudah terbiasa dengan urusan gadai sertifikat Rumah , mereka sudah mengetahui dan tidak mempermasalahkan juga nominal yang diterima. Namun tidak sedikit masyarakat yang masih merasa kecewa dan mengeluh karena pinjaman yang diberikan sedikit. Padahal perlu diketahui bahwa pinjaman tersebut juga dihitung berdasar kondisi rumah yang akan digadaikan, semakin baik rumah tersebut maka akan semakin mahal harga taksirannya. Sebaiknya Anda membandingkan tempat gadai perorangan di berbagai wilayah agar mengetahui harga terbaik gadai rumah.

5. Adanya Proses Lama Dan Rumit

Resiko Anda mengajukan  gadai sertifikat rumah perorangan adalah adanya proses yang lama dan rumit. Ini terjadi karena pihak gadai rumah perorangan belum terlalu terorganisir. Berbeda halnya dengan menggadaikan sertifikat rumah ke jasa keuangan profesional. Biasanya pihak jasa gadai profesional memiliki proses yang cepat dan singkat, ini karena mereka sudah terbiasa dalam dunia pegadaian sertifikat rumah. Proses gadai rumah profesional biasanya  berlangsung Antara 3 hingga yang paling lama adalah 1 hingga 2 Minggu. Lembaga keuangan non bank yang melayani jasa gadai sertifikat rumah juga sangatlah banyak, sehingga Anda tidak perlu bingung untuk menggadaikan sertifikat rumah.

Dengan membaca tulisan ini tentunya Anda lebih mengetahui tentang resiko gadai sertifikat rumah yang biasanya terjadi. Semoga bermanfaat.