Dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 2018, semua data pengajuan yang masuk melalui DISITU.COM akan diproses kembali pada tanggal 19 Juni 2018. DISITU.COM mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H

05 December 2017 00:00

Penting! Kamu harus tau tentang pajak dan pinjaman dana

DISITU

66.penting pajak dan pinjaman dana

Belakangan ini ramai sekali isu mengenai sulitnya mencari lapangan pekerjaan. Ya, banyaknya persaingan dalam dunia kerja, menjadi alasan mengapa mencari lapangan pekerjaan sangat sulit. Pada akhirnya, kita didorong oleh keadaan untuk menciptakan dan memulai suatu usaha sendiri.  Dalam memulai usaha, baik usaha kecil, menengah maupun besar, modal menjadi urutan teratas dalam kebutuhan. Tanpa modal, perintisan usaha terlihat hampir mustahil untuk tercipta. Banyak yang lupa, bahwa modal tidak harus dengan dana pribadi. Pinjaman dana bisa menjadi jalan keluar yang lain. 

Akan tetapi, tidak semua calon pengusaha berani untuk melakukan pinjaman dana. Padahal sumber pinjaman dana sangat beragam. Mulai dari orang terdekat, bank, hingga badan usaha penyaluran pinjaman uang lainnya. Dari sini, kita bisa membandingkan satu sama lain sumber pinjaman uang yang akan kita ambil. Di Indonesia, suatu usaha milik pribadi biasanya dikenakan biaya pajak. Tidak hanya pada usaha milik pribadi saja tetapi masih banyak lagi. Berikut adalah jenis-jenis pajak di Indonesia;

1. Pajak Pusat

Pajak pusat merupakan pajak yang dikelola oleh pemerintah pusat. Tepatnya direktorat jenderal pajak departemen keuangan. Pajak-pajak pusat yang dikelola oleh direktorat jenderal pajak meliputi;

a.  Pajak penghasilan atau PPh (pajak pribadi atas penghasilan dalam suatu tahun pajak)

b. Pajak pertambahan nilai atau PPN ( pajak pribadi, perusahaan, bada, atas konsumsi barang kena pajak atau jasa kena pajak)

c. Pajak penjualan atas barang mewah atau PPn BM( pajak atas barang-barang kena pajak tertentu yang tergolong mewah)

d. Bea materai ( pajak atas dokumen, surat berharga, dll)

e. Pajak bumi dan bangunan atau PBB(pajak atas kepemilikan tanah dan bangunan)

f. Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan atau BPHTB( pajak atas perolehan tanah atau bangunan)

2. Pajak Daerah

Sedangkan pajak daerah adalah pajak-pajak yang dikelola oleh pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Pajak-pajak yang di pungut oleh pemerintah daerah  baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota meliputi;

a. Pajak provinsi (kendaraan bermotor dan kendaraan di atas air, balik nama kendaraan, bahan bakar bermotor, pengambilan dan pemanfaatan air bawah tanah dan air permukaan)

b. Pajak kabupaten/kota (hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, pengambilan bahan galian golongan C, parkir)

Dengan membaca uraian di atas, saat ini Anda sudah bisa mulai memikirkan usaha yang akan Anda rintis. Selain menentukan jenis usaha yang cocok, Anda juga bisa mempertimbangkan sumber modal. Haruskah menggunakan modal pribadi atau modal dengan pinjaman dana.

Suatu pengusaha sah-sah saja memperoleh pinjaman dana atau pinjaman uang. Dalam hal ini perlu Anda ketahui, bahwa pajak tidak membatasi sumber pinjaman dana. Dari sumber dana pribadi maupun badan dari luar atau dalam negeri akan dikenakan pajak jika memang masuk kategori wajib pajak. Dalam pasal 4 ayat 1 huruf f, pasal 23 ayat 1 huruf (a) butir 2, dan pasal 26 ayat (1) butir 2 UU no. 7 tahun 2009, pajak hanya menegaskan” bahwa ketika terdapat pembayaran bunga, maka terdapat kewajiban penerima pinjaman dana memotong PPh. Hal ini khususnya berlaku jika penerima pinjaman dana telah ditunjuk sebagai pemotong pajak. Di mana dalam hal ini dapat dilihat dalam surat keterangan terdaftar sebagai wajib pajak.