avatardisplay_general
DISITU
15 Feb 2018

Pinjaman BNI Syariah dengan Agunan, Ini Kategorinya

https://disituapi.azureedge.net/artikel/358 Pinjaman BNI Syariah dengan Agunan Ini Berbagai Kategorinya.jpg

Di era modern seperti saat ini, anda tidak perlu bingung dan khawatir apabila mengalami kendala dalam hal financial usaha. Karena sekarang telah hadir jasa pinjaman dari bank, misalnya adalah pinjaman dari BNI Syariah. BNI Syariah sendiri mempunyai kategori masing-masing dalam setiap pelayanannya, seperti pinjaman BNI Syariah dengan agunan. Sebagai calon nasabah, anda harus memahami betul terkait persyaratan agunan yang telah ditentukan.

Apakah Sistemnya Sama Dengan Rentenir?

Jelasnya, pasti berbeda. Karena pinjaman di bank lebih terjamin dari pada pinjaman pada rentenir. Baik dari tingkat bunga yang dibebankan hingga sistem yang diterapkannya. Oleh karenanya sebelum anda melakukan pinjaman ke BNI Syariah, disarankan untuk mengetahui terlebih dahulu terkait kategori BNI Syariah apa yang sesuai dengan usaha anda.

Kategori Pinjaman BNI Syariah Dengan Agunan Yang Sesuai Dengan Usaha

Apabila tujuan anda melakukan pinjaman ke bank untuk usaha, perhatikan kategori BNI Syariah mana yang sesuai dengan usaha anda. Karena setiap kategori BNI Syariah mempunyai ciri masing-masing. Berikut adalah kategorinya, antara lain:

1. BNI Syariah Tunas Usaha

Dalam kategori ini, pihak bank melayani produk pembiayaan investasi dan modal kerja dalam usaha produktif yang fleksibel dan unbankable dengan prinsip syariah. Selain itu mereka juga menawarkan pilihan jangka waktu pinjaman yang akan diambil. Standart jangka waktu yang biasa digunakan adalah 5 tahun untuk investasi dan 3 tahun untuk modal kerja. Untuk nominal pengajuan pinjaman dibatasi mulai dari Rp 20 juta sampai Rp 500 juta.

2. BNI Syariah Wirausaha

Pinjaman wirausaha dapat diajukan untuk kebutuhan pembiayaan usaha, dimana disini diterapkan akad musyarakah, mudharabah, dan murabahah. Dengan penetapan jangka waktu 7 tahun dan pinjaman Rp 50 juta sampai Rp 1 miliyar. Dan dalam proses pengajuan diwajibkan untuk menyertakan bukti kepemilikan agunan yang sah dan masih berlaku.

3. BNI Syariah Usaha Kecil Menengah

Merupakan pembiayaan untuk modal kerja pengusaha kecil ataupun kecil menengah dengan berdasarkan prinsip syariah. Persyaratan dalam pinjaman adalah menyertakan asset berupa tanah yang sah sebagai jaminan. Dimana dari pihak bank menentukan jangka waktu selama 7 tahun dengan maksimal peminjaman Rp 10 miliyar.

4. Pembiayaan Mikro

Pinjaman atau kredit yang satu ini terbagi menjadi 3 jenis pembiayaan yaitu Rahn Mikro, Mikro 2 iB Hasanah, dan Mikro 3 iB Hasanah. Berikut adalah uraian dari ketiganya:

a. Rahn Mikro

Merupakan sistem kredit dengan jangka pendek mulai dari 3 bulan hingga 1 tahun. Pembiayaan yang bisa dilakukan berkisar dari Rp 500 ribu hingga Rp 50 juta. Dan aset yang digunakan sebagai barang jaminan adalah emas.

b. Mikro 2 iB Hasanah

Dalam pembiayaan ini dibebankan persyaratan jaminan berupa surat tanah, BPKB mobil, ataupun sertifikat rumah. Jangka waktu yang biasa ditawarkan adalah 6 bulan hingga 36 bulan dengan pengajuan minimal Rp 5 juta dan maksimal Rp 50 juta.

c. Mikro 3 iB Hasanah

Pinjaman BNI Syariah mikro ini menyalurkan pembiayaan kepada debitur dengan pengajuan pinjaman dari Rp 50 juta sampai Rp 500 juta. Dan persyaratan yang harus dilengkapi seperti fotocopy KTP, bukti kepemilikan jaminan, surat keterangan usaha, dan lain sebagainya.

5. Pembiayaan Kerjasama Kopkar/Kopeg iB Hasanah

Dalam pembiayaan ini pihak bank menyalurkan pembiayaan dengan menggunakan pola executing kepada koperasi karyawan/pegawai yang sesuai dengan prinsip syariah. Kesepakatan yang biasa terjadi adalah 5 tahun, dengan tarif margin ke end user tidak melebihi 30%. Jaminan yang disyaratkan adalah tanah ataupun bangunan yang berstatus SHM atau SHGB. Akad yang digunakan adalah murabahah dan ijarah multijasa.

Itulah beberapa kategori pinjaman BNI Syariah dengan agunan, yang bisa dijadikan sebagai referensi. Selain itu, bank dengan basic syariah juga akan mendukung sesuainya akad dengan hukum pada islam, seperti suka sama suka terhadap kesepakatan yang telah disepakati.

Jadi tunggu apalagi, sebelum anda lengah untuk melanjutkan usaha, segera lakukan pinjaman untuk menunjang perkembangan usaha anda.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu