DISITU
08 Jun 2018

5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Gadai BPKB Mobil Langsung Cair

 Layanan Pengganti BI Checking SLIK OJK Gini Cara Mudah Menggunakannya.jpg

Anda tidak salah jika ingin menerima pinjaman pada lembaga keuangan yang menawarkan dana bisa cair dalam satu hari. Karena memang prosesnya tidak membutuhkan waktu berhari-hari. Dana yang cair juga bisa Anda segera gunakan untuk keperluan mendesak Anda. Berbeda dengan bank yang memiliki tingkat prosedur yang rumit. Bahkan bisa memakan waktu hampir seminggu mulai dari proses pengajuan hingga pencairan dana. Apabila Anda memiliki kebutuhan mendesak seperti biaya pengobatan pastinya Anda tidak akan sabar. Dengan hadirnya jasa yang menerima gadai BPKB mobil langsung cair merupakan suatu kemudahan bagi Anda. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan melakukannya.

1. Kredibilitas Pemberi Pinjaman

Anda memang patut memikirkan mengenai tingkat kepercayaan terhadap institusi pemberi pinjaman. Mungkin jika Anda meminjam uang dari hasil gadai BPKB mobil langsung cair harus diteliti dengan benar. Karena sebaiknya perjanjian yang dilakukan oleh kedua pihak dengan cara terang-terangan. Karena penanda tanganan kesediaan harus dilakukan oleh kedua belah pihak. Perjanjian juga sebaiknya dilakukan di rumah peminjam atau lokasi pemberi pinjaman.

2.Perjanjian Utang         

Perjanjian gadai BPKB mobil langsung cair sebaiknya dilakukan sama dengan hal yang sebelumnya. Yaitu bertempat di rumah peminjam atau di lokasi pemberi pinjaman. Karena hal ini saling sangkut paut antar kedua belah pihak. Jangan sampai ada salah satu pihak yang merasa dirugikan. Karena pinjaman ini tujuannya saling membantu bukan saling menipu. Sehingga pihak peminjam juga harus secara terbuka memberikan kepastian pelunasan utang. Dan pihak yang memberi pinjaman juga secara terbuka mengutarakan dana yang cair dan cicilan nya.

3. Besaran Dana Yang Cair

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memang memiliki peraturan bahwa pemberi pinjaman dari hasil gadai sepatutnya memberikan kisaran dan 70 persen dari harga jual. Harga jual disini yaitu harga pasaran barang yang di gadaikan. Namun berbeda dengan pencairan dana langsung cair. Biasanya sebuah barang akan dihargai sebesar 50 persen saja. Tentu dana yang diterima peminjam tidak sebesar dana yang ditawarkan oleh pihak bank misalnya. Hal ini merupakan kerugian dari meminjam uang pada lembaga yang memberi pinjaman langsung cair. Namun memang jika Anda memiliki keperluan yang sangat mendesak ada baiknya menggunakan jasa ini. Karena proses yang dibutuhkan tidak lama.

4. Suku Bunga

Hal ini memang harus diperhatikan benar-benar. Karena penyedia pinjaman gadai yang tidak resmi sama saja dengan lintah darat. Memang mereka menawarkan pinjaman dan yang cepat namun bunga yang diterapkan biasanya membuat sekarat. Karena bunga pinjamannya sangat tinggi jika di bandingkan dengan bunga bank.

5. Kehilangan Agunan

Kehilangan agunan Merupakan salah satu resiko yang diterima bila peminjam tidak bisa membayar cicilan per bulannya. Dengan bunga yang diterapkan terlalu tinggi justru akan memberatkan peminjam untuk membayar cicilan. Karena uang hasil meminjam tersebut todak sebanding dengan cicilan yang Anda bayarkan. Karena nilai gadai yang diberikan lebih sedikit daripada umumnya. Selain itu lembaga yang menawarkan dana langsung cair tidak memiliki manajemen tempat penyimpanan dokumen yang aman. Selain itu barang yang di gadaikan juga tidak diasuransikan. Jadi lembaga keuangan ini tidak bisa dituntut karena memang prosedur nya demikian dan tentunya akan dijelaskan ketika melakukan perjanjian. Jika Anda setuju berarti apapun resiko yang akan terjadi setelah Anda meminjam harus Anda jalani. Termasuk hilangnya mobil yang digadaikan. Lembaga yang bersifat tidak resmi bisa saja hilang begitu saja. Karena memang tidak memiliki dokumentasi yang baik. Dan jangan sampai Anda menjadi korban penipuan ini.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu