avatardisplay_general
DISITU
12 Mar 2018

Gini Cara Pintar Menangani Mobil yang Terendam Banjir

https://disituapi.azureedge.net/artikel/480 Gini Cara Pintar Menangani Mobil yang Terendam Banjir.jpg

Musim hujan di Indonsesia normalnya terjadi pada bulan Oktober hingga Maret, dengan intensitas hujan paling tinggi terjadipada bulan Desember sampai dengan Januari. Musuh utama yang akan diadapi ketika musim hujan adalah banjir. Beberapa kota besar di Indonesia yang sering mengalami banjir adalah Jakarta, Bekasi, dan Semarang. Mengapa 3 daerah ini sering mengalami banjir? Karena diakibatkan oleh saluran drainase yang buruk, serta penataaan kota yang kurang ideal dan banyak bangunan-bangunan yang tidak beraturan.Dampak dari banjir sendiri bermacam-macam, mulai dari kerugian materil hingga yang bersifat bukan kebendaan serperti sakit penyakit, perasaan tidak nyaman, dan lain sebagainya.Tetapi bukan hanya ketidaknyamanan yang ditimbulkan ketika menghadapi banjir, tetapi mempunyai perasaan khawatir akan harta benda yang Anda miliki.

Misalnya seperti kendaraan bermotor maupun kendaraan roda empat. Dan saat ini hampir semua kendaraan baru entah mobil ataupun motor sudah menggunakan mesin yang dirancang serba otomatis, bukan dengan manual lagi. Oleh sebab itu, sistem otomatis inilah yang mudah terganggu apabila terendam banjir.

Tidak menutup kemungkinan bahwa setiap kerusakan transmisi listrik akibat banjir, dan memerlukan biaya yang cukup besar untuk perbaikannya beberapa komponen mobil bisa saja tidak berfungsi akibat terendam oleh banjir.Namun bukan tidak ada cara yang tidak dapat dilakukan untuk dapat menyelematkan mobil kesayangan Anda. Berikut ini tips yang harus Anda perhatikan ketika mobil Anda terendam oleh banjir:

  1. Lepaslah Kabel Aki Ketika Mobil Anda Terendam Banjir

Dengan Anda melepaskan aki mobil Anda, maka mobil Anda akan terhindar dari resiko korsleting (hubungan pendek arus listrik). Sehingga bisa membuat komponen-komponen lain pada mobil Anda tidak mengalami kerusakan. Aplagi kalua mobil Anda adalah mobil keluaran terbaru sehingga yang semuanya telah otomatis serta transmisinya telah mengandalkan jaringan listrik.

  1. Jangan Nyalakan Mobil Anda, Cukup Dorong Saja

Kondisi mobil yang terendam adalah mobil dengan kondisi yang darurat. Jadi mobil lebih baiknya di dorong terleih dahulu ke pinggir atau ketempat yang tidak tergenang Air pastinya. Jangan sekali-kali mencoba menyalakan mesin untuk meminggirkan mobil tersebut. karena apa yang Anda lakukan tersebut sangat berbahaya sebab ketika mesin tersebut dinyalakan pada saat terendam banjir, maka dapat menimbulkan korsleting dan air yang masuk ke mesin akan menjadi lebih banyak lagi

  1. Matikan Rem Tangan

Langkah selanjutnya yang harus Anda ambil adalah matikan rem tangan kendaraan Anda, agar kampas rem Anda tidak lengket. Tindakan ini sama dengan mobil yang ditinggal pergi dalam jangka waktu yang lama dan Anda harus menetralkan terlebih dahulu kondisi mesin saat akan mengendarai.Untuk gantinya, agar mobil tidak bergerak ketika arus banjir

Menyeret mobil tersebut. Gunakan batu untuk mengganjalnya atau memasukan persneling atau perputaran gigi mesin ke gigi satu. Kondisi ini akan membantu mobil Anda tidak bergerak bagi Anda yang menggunakan rem tromol.Sedangkan untuk jenis mobil yang masih menggunakan mesin otomatis, transmisi atau perpindahan persneling bisa dimasukan pada posisi parking (parkir) alias kondisi berhenti.

  1. Jangan Lupa Menguras Tangki Bensin Mobil Anda

Bensin sangat berisiko apabila tercampur dengan air banjir.jika Anda mampu melakukannya sendiri, kuras tangki bensin untuk memastikan bahwa tidak ada air yang tercampur dalam bensin. Sebab air yang masuk ke tangki dan bercampur dengan bensin berpotensi menimbulkan karat pada tangki bensin.Jika demikian yang terjadi, maka akan mengganggu sistem pengapian dan membuat tangki bensin menjadi keropos, serta mudah bocor dalam jangka panjang.

  1. Keringkan Komponen Pengapian seperti busi, Karburator, dan lain sebagainya.

Anda juga harus memperhatikan beberapa komponen pengapian seperti busi, karburator, saringan udara, koil,delco kabel-kabel juga cukup rawan rusak apabila telah terkena banjir. Untuk itu sebaiknya keringkan terlebih dahulu komponen-komponen tersebut dengan baik.Cek juga apakah masih dapat berfungsi dengan baik atau ada gangguan lain. Apabila Anda tidak teliti melihatnya, danternyata komponen pengapian ini tidak berfungsi dengan maksimal, maka mobil akan sangat rawan atau mogok. Jangan sampai hal ini terjadi pada kendaraan Anda, karena Anda akan merogoh keuangan Anda dengan biaya yang lebih mahal dan waktu pengurusannya yang biasa menganggu aktivitas Anda.Jika mobil Anda menggunakan komponen ECU (Electronic Control Unit), segera bawa saja ke bengkel resmi. Sebab komponen ECU ini sangat sensitif dan beresiko mengalami kerusakan fatal akibatnya terendam air banjir. Tentunya membutuhkan biaya lebih dan cukup mahal bila bagian ini terisi banjir.

  1. Periksa Fungsi Audio Mobil

Periksa terlebih dahulu fungsi audio mobil Anda apakah masih dalam keadaan normal atau tidak, bisa dilakukan dibengkel, tempat variasi mobil, atau diperiksa sendiri saja,terutama pada bagian head unit.Mobil yang telah terendam banjir seringkali membuat speaker rusak karena sebagian besar bahannya terbuat dari bahan yang sangat rentan dengan Air. Jika terjadi gangguan, bengkel khusus variasi lebih kompoten untuk memperbaikinya.

  1. Karpet dan barang interior wajib diperiksa

Bagian interior mobil terdiri dari berbagai macam, mulai dari kursi, karpet, kain pintu dalam (door trim), dan lainnya, perlu diperiksa ketika terkena banjir. Sebab bisa jadi rusak apabila terkena Air. Jangan sampai kotoran yang ada dan menempel akan menjadi jamur atau karat. Untuk itu segeralah cuci dan keringkan dengan baik guna mencegah muculnya bau tidak sedap didalam mobil Anda.Namun, untuk membersihkan bagian interior mobil ini biasanya membutuhkan tempat khusus cuci mobil. Lagi-lagi,bengkel variasi menjadi tempat yang cocok untuk service di bagian interior mobil Anda.

  1. Jalankan Mobil Secara Perlahan

Setelah Anda melakukan pengecekan diatas yang harus Anda lakukan adalah coba nyalakan mesin dan dengarkan baik-baik apakah suara mesin masih normal atau sama dengan sebelum banjir atau tidak. Jalankan mobil secara perlahan-perlahan sambal menginjak rem pada pedal sedikit untuk mempercepat proses pengeringannya. Apabila suara mesin mobil tidak normal, sebaiknya Anda menghubungi pihak bengkel.

  1. Masukan ke Bengkel dan Minta Cek Semua Oli

Sesampainya di bengkel, mintalah untuk diperiksa secara keseluruhan dan digantikan dengan alat baru atau oli yang baru.

Hindari Kerusakan Fatal Pada Mobil dengan Penanganan yang Baik

Pengetahuan bagaimana penanganan mobil Anda untuk menghindarkan mobil Anda dari risiko kerusakan yang lebih parah lagi pada mesin mobil Anda. Seringkali saat musim hujan, banjir juga tidak dapat diperkirakan kapan akan terjadi dan merendam mobil kesayangan Anda. Apabila mobil Anda sudah terjebak banjir, solusi darurat yang dapat dilakukan agar Anda terhindar dari resiko kerusakan fatal pada kendaraan Anda. Selain itu, mengingat besarnya risiko kerugian yang muncul akibat kerusakan pada kendaraan Anda akibat banjir, ada baiknya Anda melengkapinya dengan proteksi dari asuransi mobil atas semua risiko (all risk car insurance) dengan perluasan jaminan banjir.Perluasan jaminan risiko banjir ini biasanya sudah menjadi satu paket dengan proteksi lainnya, seperti bencana alam, kecelakaan, terorisme, dan lain sebagainya. Dengan asuransi tambahan ini, maka hal ini bisa menekan kerugian dari risiko kerusakan mobil Anda.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu