avatardisplay_general
DISITU
14 Sep 2018

Penghalang Proses Gadai Sertifikat Rumah Orang Tua

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201809/180914/Penghalang%20Proses%20Gadai%20Sertifikat%20Rumah%20Orang%20Tua.jpg

Selain kendaraan atau perangkat elektronik, sertifikat rumah merupakan barang berharga yang saat ini banyak dijadikan barang jaminan dalam mengajukan pinjaman ke bank. Tidak hanya sertifikat rumah milik pribadi saja, beberapa orang juga sering menggunakan sertifikat milik orang tua untuk digadaikan. Bisakah menggunakan cara semacam ini? Tentu saja bisa. Namun, ada beberapa alasan yang bisa mempengaruhi jalannya proses gadai sertifikat rumah orang tua. Ini diantaranya :

1. Kedua Orang Tua Masih Hidup

Alasan gadai sertifikat rumah orang tua bisa diterima yang pertama adalah jika kedua orang tua masih hidup. Syarat ini jelas akan ditanyakan ketika Anda ingin menggadaikan rumah di bank atau pegadaian. Secara umum, pihak pemberi pinjaman akan menanyakan atas nama siapa rumah yang akan dijaminkan. Jika atas nama orang tua, maka pihak terkait pasti akan menanyakan perihal kondisi orang tua Anda apakah masih hidup atau tidak. Hal ini penting dilakukan karena secara umum pihak bank tidak mau mengambil resiko jika barang yang akan digadaikan masih atas nama orang lain. Peraturan semacam ini juga berlaku meski rumah yang akan digadaikan adalah milik orang tua Anda sendiri. Selain itu bank juga  sudah memiliki prosedur sendiri jika menemukan permintaan yang semacam ini. Untuk itu jika orang tua Anda masih hidup, bisa mengajak ke bank karena dengan begitu kepercayaan bank kepada Anda akan tumbuh dan proses gadai bisa berlangsung.  

2. Terdapat Surat Perjanjian Dari Anggota Keluarga

Alasan kedua proses gadai sertifikat rumah milik orang tua bisa diterima pihak bank adalah jika semua anggota keluarga sepakat membuat surat perjanjian. Cara ini dilakukan agar tidak ada salah paham yang kemungkinan terjadi pada anak kandung orang tua pemilik rumah. Dengan adanya surat persetujuan ini, diharapkan semua anggota keluarga mengetahui apa alasan proses gadai dilakukan. Tidak hanya itu, adanya surat perjanjian ini sebagai bukti kepada pihak bank jika semua anggota keluarga yang bersangkutan siap mengikuti dan menyetujui proses gadai yang akan dilakukan.

3. Lokasi Rumah Mudah Diakses

Alasan lain gadai sertifikat rumah milik orang tua Anda bisa dikabulkan oleh bank adalah jika rumah yang akan digadaikan memiliki akses jalan yang mudah. Hal ini sudah menjadi syarat mutlak rumah bisa digadaikan di bank. Dengan akses yang lebar, maka pihak pemberi pinjaman akan mudah ketika melakukan survei lokasi yang dimaksud. Tidak hanya itu, rumah yang mudah diakses terlebih roda 4 memiliki banyak peminat. Dengan alasan itulah permohonan gadai sertifikat Anda bisa saja dikabulkan.

4. Memenuhi Syarat Yang Lain

Selain yang sudah dijelaskan diatas, ada alasan lain yang harus Anda ketahui sebelum menggadaikan sertifikat rumah milik orang tua yaitu rumah harus memenuhi beberapa syarat. Syarat tersebut antara lain adalah tidak berada di daerah rawan banjir. Hal ini jelas karena dengan berada di daerah rawan banjir, konsumen juga enggan untuk membelinya dan bank pun akan jelas menolak proses gadai yang Anda ajukan. Tidak hanya itu adapun syarat yang lain yaitu tidak dekat dengan SUTET, sungai, dan juga makam. Ketiga faktor inilah yang umumnya sangat berpengaruh pada proses gadai sertifikat rumah. Dengan peminat yang sedikit, pihak bank juga tidak akan berani mengambil resiko jika harus mengabulkan permintaan pinjaman dana yang Anda ajukan.

5. Rumah Dalam Kondisi Layak Huni

Alasan terakhir pengajuan gadai sertifikat rumah orang tua bisa diterima adalah jika rumah yang dijadikan masih layak huni. Selain itu bangunan rumah juga bukan bangunan tua. Hal ini cukup beralasan karena secara umum rumah dengan kondisi tidak layak huni jelas memiliki peminat yang sangat sedikit. Selain itu calon konsumen juga tidak mau mengambil resiko jika harus melakukan renovasi yang tentunya akan memakan biaya banyak.