avatardisplay_general
DISITU
13 Feb 2018

Pinjaman Syariah Bangun Rumah, Simak Informasinya

https://disituapi.azureedge.net/artikel/341.Pinjaman Syariah Bangun Rumah.jpg

Pernahkah anda mengidam-idamkan sebuah rumah? Dan rumah itu berkonsep syariah? Sekarang bank syariah hadir dengan mengedepankan sistem syariah yaitu konsep yang menawarkan tanpa riba yaitu pinjaman syariah bangun rumah. Dijamin anda akan merasa puas dan tidak dirugikan sehingga anda dapat memiliki rumah idaman seperti halnya sebuah properti. Dan bank syariahlah yang mengedukasikan nasabah terhadap konsep ini.

Akan tetapi menghadirkan pemahaman bertransaksi bebas unsur riba pada pembangunan rumah adalah sesuatu hal yang baru. Bahkan di awal mula kehadirannya dianggap sebagai kemustahilan. Dikatakan begitu karena dalam hal ini bank syariah dapat kerugian bila tanpa perhitungan yang matang. Dengan berjalannya waktu masyarakat dapat menilainya bahwa konsep yang ditawarkan bank syariah ini menuai banyak respon positif. Karena para nasabah tidak merasa dirugikan bila dibandingkan dengan konsep riba yang ditanamkan setiap bank konvensional.

Pemahaman Yang Harus Diketahui Ketika Akan Melakukan Pinjaman Syariah Bangun Rumah Tanpa Riba

Maka anda selaku nasabah harus memperhatikan hal-hal berikut ini dalam mengambil keputusan:

Konsep Tanpa Riba

Riba pada umumnya di anut oleh para bank konvensional sebagai ciri khas dari sistem ekonomi kapitalis di era modern saat ini. Kita sebagai kalangan masyarakat lebih sering dirugikan ketika fenomena riba itu muncul kerap kali disaat kita sedang benar-benar membutuhkan uang melalui pinjaman bank. Melihat fenomena ini bank syariah muncul seperti halnya memisahkan jurang pembeda antara si kaya dan si miskin dalam konsep riba. Iya, konsep tanpa riba ditawarkan serta dikampanyekan dalam hukum islam agar masyarakat dapat menikmati pinjaman bank tanpa membebankan kepada nasabah dengan cara pinjaman syariah bangun rumah. Dan hal ini pula juga di dorong oleh masyarakat kita yang dari waktu ke waktu mulai meninggalkan bank konvensional.

Konsep Tanpa Bank

Di era modern saat ini susah rasanya ketika segala sesuatu tidak dibenturkan dengan yang namanya bank. Seperti halnya ketika kita ingin membangun rumah pun kita harus melewati bank terlebih dahulu. Dan tidak banyak dari kita menyadari bahwa pintu utama riba masuk di masyarakat adalah karena keberadaan bank yang sangat dominan di kehidupan kita.

Bank juga menjadi alat yang sangat efektif dalam mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya. Konspirasi dari pemilik kekuasaan maupun pemilik modal menjadikan kita sebagai masyarakat biasa menjadi terdoktrin dengan adanya alat yang bernama bank ditengah masyarakat yang urban. Bank bagaikan sebuah alat yang sangat penting, yang sangat berharga karenanya semua orang berbondong-bondong bersentuhan langsung dengan bank dalam menjalani segala kehidupan sehari-harinya.

Konsep Tanpa Denda

Banyak dari kita menganggap istilah denda dengan konotasi yang negatif. Ketika kita ingin membangun rumah lewat bank konvensional ketika dalam proses pengembalian pinjaman terhambat maka konsekuensi yang harus ditanggung oleh nasabah adalah denda dari pihak bank. Bagi pihak bank denda tersebut merupakan hal yang wajar, namun dalam konteks syariat islam hal ini dikategorikan sebagai riba dan hal ini jelas-jelas dilarang dalam islam. Maka bagi para nasabah lebih bijaksanalah dalam penentuan bank mana yang akan kita jadikan pinjaman dalam membangun rumah anda.

Konsep Tanpa Akad Bermasalah

Sering kali kita sebagai masyarakat maupun calon nasabah dalam membangun rumah kurang memahami sebuah akad. Semisall dalam membangun rumah pihak dari bank konvensional menawarkan sebuah agunan kepada anda dalam transaksi kredit. Pada umumnya barang yang diagunkan adalah barang yang akan ditransaksikan atau bisa barang yang dianggap penting. Padahal dalam Islam hal seperti ini adalah dilarang dan menyebabkan akad menjadi bathil karena mengandung kerugian bagi para nasabahnya. Dalam transaksi kredit syariah, kejelasan akad seperti ini menjadi hal yang penting untuk diketahui agar akad transaksi bebas masalah dan antara pihak nasabah dan bank mempunyai keterbukaan dalam keputusan.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu