19 February 2018 00:00

Pinjaman Uang Jaminan AJB,Ini 7 Tips Cerdas Mengelolanya

DISITU

359 Pinjaman Uang Jaminan AJB Ini 7 Tips Cerdas Mengelolanya.jpg

Tak sedikit orang yang melakukan pinjaman uang untuk merintis modal usaha. Salah satu cara yang dilakukan adalah melakukan pinjaman dengan menjaminkan akta jual beli (ajb) yang dimiliki. Proses yang terbilang cukup mudah dan pencairan dana yang relatif cepat menjadi alasan banyak orang melakukan hal tersebut. Meskipun anda pinjam uang jaminan AJB, anda juga perlu mengelola uang tersebut sehingga pinjaman dapat digunakan secara maksimal.

Pinjam Uang Jaminan AJB? Ini Cara  Mengelolanya

Berikut beberapa tips yang dapat anda gunakan untuk mengelola uang pinjaman anda.

1. Pisahkan Dana Pribadi Dan Dana Usaha

Jika anda akan melakukan pinjaman maka diperlukan komitmen dan kedisiplinan  saat harus memisahkan antara uang usaha dan uang pribadi. Jangan sampai anda mencampurkan uang tersebut menjadi satu. Sebaiknya anda menggunakan dua rekening yang berbeda sehingga dapat memisahkan kedua uang tersebut. Cara ini akan membantu anda dalam mengontrol arus kas, mulai dari pemasukan dan juga pengeluaran.

2. Membuat Rencana Alokasi Dana Pinjaman

Setelah memisahkan dana pribadi dan usaha, mulailah untuk membuat rencana alokasi dana pinjaman tersebut. Anda harus berpikir tepat dan bijak sehingga dana pinjaman anda digunakan untuk keperluan yang tepat. Dengan kata lain, uang tersebut digunakan untuk membeli kebutuhan yang nantinya dapat membantu meningkatkan usaha yang sedang anda rintis. Langkah ini sangat penting untuk menghindarkan anda dari pengerluan yang tidak penting.

3. Membuat Buku Catatan Keuangan

Jika anda pinjam uang jaminan ajb untuk usaha, tips selanjutnya yang harus anda lakukan adalah membuat buku catatan keuangan. Tuliskan semua arus kas kedalam catatan yang meliputi buku kas masuk dan juga kas keluar. Langkah ini sangat efektif untuk mengelola uang pinjaman anda dengan baik. Kedua catatan tersebut bermanfaat untuk melihat perkembangan bisnis yang sedang anda jalankan. Anda akan tahu betul pemasukan atau pengeluaran bisnis anda sehingga memudahkan anda dalam mengecek arus kas dalam bisnis anda.  

4. Menyediakan Dana Khusus Untuk Membayar Angsuran

Cara mengelola pinjaman bank lainnya adalah menyediakan dana khusus untuk membayar angsuran setiap bulan yang sudah anda sepakati. Dana khusus ini harus anda siapkan setiap bulannya sehingga tagihan dapat langsung anda bayar jika tanggal temponya telah tiba. Hal yang perlu anda perhatikan adalah anda tidak boleh mengganggu dana khusus ini untuk kebutuhan apapun. Dengan demikian, pembayaran tagihan anda akan tepat waktu dan tidak terhambat oleh apapun.

5. Mampu Memutar Arus Kas

Sebagai pengusaha tentunya anda harus pandai memutar arus kas dari dana pinjaman yang anda miliki. Cara ini harus anda perhatikan sehingga uang pinjaman dapat anda kelola dengan baik. Pastikan anda mengecek arus kas anda mulai dari pengelolaan hutang, piutang, hingga persediaan dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun. Kalaupun ada kendala, anda harus segera mengatasinya. Hal ini sangat mendukung keberlangsungan bisnis yang sedang anda rintis.

6. Investasi Keuntungan Untuk Pengembangan Bisnis

Keuntungan yang anda dapatkan dari bisnis yang sedang anda jalankan akan lebih baik anda investasikan. Hal ini menjadi cara yang sangat efektif untuk mengelola uang yang telah anda pinjam. Anda dapat menyisihkan keuntungan bisnis untuk berinvestasi dengan jalan membuka cabang bisnis baru, pembelian alat-alat baru, atau meningkatkan kualitas produk bisnis. Selain itu, anda juga dapat meningkatkan usaha yang sedang anda rintis.

7. Jangan Gunakan Untuk Kebutuhan Konsumtif

Hal ini sangat penting anda perhatikan. Banyak pebisnis yang sering melakukan kesalahan tersebut. Banyak orang yang menggunakan dana pinjaman tidak tepat sehingga membuat risiko pinjaman tidak mampu untuk melunasi angsuran kedepannya.

Jangan sampai anda menggunakan uang pinjaman untuk kebutuhan konsumtif. Hal ini menjadi langkah pengelolaan uang pinjaman yang sangat efektif. Anda harus selalu mengingat tujuan awal anda meminjam uang tersebut.

Jika tujuan anda meminjam uang untuk modal usaha atau mengembangkan bisnis, gunakan uang tersebut untuk hal tersebut. jangan gunakan uang untuk kebutuhan konsumtif seperti berbelanja, liburan, atau kebutuhan pribadi yang lain.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu