avatardisplay_general
DISITU
15 Sep 2018

Penyebab Gadai Sertifikat Rumah Pekanbaru Ditolak

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201809/180915/Penyebab%20Gadai%20Sertifikat%20Rumah%20Pekanbaru%20Ditolak.jpg

Banyak pemuda Indonesia yang tidak lagi berorientasi menjadi pegawai. Masyarakat saat ini banyak yang berlomba-lomba membuka usaha sendiri. Banyak sekali bidang usaha yang dapat dijadikan pilihan para pebisnis pemula saat ini. Hal itu tentunya tidak lepas dari kemampuan dan kemauan yang Anda miliki. Menjadi seorang pengusaha bisa lebih terjamin daripada menjadi pegawai saja. Saat ini sudah banyak lembaga yang mau memberikan Anda modal usaha. Jadi Anda tidak perlu khawatir. Anda bisa gadai sertifikat rumah Pekanbaru untuk mendapat pinjaman dana. Namun tidak semua sertifikat dapat lolos dalam proses penggadaian. Berikut letak rumah yang memiliki kemungkinan tidak lolos diterima oleh pemberi pinjaman.

1. Rumah Yang Letaknya Tusuk Sate

Merupakan rumah yang terletak di pertemuan jalan sejajar. Atau bisa disebut letaknya tepat di pertigaan jalan. Banyak sekali mitos yang menyertai rumah yang memiliki lokasi seperti ini. Sehingga jarang sekali lembaga keuangan yang mau mengambil rumah tusuk sate dengan harga yang bagus. Karena jumlah peminat rumah tusuk sate bisa dibilang tidak ada sama sekali. Apabila rumah Anda terletak di tusuk sate. Anda perlu bersiap-siap mencari akal untuk melakukan pinjaman dengan agunan lainnya.

2. Rumah Yang Letaknya Berdekatan Dengan Menara Sutet

Dengan adanya menara sutet berakibat menurunnya harga-harga rumah di sekitar lokasi tersebut. Karena itu banyak sekali pro dan kontra mewarnai pembangunan menara sutet. Bahaya radiasi dari menara sutet serta tingginya tegangan listrik membuat orang enggan tinggal di dekat lokasi ini. Jika Anda memiliki rumah di sektor sutet maka jika gadai sertifikat rumah Pekanbaru tentunya harganya akan anjlok.

3. Rumah Yang Lokasinya Rawan Banjir

Pada umumnya pegadaian atau lembaga keuangan tidak bersedia jika diberi jaminan rumah yang rawan banjir. Karena resiko mengambil rumah yang terdapat di lokasi rawan banjir hanya akan merugikan pihak pemberi pinjaman saja. Banyak sekali alasan tidak bersedianya pemberi pinjaman menerima gadai rumah yang lokasinya seperti ini. Mulai dari harganya yang akan anjlok   ketika si pembeli rumah baru mengetahui bahwa lokasi rumah tersebut rawan banjir. Belum lagi mengenai kerusakan yang akan ditanggung selama rumah itu belum terjual. Karena rumah yang sering terkena banjir tentu akan mudah rusak. Kayu pada pintu akan mudah keropos, besi  yang digunakan untuk teralis juga akan mudah berkarat.

4. Rumah Yang Lokasinya Berdekatan Dengan Makam

Banyak orang yang beranggapan bahwa rumah di dekat makam adalah rumah yang memiliki aura yang mengerikan dan mencekam. Namun semua itu hanyalah sebuah mitos belaka. Rumah yang berlokasi di dekat makam sedikit banyak memang tidak menguntungkan. Hal itu dikarenakan lembaga keuangan atau pegadaian enggan untuk mengambil jaminan yang seperti ini. Karena nilai jualnya tidak berharga tinggi serta sulit menjual rumah yang lokasinya dekat makam. Karena peminatnya juga sangat sedikit.

5. Rumah Yang Lokasinya Berada Di Gang

Rumah ini biasa disebut dengan rumah helikopter. Karena aksesibilitasnya cukup sulit. Rumah yang berada di gang juga tidak bisa dilewati mobil maupun kendaraan besar lainnya. Oleh karenanya gadai sertifikat rumah Pekanbaru yang di lokasi seperti ini sulit digadaikan. Tidak hanya itu, rumah yang berada di gang biasanya padat penduduk. Sehingga kurang nyaman dan aman apabila ditinggali. Selain itu potensi akan kebakaran rumah juga cukup besar dan tentunya resikonya juga besar. Sehingga pihak pegadaian atau lembaga keuangan manapun yang ingin memberi pinjaman akan berpikir seribu kali. Untuk menerima penggadaian rumah yang memiliki lokasi seperti di gang tersebut. Karena banyak sekali hambatan dan resiko yang harus diterima jika mau diberi jaminan rumah di dalam gang.