avatardisplay_general
DISITU
19 Sep 2018

Manfaat Gadai Sertifikat Rumah Sidoarjo Secara Syariah

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201809/180919/Manfaat%20Gadai%20Sertifikat%20Rumah%20Sidoarjo%20Secara%20Syariah.jpg

Anda orang Sidoarjo, dan sedang ingin gadai sertifikat rumah? Anda membuka link yang tepat. Dalam artikel ini, kami akan memberikan informasi menarik mengenai gadai sertifikat rumah Sidoarjo. Ingin tahu apa yang kami angkat? Check this out! Jika benar Anda sedang mempertimbangkan metode gadai sertifikat rumah terbaik, ada 2 yang dapat dipilih: gadai konvensional atau gadai syariah. Gadai konvensional mencakup prosedur gadai pada umumnya. Sementara itu, gadai syariah mencakup prosedur gadai sesuai aturan Al-Qur’an dan Sunnah Rosul. Saat ini, kita akan fokuskan pembahasan pada gadai syariah. Yakni manfaat-manfaat melakukan gadai sertifikat rumah di Sidoarjo secara syariah. Ulasannya adalah sebagai berikut.

5 Manfaat Gadai Sertifikat Rumah Sidoarjo Secara Syariah

Gadai syariah secara definitif berarti proses transaksi gadai sesuai dengan hukum yang diakui Islam. Segala sesuatu yang berkaitan dengan gadai syariah tidak boleh bertentangan dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Terutama yang berkaitan dengan syarat sah dan rukun gadai syariah. Terdengar rumit ya? Lalu sebenarnya, apa sih manfaat gadai syariah? Poin-poin di bawah ini menjadi jawabannya.

Gadai Sertifikat

1. Tidak Ada Pengenaan Bunga

Dalam gadai syariah, tidak ada bunga apapun yang dikenakan pada nasabah atas pinjamannya. Satu-satunya biaya tambahan yang dikenakan adalah biaya balas jasa atas barang gadai yang dititipkan. Perlu diingat-ingat bahwa biaya balas jasa ini bukan dikenakan karena mitra gadai telah memberikan uang jaminan. Melainkan dikenakan karena barang gadai milik nasabah yang telah dirawatkan oleh mitra gadai.

Gadai Sertifikat

2. Terdapat Pilihan Cara Pengenaan Biaya

Anda dapat menentukan bagaimana cara Anda membayar biaya yang dikenakan. Penentuan ini dilakukan berdasarkan akad. Dalam gadai syariah, ada 2 macam akad pokok, yaitu rahn dan ijarah. Dalam akad rahn, pembayaran biaya dilakukan di belakang setelah barang gadai ditebus. Sedangkan dalam akad ijarah, pembayaran dilakukan di muka/sebelum barang gadai disepakati akad penitipannya.

Gadai Sertifikat

3. Harta Terkelola Secara Halal Dan Hasan

Karena sistem yang digunakan syariah, maka proses perputaran barang gadainya harus pula dilakukan dengan syar’i. Di gadai syariah, barang gadai yang gagal ditebus akan dianggap sebagai “ganti rugi” atas tidak kembalinya uang jaminan. Hukum ini diatur dalam Al-Maayir As-Syar’iyyah 39. Beda kondisi di gadai konvensional, barang gadai yang gagal ditebus dianggap sebagai “rampasan” karena nasabah gagal mengembalikan uang jaminan. Jika melebihi batas waktu kesepakatan, maka barang gadai akan jadi milik mitra penerima gadai. Sedangkan dalam gadai syariah, barang yang waktu penebusannya melebihi kesepakatan hanya dikenakan biaya pemeliharaan tambahan.

Gadai Sertifikat

4. Adanya Asas Saling Membutuhkan

Salah satu kelemahan gadai konvensional adalah tidak adanya posisi tawar (bargaining position) nasabah atas mitra gadai. Sebagai penerima, mitra gadai menjadi satu-satunya pihak penentu harga gadai suatu barang. Jika nasabah menolak, maka nasabah dipersilakan mencari tempat lain. Berbeda dengan gadai syariah yang masih membuka kesempatan mendiskusikan besaran harga jaminan.

Gadai Sertifikat

5. Legalitas Transaksi Terpakem

Gadai syariah memiliki dasar hukum yang sangat kuat, yakni QS. Al-Baqoroh ayat 283. Mengenai tata cara pelaksanaannya, telah diungkapkan secara terpisah di antara ayat-ayat Al-Qur’an. Sementara contoh teknis implementasinya dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Sementara itu, dasar hukum gadai konvensional adalah undang-undang. Bagi banyak orang, dasar hukum dari Tuhan jelas lebih baik dari hukum yang dibuat manusia.

Gadai Sertifikat

6. Kebebasan Dalam Menentukan Akad

Tadi sudah disebutkan bahwa dalam gadai sertifikat rumah Sidoarjo, ada beberapa akad yang bisa digunakan. Keduanya yaitu rahn dan ijarah. Namun ternyata selain itu, gadai syariah transaksinya dapat dikombinasikan akad lain seperti wadi’ah, musyarokah, dan mudarobah. Dengan demikian, proses pelunasan gadai akan lebih mudah lagi. Hal tersebut dikarenakan barang gadai tidak hanya didiamkan. Namun juga diputar sehingga dapat mengurangi beban mitra gadai maupun nasabah.