avatardisplay_general
DISITU
05 Mar 2019

Supaya Aman, Kredit Mobil Baru Harus Lapor Pajak

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201903/190305/Banner/2 Walaupun pembeliannya melalui cicilan tiap bulannya tapi tanggungjawab yang harus dijalankan paling penting yaitu kredit mobil baru harus lapor pajak.jpg

Mobil sudah menjadi kebutuhan penting bagi banyak orang. Di setiap jalan, kendaraan roda empat ini selalu memadati seluruh area. Dengan perkembangan jaman yang semakin modern, orang-orang berbondong-bondong untuk memilikinya. Agar bisa menyesuaikan dengan perubahan lingkungan yang ada. Walaupun pembeliannya melalui cicilan berangsur-angsur tiap bulannya. Tapi tanggung jawab yang harus dijalankan paling penting yaitu kredit mobil baru harus lapor pajak. Karena demi keamanan secara legal tercatat dan diakui negara.

Di Indonesia ada ketentuan yang mewajibkan pemilik kendaraan bermotor untuk membayar pajak. Pembayaran ini bisa langsung dilakukan dengan cara mendatangi samsat. Tapi resikonya harus ikut antrian yang bisa berjam-jam. Untuk lebih memudahkan bisa melalui online karena sekarang ini sudah tersedia. Setelah itu harus melakukan lapor pajak ke Kantor Pelayanan Pajak. Dan ini pun berlaku untuk mobil baru yang masih dalam cicilan pembayaran.

Berikut alasan kenapa kredit mobil baru harus lapor pajak :

  • Memperlihatkan biaya pendapatan dan pengeluaran

Kredit-Mobil-Baru

Ketika akan melaporkan pajak kendaraan, akan terlihat nominal dari pendapatan yang dimiliki. Kemudian dibandingkan dengan pengeluaran sehari-hari. Nanti akan terlihat seberapa besar perbandingan dari keduanya. Jika ternyata pendapatan lebih besar tentu sangat masuk akal untuk bisa mencicil mobil.

Berbeda lagi jika ternyata pendapatan malan lebih sedikit. Jadi akan dipertanyakan asal usul uang untuk membayar barang mewah ini. Karena untuk kendaraan jenis mobil tidaklah didapatkan dengan harga murah. Sehingga butuh pemasukan yang besar untuk bisa menyeimbangkan pembelian tersebut. Ini menandakan jika mengambil kredit mobil baru harus lapor pajak.

  • Sebagai pembeda antara harta dengan hutang

Kredit-Mobil-Baru

Kemudian laporan pajak juga memperlihatkan berapa banyak harta yang dimiliki. Harta tersebut menjadi penentu banyaknya pajak yang harus dikeluarkan. Kemudian akan dicatat pula mengenai hutang kendaraan. Nanti bisa dituliskan jika kendaraan masih dalam proses kredit. Dan ini tercatat secara resmi sebagai pemilik kendaraan.

Dengan dicatatnya pembelian secara kredit maka terlihat jika pendapatan masih bisa menutupi biayanya. Sehingga terbilang wajar jika memiliki mobil mewah dengan harga yang tinggi. Semua bisa dilunasi karena memiliki penghasilan tetap. Itulah mengapa harta dan hutang pun harus dilaporkan sebagai wajib pajak.

  • Tercatat dalam SPT tahunan

Kredit-Mobil-Baru

Dan pastinya semua laporan pajak akan tertulis dalam SPT tahunan. Ini sebagai dokumen penting yang menjelaskan identitas diri mengenai pembayaran pajak. Akan terlihat status pekerjaan dengan jelas. Kemudian tercantum harta dan hutang yang dimiliki. Ini menjadi catatan penting bagi pengurus pajak. Jika ada keganjilan dari SPT ini bisa diketahui dengan cepat. Jadi jangan sampai salah mengisi data yang diperintahkan.

Seseorang yang mengambil kredit mobil baru harus lapor pajak memang menjadi kewajiban yang wajib ditaati. Ini menjadi salah satu bukti warga negara yang baik dan untuk membantu menumbuhkan perekonomian daerah. Dari dokumen SPT inilah menjadi catatan bahwa pajak selalu diutamakan.

Jadi walaupun mobil belum lunas, tetap pajak menjadi kepentingan utama. Sebagai tanda legalnya harta yang dimiliki. Dan bukti jika barang mewah ini memang milik pribadi. Juga menunjukan kemampuan dalam mengelola pengeluaran dari pendapatan yang ada. Beberapa alasan diatas sudah jelas menandakan bahwa Anda yang kredit mobil baru harus lapor pajak. Berkendara pun menjadi nyaman dan aman.

Baca Juga : Pajak Progresif Mobil, Ini Penjelasan Lengkapnya!