avatardisplay_general
DISITU
05 Dec 2018

Perhatikan Hal Ini Sebelum Menggadaikan Mobil Bekas

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201812/181205/Banner/Perhatikan Hal Ini Sebelum Menggadaikan Mobil Bekas.jpg

Kebutuhan hidup tiap orang berbeda-beda besarnya. Semua juga ditentukan oleh diri sendiri, besarnya tanggungan dan pendapatan. Ketika pasak lebih besar daripada tiang atau yang berarti pengeluaran lebih besar daripada pendapatan, maka akan terjadi suatu kondisi yang disebut defisit. Anda tidak boleh membiarkan hal semacam ini berlangsung terus-menerus karena bisa berakibat lebih buruk lagi.

Ada banyak cara untuk menutupi besarnya kebutuhan, diantaranya mencari penghasilan tambahan, menabung dari awal gaji atau menjual barang berharga. Namun, cara tersebut tidak berlaku ke semua orang. Hanya sebagian saja. Sedangkan sebagian yang lain memilih cara instan yang dinilai lebih cepat. Salah satunya gadai atau pinjaman dengan jaminan tertentu.

Mobil bekas merupakan salah satu dari sekian banyak barang yang bisa digadaikan. Meskipun sudah tidak baru lagi, mobil bekas masih memiliki harga jual yang cukup tinggi. Ini lebih tergantung pada kondisi fisik dan kelengkapan surat-suratnya.

Nah, bagi Anda yang berniat untuk menggadaikan mobil bekas, jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan sebelum memperhatikan hal-hal berikut ini.

Merek dan Tahun Keluaran Mobil

mobil-bekas

Merek dan tahun keluaran mobil merupakan salah satu pertimbangan pihak gadai dalam menaksir harga. Biasanya mereka hanya menerima mobil dengan tahun keluaran tidak lebih dari 5 – 10 tahun. Lebih dari itu, harga taksirannya bisa anjlok atau bahkan ditolak.

Merek mobil yang diperbolehkan juga umumnya yang model-model tahun 2000-an. Jarang ada pihak gadai yang menerima mobil keluaran lama. Hal ini untuk mengantisipasi, apabila nasabah tidak mampu melunasi angsurannya maka mereka bisa menjual mobil bekas jaminannya dengan kisaran harga yang masih dalam standar. Kecuali mobil antik yang dinilai langka.

Spesifikasi Mobil

mobil-bekas

Ketika Anda membawa mobil bekas sebagai jaminan gadai, maka fitur-fitur atau spesifikasinya juga akan dicek secara detail. Bila ditemukan kerusakan tertentu, maka harga jualnya bisa berkurang. Namun, bila ternyata spesifikasinya masih lengkap maka harga jualnya bisa stabil.

Spesifikasi mobil yang menjadi pertimbangan, di antaranya kemampuan mesin, kursi kemudi, audio, bagian-bagian mobil dan lain-lain.

Kelengkapan Dokumen Kepemilikan

mobil-bekas

Sebuah mobil bekas yang akan digadai harus menyertakan seluruh dokumen kepemilikan yang meliputi BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Semua dokumen harus dalam keadaan asli, utuh dan aktif.

Jangan sekali-kali menggadaikan mobil yang mati pajak! Ini jelas melanggar aturan hukum yang berlaku di negeri ini.

Jika menggadaikan mobil, maka ada beberapa pilihan yang menjadi jaminan, yaitu BPKB saja atau mobil saja. Jika sudah menyerahkan BPKB mobil, maka Anda tidak perlu menyerahkan mobilnya. Begitu pula sebaliknya, bila sudah menyerahkan mobil secara fisik, maka Anda tidak perlu menyertakan BPKB-nya.

Kecuali jika sudah jatuh tempo dan Anda tidak mampu lagi melunasinya, maka mobil berikut seperangkat dokumennya harus diserahkan kepada pihak gadai.

Kredibilitas Tempat Gadai

mobil-bekas

Pilihlah tempat gadai yang memiliki kredibilitas sehingga benar-benar bisa dipercaya. Cermati dan selidiki profilnya secara keseluruhan, rekam jejak dan pengalamannya. Sebaiknya Anda memilih tempat gadai resmi yang sudah berpengalaman puluhan tahun dalam bidang gadai.

Teliti pula persyaratan, besarnya angsuran, sanksi dan besarnya bunga yang diberlakukan oleh pihak gadai tersebut.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menggadaikan mobil bekas milik Anda. Cermati setiap hal tersebut agar Anda tidak salah langkah dan berujung pada permasalahan baru. Semoga bermanfaat!