avatardisplay_general
DISITU
10 Apr 2018

Ulasan Lengkap Mengenai Deposito dan Cara Kerjanya

https://disituapi.azureedge.net/artikel/652 Ulasan Lengkap Mengenai Deposito dan Cara Kerjanya.jpg

Pertanyaan mengenai pengertian deposito sering timbul ketika seseorang menanyakan mengenai bentuk sertifikat dan bagaimana mencairkan depositonya. Selain pengertian deposito, cara kerja juga sering dipertanyakan. Bentuk sertifikat sering dikenal juga sebagai produk bank/produk tabungan berjangka yang memiliki sifat yang hampir sama dengan produk simpanan/produk tabungan lainnya, tetapi dengan suku bunganya lebih tinggi dan mengambil uang/penarikannya hanya bisa dilakukan setelah jangka waktu tertentu. Salah satu pengertian deposito adalah sebuah produk simpanan sejenis investasi sederhana dari bank yang menjanjikan suku bunga tetap dengan memiliki jangka waktu tertentu dan dikenai pajak. Sebagai ganti dari tingkat bunga yang tinggi, dengan memiliki jangka waktu tersebut pemilik produk simpanan sepakat untuk tidak mencairkan depositonya atau mengambil uang yang didepositokan dan menyetujui kesepakatan untuk dikenai pajak yang tertera pada bentuk sertifikat.

Wirausaha-Sukses

Sumber Gambar: (manfaat) 

Berdasarkan pengertian produk simpanan deposito tersebut, dapat dikatakan bahwa produk tidak hanya dapat disimpan dalam bentuk rupiah. Produk simpanan berjangka/tabungan berjangka ini adalah valas (Valuta Asing) atau dikenal dengan nama deposito valas. Bank memiliki jangka waktu yang ditawarkan dengan bervariasi, dari mulai 1, 3, 5, 12, atau 24 bulan.  Masing-masing bank menawarkan suku bunga yang kompetitif. Setelah jangka waktu itu, nasabah bisa mencairkan depositonya.

Dalam , bunga dibayarkan hanya pada akhir periode investasi. Berbeda dengan rekening pada produk tabungan biasa, di mana bunganya dihitung tiap hari dan biasanya dibayarkan pada Anda tiap akhir bulan seperti Anda melakukan cicilan untuk membeli suatu barang. Karena memiliki jangka waktu dan suku bunga yang tetap itulah, Anda bisa dengan mudah menghitung jumlah bunga yang akan Anda terima pada akhir periode investasi deposito atau pada saat Anda ingin mengambil uang Anda.

Bagaimana Cara Kerja Deposito?

Hal lain yang harus Anda ketahui tentang deposito adalah cara kerja simpanan berjangka deposito. Karakteristik paling lazim dalam deposito adalah uang memiliki syarat yaitu penarikannya hanya bisa dilakukan setelah jangka waktu tertentu. Ketika Anda berinvestasi dalam simpanan berjangka, Anda biasanya memiliki pilihan tenor atau memiliki jangka waktu seperti pada saat Anda meminjam ke bank untuk membeli rumah/kendaraan, misalnya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, dan 2 tahun. Anda harus memilih salah satu jangka waktu yang sudah ditetapkan oleh bank. Setiap bank juga memiliki berbagai suku bunga dengan setoran minimal yang harus disetor oleh nasabah. Memiliki jangka waktu berarti juga memiliki suku bunga yang telah ditentukan. Bank biasanya mencantumkan suku bunga deposito mereka dalam tabel yang mirip tabel berikut:

Wirausaha-Sukses

Artinya, kalau Anda memilih berinvestasi dalam deposito tabungan berjangka 3 bulan sama dengan Anda melakukan cicilan selama 3 bulan untuk membeli suatu barang, Anda akan memperoleh suku bunga 3,05% per tahun pada saat jatuh temponya simpanan(akhir bulan ke-3). dan penarikannya hanya bisa dilakukan setelah 3 bulan tersebut. Untuk membeli produk simpanan berjangka, Anda bisa mempelajari cara menghitung bunga deposito.

Cara Menghitung Bunga Deposito

Dengan mengetahui cara menghitung bunga deposito, Anda dapat mengetahui keuntungan Anda selama menyimpan deposito. Bunga yang diberikan oleh deposito memang lebih tinggi dibandingkan tabungan. Pada deposito, waktu Anda mengendapkan uang memiliki jangka waktu tertentu, misalnya 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan, dan setiap periode waktu tersebut memiliki suku bunga deposito yang berbeda.

Misalnya Anda mengambil deposito 3 bulan dengan suku bunga deposito 3,05 % dan setoran minmal Rp 10 juta, maka cara menghitung bunga deposito tersebut adalah:

Bunga: (S x i x t) / 365

S: Saldo

i: Bunga

t: jumlah hari (karena Anda mengambil periode 3 bulan, berarti jumlah harinya adalah 91 atau 92)

Bunga: (Rp 10 juta x 3,05% x 91) / 365 = Rp 76.041

Dikenai pajak sebesar 20% x Rp 124.657 = Rp 15.208

Maka, keuntungan yang Anda peroleh setelah menyimpan simpanan berjangka deposito selama 3 bulan adalah Rp 60.833 (ditambahkan ke setoran minimal yang ditawarkan oleh bank). Kemudian nasabah bisa mencairkan depositonya disertai dengan keuntungan yang didapatkan.

 

Frekuensi Pembayaran Bunga

Lazimnya, bunga deposito Anda akan dikenai pajak dan dibayarkan pada jatuh temponya simpanan(akhir jangka waktu yang disepakati) untuk deposito tabungan berjangka pendek, atau bunga dibayarkan tiap tahun untuk membeli deposito tabungan berjangka panjang. Beberapa pilihan pembayaran tabungan berjangka/simpanan berjangka deposito lainnya:

Pembayaran tahunan, di mana bunga dibayarkan tiap akhir tahun

Pembayaran per semester, di mana bunga dibayarkan tiap 6 bulan

Pembayaran per kuartal, di mana bunga dibayarkan tiap 4 bulan

Pembayaran bulanan, di mana bunga dibayarkan tiap akhir bulan

Pembayaran dwi mingguan, di mana bunga dibayarkan tiap 2 minggu

Pembayaran mingguan, di mana bunga dibayarkan tiap akhir minggu

Jatuh temponya pembayaran, di mana bunga dibayarkan saat jatuh temponya deposit

Keuntungan Deposito

1. Bunga tetap dan lebih besar

Deposito pada umumnya bunganya lebih tinggi daripada bunga tahunan tabungan biasa. Sehingga jika Anda ditanyakan lagi perihal apa deposito itu, bisa menjelaskan bahwa suatu produk bank yang bunganya lebih tinggi dari tabungan. Bunga deposito berkisar antara 3 persen hingga 7 persen. Dengan suku bunga yang besar dan tetap, Anda dapat mendapatkan keuntungan hanya dari bunga yang diberikan. Namun, Anda tetap harus berhati-hati. Jangan sampai suku bunga yang didapat bunganya lebih tinggi dari suku bunga penjaminan yang ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sebab, jika bunganya lebih tinggi dari batas yang ditetapkan, bisa jadi deposito Anda tidak terlindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) lagi. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga berhak untuk memberikan sanksi bila terdapat kecurangan dalam proses penyimpanan.

2. Bebas administrasi bulanan

Uang yang Anda keluarkan hanyalah setoran minimal yang diminta oleh institusi. Untuk itu, keunggulan deposito lainnya dibandingkan dengan produk bank/produk tabungan pada umumnya adalah bebas biaya administrasi bulanan. Meskipun penarikannya hanya bisa dilakukan hingga masa jatuh temponya simpanan, uang utama Anda di deposito tidak akan berkurang. Akan tetapi, bunga yang didapat dari deposito akan dikenai pajak.

3. Aman

Meletakkan uang di deposito sangat aman hingga jatuh temponya simpanan Anda. Inilah mengapa deposito sering jadi unggulan dalam produk bank/produk tabungan untuk berinvestasi. Dikatakan aman karena setoran minimal Anda terlindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jumlah tabungan maksimal yang terjamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) adalah Rp 2 miliar. Karena itu, pastikan dana Anda selalu di bawah Rp 2 miliar dalam satu deposito. Bukti dari deposito tetapi harus disimpan yang memiliki bentuk sertifikat sehingga Anda dapat mengambil uang Anda. Di samping itu, keuntungan produk bank ini juga tidak bergantung pada pergerakan pasar maupun kondisi keuangan Indonesia. Nasabah dapat mencairkan depositonya dengan aman tanpa harus kehilangan uang.

4. Jaminan kredit

Deposito yang Anda dimiliki di sebuah bank selain berguna untuk menyimpan uang Anda, juga berguna sebagai jaminan kredit. Jadi, jika Anda berniat untuk mengajukan kredit ke bank, deposito Anda yang memiliki bentuk sertifikat dapat dijadikan sebagai jaminan kredit. Diperlukan pengawasan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) agar jaminan kredit Anda memiliki tingkat orisinalitas yang tinggi.

5. Syarat mudah

Untuk dapat membuka sebuah deposito pun cukup mudah persyaratannya. Anda cukup memiliki rekening bank, kartu identitas diri, dan sebuah meterai saat membuka maupun menarik deposito, serta uang yang mencukupi setoran minimal bank tersebut. Anda juga harus memilih deposito yang dilindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) agar simpanan Anda aman.

Tetapkan Arah Untuk Mengambil Deposito

Selanjutnya, menentukan arah dan tujuan berdeposito merupakan langkah yang menentukan plus minusnya anda memilih deposito dan kapan nasabah ingin mencairkan depositonya. Tadi sudah disinggung mengenai jangka waktu yang seharusnya dipilih sebagai salah satu langkah untuk menetapkan tujuan Anda memilih deposito. Jika memang investasi dan jaminan kredit adalah tujuan utamanya maka ada beberapa hal yang patut diperhatikan. Selain memilih jangka waktu, tentukan jenis depositonya.

Jenis depositonya yang pertama adalah tabungan berjangka, dan ini sangat sesuai untuk Anda yang tidak ingin terjebak dalam suku bunga yang rendah. Jenis depositonya yang kedua adalah deposito on call. Ini sangat cocok bagi Anda yang mempunyai kekhawatiran bila sewaktu-waktu membutuhkan dana tersebut secara tiba-tiba dibandingkan dengan jenis depositonya yang penarikannya hanya bisa dilakukan setelah jangka waktu terentu. Deposito on call adalah deposito taungan berjangka yang hanya dapat ditarik dengan pemberitahuan sebelumnya. Deposito yang jenis depositonya deposito on call memiliki jangka waktu yang cukup singkat. Kebanyakan masyakarat mencari deposito on call dikarenakan bank bersaing akan untuk mempertahankan suku bunga yang kompetitif. Selain itu keuntungan dan kerugian dari jenis depositonya deposito on call adalah dibagi sesuai dengan kesepakatan dimuka. Setelah itu tinggal bandingkan suku bunga antar bank. Untuk lebih mudahnya sekarang ada banyak fasilitas online yang menyediakan hal seperti jaminan kredit dengan jenis depositonya yang seperti ini.

Setelah Anda menemukan bank untuk dipilih. Ada baiknya jika Anda mempunyai dana yang besar, pisahkan dana tersebut ke dalam beberapa produk deposito biasa maupun deposito on call dengan jangka waktu yang berbeda-beda agar Anda dapat mengambil uang dengan aman.

Untuk Anda yang masih bingung memilih bank mana yang harus dipilih, salah satu hal pokok yang harus diperhatikan adalah reputasi bank itu sendiri. Satu hal lagi, yang perlu diingat adalah kebijakan dari LPS yang tidak menjamin simpanan di bank yang memberikan tingkat suku bunga yang ditetapkan oleh LPS. Oleh karena itu, Anda patut untuk waspada jika ada salah satu bank yang menawarkan tingkat suku bunga yang tinggi. Tanyakan berbagai detail seperti apakah harus membuka rekening atau tidak. Karena hal ini akan sangat krusial ketika suatu saat mengalami masalah yang tidak terduga terkait deposito yang kita miliki.

Wirausaha-Sukses