06 February 2018 00:00

Pinjaman Dana Tunai Individu, Ini Berbagai Jenis-jenisnya

DISITU

https://images.disitu.com/artikel/298.pinjaman dana tunai individu ini jenisnya.jpg

Perkembangan zaman saat ini begitu pesat, begitu pun teknologi di dalamnya. Perkembangan teknologi ini bisa berdampak positif bagi kalangan masyarakat yang mencari alternatif sumber dana cepat. Dimana saat ini, pinjaman dana tunai individu tidak perlu repot-repot pergi ke bank. Banyak alternatif yang tersedia, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan.

Buat anda yang lagi membutuhkan dana cepat, berikut beberapa alternatif sumber pinjaman dana tunai individu yang bisa kita manfaatkan berkat kemajuan teknologi:

1. Pinjaman Online

Dulu, anda mesti pergi ke bank buat mencari sebuah pinjaman. Bahkan yang berada di pelosok kerap jatuh ke lubang rentenir saking jauhnya akses ke bank. Saat ini, pinjam uang bisa lewat Internet. Prosesnya pun bisa di bilang cepat, bisa 5 hari kerja. Masalah bunga, dijamin lebih tertib ketimbang rentenir karena diawasi oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

Anda bisa mengecek dan membandingkan layanan pinjaman online itu untuk disesuaikan dengan kemampuan bayar. Di bank Tunaiku misalnya, ada fasilitas plafon sebesar Rp 10 juta dengan tenor maksimal 12 bulan dengan bunga 3 persen per bulan. Lalu di Bank Uang Teman, ada seperti fasilitas plafon pinjaman online sebesar Rp 3 juta dengan tenor 30 hari dan bunga 1 persen per hari. Tinggal anda hitung mana yang sekiranya paling pas dengan kemampuan keuangan anda.

2. Crowdlending

Crowdlending bisa juga disebut dengan peer-to-peer lending. dengan crowdlending, anda bisa pinjaman dana tunai individu dari kumpulan kreditur individual melalui situs online yang disediakan. Pada umumnya dana ini dipakai buat usaha. Juga terdapat beberapa situs yang menyediakan wadah crowdlending. Misalnya Modalku, Koinworks, Investree, dll.

Bunga dan tenor yang disediakan bisa beragam di tiap-tiap situs. Khusus di Gandeng Tangan, tidak ada bunga yang diterapkan. Jadi anda hanya perlu untuk melunasi uang senilai yang anda pinjam. Tapi ini hanya berlaku untuk pelaku bisnis UMKM saja.

3. Crowdfunding

Crowdfunding serasa mirip dengan crowdlending. Namun membedakan adalah dimana dana yang disediakan sebagai investasi atau donasi. Sehinga, dana itu tidak perlu dikembalikan, apalagi dengan bunga. Tujuan crowdfunding lebih spesifik untuk kegiatan usaha baik bisnis maupun sosial, tidak untuk renovasi rumah, misalnya.

Sebagai penyedia dana online, nama anda akan dihargai sebagai sponsor jika usaha bersifat sosial. Atau anda bisa mendapat saham atas investasi yang diberikan. Semisal situs crowdlending Indonesia antara lain KitaBisa (sosial) serta Amartha dan Wujudkan (bisnis).

4. Tarik Tunai Kartu Kredit

Pilihan terakhir ini disarankan baru dimanfaatkan hanya jika benar-benar terdesak. Di karenakan, bunga kartu kredit terhitung lebih di bandingkan dengan pinjaman lainnya. Wajar juga, karena prosesnya yang cukup simpel. Hanya beberapa menit, dana pinjaman dari tarik tunai kartu kredit sudah di tangan.

Namun ada biaya tarik tunai kartu kredit di mesin ATM. Itu belum termasuk bunganya, ya. Makanya, tarik tunai hanya jika kepepet, dan tagihan langsung dilunasi. Makin ditunda, makin gede beban yang mesti dibayar.

Alternatif sumber dana cepat ini kadang bikin terlena karena saking gampangnya didapat. Lihat dan bandingkan bunganya. Hitunglah tenor yang pas dengan kemampuan keuangan jangan sampai salah perhitungan sebelum anda mengambil pinjaman tersebut.

Meski pinjaman bisa didapat secara online, bukan berarti kita bisa lari tanpa terdeteksi setelah mendapat pinjaman. Kita pun bisa dengan mudah ditemukan menggunakan peralatan teknologi. Karenanya, selalu cermatlah dalam menghitung kemampuan serta kebutuhan sebelum mengajukan pinjaman.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu