avatardisplay_general
DISITU
25 Jan 2019

Sejarah dan Perkembangan Asuransi di Indonesia

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201901/190125/Banner/sejarah dan perkembangan asuransi di indonesia.jpg

Dari hari ke hari peminat dari produk asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan asuransi jenis lainnya semakin bertambah banyak. Kini Indonesia menjadi salah satu negara yang memberikan banyak produk dan perusahaan asuransi kepada masyarakatnya. Akan tetapi sebagian besar masyarakat di Indonesia masih belum mengetahui secara pasti bagaimana sejarah asuransi di Indonesia bahkan dari perkembangannya sejak zaman dahulu juga masih belum dipahami secara detail.

Maka dari itu perbandingan antara asuransi di zaman dahulu hingga zaman sekarang ini sudah jelas terlihat berbeda jauh. Sehingga masyarakat memerlukan beberapa informasi penting seputar sejarah singkat mengenai perkembangan asuransi tepatnya di Indonesia.

 

Cikal Bakal Perusahaan Asuransi di Indonesia

Asuransi

Sebenarnya asuransi di Indonesia mengadopsi dari perusahaan asuransi Belanda pada zaman penjajahan bahkan sudah dimulai sejak tahun 1859 dengan adanya asuransi Nederlansche Indische Levensverzekering en Lijfrente Maatschappij atau NILMIJ. Dari situlah berkembang cepat mengenai produk asuransi karya anak bangsa tepatnya oleh tokoh ternama yakni Budi Utomo tepatnya di tahun 19608. beberapa perusahaan asuransi karya anak bangsa sudah banyak bermunculan diantaranya O.L Mij Boemi Poetra di tahun 1912 yang sekarang dikenal sebagai asuransi jiwa Bersama Bumiputera. Kemudian asuransi V. Indonesia, De Bataviasche Onderlinge Levensverzekerings Maatschappij, hingga De Onderlinge Levensverzekerings Maatschappij Djawa.

 

Perusahaan asuransi tersebut menjadi tolak ukur dari perkembangan asuransi di Indonesia dimana dibuat oleh masyarakat bahkan secara gotong royong dan tolong menolong antar anak bangsa. Oleh sebab itu pada zaman dahulu perusahaan asuransi tersebut dibuat dalam wujud onderling ataupun perusahaan bersama.

 

Asuransi Setelah Kemerdekaan

Asuransi

Kondisi Indonesia setelah merdeka sudah jelas semakin kondusif meskipun masih ada beberapa pergolakan. Namun dari perusahaan asuransi setelah merdeka dilakukan proses nasionalisasi sehingga ada beberapa perusahaan digabungkan dan didirikan. Beberapa perusahaan seperti PT Asuransi JIwasraya menjadi produk nasionalisasi, kemudian masih ada PT Umum Internasional Underwriter, dan PT Asuransi Bendasraya hingga PT Asuransi Jasa Indonesia yang banyak memberikan manfaat lebih baik dan luas kepada masyarakat pada zaman tersebut.

 

Beberapa perusahaan asuransi baru terus bermunculan dimana produk yang diberikan pada zaman dahulu jelas berbeda dari masa modern seperti sekarang ini. Era kemerdekaan menjadi salah satu proses pembentukan banyak perusahaan asuransi baru yang sebenarnya mampu menghadirkan solusi lebih tepat kepada masyarakat akan kesehatan dan proteksi lainnya. Adapun beberapa produk asuransi di era pasca kemerdekaan yang sampai sekarang masih sering kita dengar diantaranya, Perum Taspen, Perum Asabri, Jamsostek, dan Asuransi Jasa Raharja.

 

Baca juga: Cara Terbaik Untuk Mendapatkan Kredit Tanpa Agunan Online

 

Asuransi di Era Modern di Indonesia

Asuransi

Setelah memasuki era modern maka perusahaan asuransi baru terus bermunculan dengan menghadirkan banyak produk terbaru. Beberapa produk sejarah asuransi di Indonesia yang sekarang bisa Anda amati diantaranya Asuransi Sinarmas, Asuransi Axa Mandiri, Allianz, AIA Financial, hingga Prudential. Jadi dalam asuransi di era modern seperti sekarang siapa saja harus mampu melihat segala macam potensi menguntungkan yang sekarang ini bisa diperlihatkan dengan menawarkan produk investasi terbaik hingga menjadi satu bukti seputar perkembangan asuransi di Indonesia.

 

Ketika perusahaan asuransi di Indonesia mendapat sorotan publik mengenai pelayanan hingga proses klaim yang semakin mudah. Maka semua aksesnya akan terus berkembang cepat. Kini perkembangan asuransi di Indonesia masih terus diawasi oleh OJK sehingga siapa saja yang masuk sebagai nasabah sebaiknya mencermati secara detail seperti apa bentuk pelayanan paling menguntungkan nasabah sampai akhirnya Anda mengetahui bagaimana pelayanannya.