05 December 2017 00:00

Penghasilan yang Tidak Kena Pajak?Begini Penjelasannya

DISITU

65.Penghasilan yang tidak kena pajak ini ulasannya

Apa yang dimaksud dengan penghasilan tidak kena pajak?. Pajak merupakan pungutan wajib dai rakyat untuk Negara demi pembangunan dan kesejahteraan bersama. Ketika anda melakukan pinjaman uang atau pinjaman uang bank, anda juga terkena pajak. Sering kali masyarakat Indonesia malas untuk berurusan dengan pajak. Karena bagi mereka hal-hal yang berkaitan dengan pajak sangat merepotkan. Misalnya saja mereka harus datang langsung ke kantor pajak dan harus membayar pajak dalam jumlah yang besar. Namun tidak selamnya seperi itu, salah satunya adalah pajak penghasilan. Di dalam pajak penghasilan terdapat istilah PTKP atau penghasilan tidak kena pajak. Berikut informasi selengkapnya,

Pengertian Penghasilan Tidak Kena Pajak

Dalam pasal 6 ayat 3 Undang-Undang PPh tercantum kalimat “Kepada orang pribadi sebagai wajib pajak dalam negeri di berikan pengurangan berupa penghasilan tidak kena pajak sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 (UU No 10 Tahun 1994)”. Artinya, dalam melakukan perhitungan laba kena pajak wajib pajak orang pribadi dalam negeri, terdapat pengurangan pajak yang diberikan berupa PTKP sebagaimana yang di jelaskan pada pasal 7.

Status Wajib Pajak

Status wajib pajak terdiri dari beberapa bagian.

  • TK/.. : merupakan status wajib pajak tidak kawin atau belum menikah yang ditambah dengan banyaknya jumlah tanggungan anggota keluarga.
  • K/… : merupakan status wajib pajak yang sudah menikah atau kawin. Dan di tambah dengan jumlah tanggungan dalam keluarga.
  • K/I/… : merupakan status wajib pajak yang sudah menikah. Ditambah dengan penghasilan istri yang hanya satu. Kemudian penghasilan suami istri tersebut di gabung dan di tambah dengan banyaknya jumlah tanggungan anggota keluarga.
  • P/H/… : merupakan status wajib pajak kawin yang secara tertulis sudah melakukan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan bersama pasangan.
  • HB/… : merupakan status wajib pajak kawin namun sudah terpisah dan ditambah dengan jumlah tanggungan anggota keluarga.

Penentuan Besarnya PTKP

Terdapat standar khusus untuk menentukan besaran Penghasilan Kena Pajak atau PKP untuk individu atau orang pribadi. Untuk menentukan besarnya PKP, yaitu penghasilan neto dikurangi dengan PTKP dan ditambah dengan yang kawin, ditambah lagi dengan setiap jumlah anggota sedarah dan keluarga semenda yang berada di garis keturunan lurus. Serta anak angka jika ada dan menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 orang.

Waktu Penentuan Besarnya PTKP

Penentuan perhitungan besarnya PTKP ditentukan menurut keadaan wajib pada tersebut. Biasanya pada awal tahun pada atau awal bagian tahun pajak.

Semenda Adalah

Seperti yang sudah dijelaskan di atas. Yang dimaksud hubungan keluarga sedarah dan semenda adalah :

  • Sedarah. Lurus satu sederajat adalah ayah, ibu dan anak kandung. Sedangkan ke samping satu deret adalah saudara kandung.
  • Semenda. Lurus satu derajat adalah mertua dan anak tiri. Sedangkan ke samping satu derajat adalah saudara ipar.

Anak Angkat Adalah

Yang di maksud sebagai anak angkat alah seseorang yang memenuhi kriteria sebagai berikut.

  • Seseorang yang belum dewasa
  • Masih dalam satu keluarga sedarah atau semenda dalam garis lurus dari wajib pajak
  • Masih menjadi tanggungan sepenuhnya oleh wajib pajak. Atau artinya masih tinggal bersama, tidak memiliki penghasilan sendiri. Serta tidak di bantu oleh anggota keluarga yang lain.

PTKP Atas Warisan

Penghasilan dari warisan yang belum terbagi, sebenarnya merupakan hak dan dapat di bagikan pada para ahli waris. Penghasilan warisan tersebut harus di tanggungkan dengan penghasilan lainnya yang diterima oleh masing-masing ahli waris. Oleh karena itu setiap ahli waris telah memperoleh pengurangan berupa PTKP. Maka saat perhitungan PKP atas penghasilan dari warisan yang belum terbagi tidak akan pengurangan berupa PTKP.