avatardisplay_general
DISITU
13 Mar 2018

Pinjaman Uang di Bank Untuk Pernikahan,Perhatikan ini

https://disituapi.azureedge.net/artikel/494 Pinjaman Uang di Bank Untuk Pernikahan Kamu Harus Perhatikan Hal Ini.jpg

Biaya pernikahan yang setiap hari semakin besar. Maka menuntut banyak pasangan memanfaatkan layanan yang ada di bank yaitu pinjaman uang di bank untuk pernikahan. Sebagian orang enggan meminjam uang di teman maupun keluarganya ketika kekurangan uang saat akan nikah. Dalam hal ini bank yang menawarkan layanan tersebut dijadikan sebagai alternatif pertama. Namun bagi anda yang akan menggunakan dana pinjaman dari bank harus benar-benar memperhatikan beberapa hal agar keputusan anda tidak salah.

Bagi Anda Yang Akan Menggunakan Dana Pinjaman Uang Di Bank Untuk Pernikahan, Maka Perhatikan Hal Berikut Ini

1.Tentukan Nominal Seminim Mungkin

Perlu diperhatikan dalam meminjam uang di bank. Dalam menggelar acara pesta pernikahan usahakan menggunakan dana sendiri, misalkan menggunakan pinjaman uang di bank untuk pernikahan hanya dijadikan sebagai penggenap saja bukan promotor utama pernikahan anda. Atur konsep sematang mungkin seperti menganalisis berapa jumlah tamu yang akan hadir, bagaimana sistem dekorasinya, luas gedung dan kebutuhan pendukung lainnya seperti sound sistem dan pembawa acara.

Hal semacam itu harus benar-benar anda konsep dengan matang. Konsep itu juga mempengaruhi berapa uang yang harus anda keluarkan. Seharusnya konsep itu menyesuaikan dengan keuangan anda saat ini, bukan keuangan anda menyesuaikan konsep yang anda buat.

2. Hutang Dapat Mempengaruhi Hubungan Anda Dengan Pasangan

Ketika anda harus menggunakan uang bank sebagai pinjaman pernikahan anda, permasalahan yang akan timbul pada keluarga anda adalah keharmonisan hubungan anda dengan pasangan anda. Di luar sana banyak sekali suami istri bertengkar hanya karena permasalahan ekonomi setelah menikah. Disini anda akan merasa terbebani ketika harus meminjam uang di bank, belum lagi dengan bunga yang diberikannya.

Anda juga harus memikirkan kebutuhan anda, seperti segera mempunyai anak maupun rumah tinggal pribadi. Hal itu yang juga mempengaruhi kebutuhan anda selain harus melunasi pinjaman di bank. Maka perhitungan betul-betul dengan pasangan anda dalam menjalani rumah tangga yang baru agar anda bisa harmonis dengan pasangan anda.

3. Masuk Daftar Hitam Bank Indonesia

Waspadalah ketika harus pinjaman uang di bank, pada awalnya anda sadar akan sulit dalam melunasi pinjaman tersebut belum lagi di tambah bunga oleh pihak bank. Pihak bank juga telah membuatkan batasan maupun tempo cicilan. Ketika anda tidak dapat membayar cicilian dengan teratur seusai kesepakatan awal anda dengan pihak bank, maka anda akan masuk daftar hitam bank Indonesia. Artinya bank yang anda pinjam saat ini sudah terkoneksi dengan bank-bank lain yang menghambat anda untuk dapat meminjam uang di bank lain.

Maka anda harus benar-benar meyakinkan pihak bank bahwa anda dapat melunasi cicilan dengan waktu yang telah disepakati. Dan ketika pihak bank telah percaya terhadap anda, maka anda selaku peminjam uang harus benar menepati kesepakatan di awal itu. Anda harus bijak dalam menggunakan uang itu demi sebuah pernikahan yang harmonis dalam menjalani kehidupan berumah tangga.

4. Mengetahui Batasan Berhutang

Beberapa hal diatas bukan berarti menyurutkan anda dalam berhutang di bank, melainkan dijadikan sebagai asumsi perhitungan untuk ke depannya. Ketika anda benar-benar akan menggunakan pinjaman bank dalam pernikahan maka sebaiknya meminjam hanya 30% saja dari total kebutuhan anda. Sisanya menggunakan uang pribadi anda. Itu kalkulasi yang sangat bijak ketika harus dipilihkan untuk meminjam uang di bank.

Semakin kecil nominal uang yang anda pinjam dari bank, maka semakin mudah anda menyicil pengembalian hutang tersebut. Anda juga tidak merasa terbebani dengan adanya bunga yang diterapkan. Dan anda bisa fokus kepada tujuan awal dari pernikahan anda.

5. Menyadari Susahnya Membayar Cicilan

Sebagian orang tidak menyadari ketika telah meminjam uang di bank langkah berikutnya yang harus difikirkan yaitu membayar cicilannya tersebut. Jauh hari anda harus memperhitungkan berapa lama anda mengembalikan uang pinjamannya. Disamping itu anda juga harus memikirkan kebutuhan yang lain. Apalagi bila anda menginginkan mempunya anak cepat. Maka anda juga harus memikirkan kebutuhan calon anak anda kelak nanti. 

cari-kredit-DISITU-pilihanmu