avatardisplay_general
DISITU
31 Jul 2018

Dapatkan Pinjaman Tunai Dengan Agunan Sertifikat Rumah

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1807/180731/5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Pinjaman Tunai Dengan Agunan Sertifikat Rumah.jpg

Melakukan pinjaman uang di Bank Konvensional dengan jaminan sertifikat rumah atau tanah bisa dilakukan berbagai jenis pinjaman. Asalkan memenuhi ketentuan dan syarat. Misalkan Anda ingin mengajukan pinjaman di bank, Anda bisa melampirkan jaminan sertifikat rumah sebagai tambahan nominal uang yang akan cair. Namun calon kreditur harus tetap sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh setiap bank. Calon kreditur tanpa slip gaji dan legalitas tetap bisa mengajukan pinjaman tunai dengan agunan sertifikat rumah. Berikut hal-hal yang harus Anda ketahui sebelum melakukan pinjaman dengan gadai sertifikat.

1. Persyaratan Gadai Sertifikat Rumah Di Bank Konvensional

Tidak berbeda jauh berbeda enggan melakukan pinjaman-pinjaman lainnya. Pastikan terlebih dahulu bahwa sertifikat yang akan digadaikan merupakan hak milik sendiri. Tidak terjadi sengketa maupun masalah dengan sertifikat yang Anda miliki. Adapun syarat sebelum melakukan pinjaman tunai di bank dengan gadai sertifikat rumah. Secara umum persyaratannya yaitu menyerahkan foto kopi KTP suami ataupun istri bagi yang sudah menikah, buku nikah suami atau istri, foto kopi KK, pas foto suami dan istri ukuran 4x6 masing-masing 2 lembar. Tidak hanya itu masih ada syarat lainnya yang biasanya diterapkan yaitu menyerahkan surat keterangan usaha dari kelurahan, dan tentunya sertifikat rumah asli dan salinan. Ada beberapa catatan yaitu jika sertifikat rumah milik orang lain yang dijaminkan, maka Anda harus melampirkan foto kopi KTP pemilik sertifikat tersebut. Dan jika terdapat kesalahan cetak dalam sertifikat  Anda bisa meminta surat keterangan beda nama dari kelurahan.

2. Bunga Yang Ditetapkan Bank Dari Pinjaman Tunai Gadai Sertifikat Rumah

Bunga yang ditetapkan tergolong kecil untuk pinjaman tunai dengan agunan sertifikat rumah.Pada umumnya yaitu 9-12 persen untuk satu tahun. Berkisar 10-14 persen untuk jangka waktu kredit 2 tahun. Dan yang terakhir yaitu bunga berkisar 15 persen untuk waktu pinjaman 3 tahun. Semakin lama jangka waktu pinjaman maka akan semakin besar juga bunga yang diterima. Untuk menghindari bunga yang terlalu tinggi, disarankan untuk melakukan pinjaman dengan waktu yang tidak lama. Serta menyesuaikan kemampuan financial Anda untuk mengembalikan pinjaman lewat angsuran per bulan.

3. Nominal Pinjaman Dana Yang Diterima Dari Hasil Gadai Sertifikat

Dana yang dapat dicairkan oleh Bank konvensional dengan agunan sertifikat rumah yaitu sebesar harga rumah sendiri. Semakin besar nilai jual sertifikat rumah maka semakin besar pula dana yang dapat diterima. Presentase pinjaman maksimal yang dapat diberikan oleh Bank konvensional yaitu sekitar 70-80 persen dari agunan. Jika nilai jaminan sertifikat rumah Anda dianggap memiliki nilai Rp 300.000.000, maka pihak bank akan mencairkan dana maksimal Rp 260.000.000.

4. Prosedur Pengajuan

Setelah Anda sudah melengkapi semua persyaratan pinjaman tunai dengan agunan sertifikat rumah. Maka kunjungilah kantor cabang Bank BRI sesuai domisili. Kemudian mengajukan pinjaman ke bagian Customer Service agar dilakukan proses pendaftaran. Pihak bank akan memberikan formulir untuk diisi, kemudian isilah dan serahkan formulir beserta seluruh persyaratan. Pihak bank akan menerima pengajuan namun sebelumnya harus dilakukan survey ke rumah terlebih dahulu. Proses persetujuan pengajuan pinjaman diproses kurang lebih sekitar 3-7 jam. Jika pihak bank sudah menyetujui maka pihak bank akan menghubungi Anda. Dan biasanya akan diberi informasi untuk membawa materai 6000 sebanyak 6 lembar untuk proses perjanjian. Dan terakhir dana akan cair setelah beberapa jam proses penandatanganan.

5. Resiko Pinjaman Dengan Jaminan

Pihak bank akan mengambil aset yang dijaminkan apabila Anda tidak membayar angsuran. Hal ini merupakan resiko yang sangat besar untuk Anda . Maka butuh dipikirkan secara matang-matang sebelum mengajukan pinjaman di bank konvensional. Jika Anda takut terhadap resiko ini Anda dapat mengajukan KTA Syariah yang tidak dikenakan bunga.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu