avatardisplay_general
DISITU
12 Jul 2018

Gadai Mobil Pegadaian Syariah Sebagai Solusi Dana

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1807/180712/5 Keunggulan Gadai Mobil Pegadaian Syariah Sebagai Solusi Dana Cepat Sesuai Syariah.jpg

Kebutuhan dana semakin hari semakin meningkat, terkadang walau pun sudah direncanakan tetap saja tidak tercukupi. Sehingga Anda kadang membutuhkan dana cepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Disaat tabungan tidak lagi mencukupi, dan yang Anda miliki hanya aset bergerak (mobil) yang penjualannya pasti memakan waktu, pegadaian lah solusinya. Namun masih ada rasa takut akan hukum gadai di mata agama? Gadai mobil pegadaian Syariah ada untuk mengatasi masalah Anda. Pembiayaan RAHN (gadai Syariah) dari pegadaian Syariah adalah solusi dana cepat yang sesuai Syariah. Persyaratan mengajukan RAHN hampir sama dengan KCA (kredit cepat aman), dengan membawa identitas asli, BPKB dan STNK Asli. Tapi RAHN memiliki beberapa keunggulan yang bisa Anda rasakan, simak ulasan berikut :

5 Keunggulan Gadai Mobil Pegadaian Syariah Dengan Layanan RAHN

RAHN merupakan salah satu produk layanan pegadaian yang berbasis Syariah, yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi kebutuhan dana cepat Anda. Sebagai produk layanan pegadaian berbasis Syariah, RAHN mempunyai beberapa keunggulan yang bisa Anda rasakan, seperti :

1. Layanan RAHN Tersedia Di Outlet Pegadaian Syariah Seluruh Indonesia

Anda yang membutuhkan layanan gadai berbasis Syariah RAHN bisa mengajukannya di outlet Pegadaian Syariah yang ada di seluruh Indonesia. Terdapat kurang lebih 600 outlet Pegadaian Syariah di Indonesia yang tersebar hingga tingkat kecamatan, hal ini akan memudahkan nasabah mendapatkan layanan RAHN. Jadi untuk Anda yang membutuhkan dana cepat dan sesuai Syariah, Anda tidak perlu khawatir lagi, ada RAHN sebagai solusinya.

2. Prosedur Pengajuannya Sangat Mudah Dan Cepat

Setiap produk layanan pegadaian memiliki prosedur yang harus dilewati, dan prosedur gadai RAHN ini sangat mudah pengajuannya. Anda hanya perlu datang ke outlet pegadaian dengan membawa identitas diri yang asli, BPKB dan STNK asli serta mobil yang akan digadaikan. Setelah itu petugas penaksir akan melakukan taksiran dan menentukan taksiran atas jaminan Anda. Kemudian petugas akan membuatkan Anda surat bukti RAHN, yang harus Anda tanda tangani. Setelah Surat Bukti RAHN ditandatangani, maka kasir akan memberikan Mahrun Bih (pinjaman dana) kepada Anda secara tunai. Dan proses tersebut hanya berlangsung selama 15 menit saja, adalah waktu yang sangat cepat untuk mendapatkan sebuah pinjaman.

3. Barang Jaminan Tersimpan Aman

Barang jaminan Anda akan disimpan aman di pegadaian, karena mereka sudah memiliki prosedur penyimpanan barang jaminan. Untuk barang jaminan ini biasanya sudah diikutkan asuransi untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga Anda tidak perlu khawatir meninggalkan barang Anda di pegadaian. Selain barang jaminan, data diri Anda juga disimpan dengan aman dalam arsip pegadaian, tidak akan terjadi kebocoran data.

4. Jangka Waktu Pinjaman Fleksibel

Jangka waktu pinjaman sangat fleksibel, pinjaman berjangka waktu 4 bulan namun dapat diperpanjang berkali-kali. Jika Anda belum bisa mengembalikan pinjaman Anda, Anda bisa memperpanjang jangka waktu pinjaman dengan membayar Ijaroh. Ijaroh pinjam yang berkisar dari 5% APR minimum hingga 7% dari APR maksimum per-tahun. Selain diperpanjang, juga bisa diperpendek jika nada sudah mampu mengembalikan pinjaman Anda, Anda bisa melunasinya sebelum jatuh tempo, dan hanya membayar mu’nah (biaya pemeliharaan jaminan) selama masa pinjaman saja.

5. Jasa Gadai Berprinsip Syariah

Semua akad gadai dilakukan sesuai dengan hukum Syariah Islam, berdasarkan fatwa MUI yang masih berlaku. Anda meninggalkan Mahrun (jaminan) di pegadaian untuk mendapatkan Mahrun Bih (pinjaman dana) dari pegadaian. Dengan membayar ijaroh yang sudah disepakati kedua belah pihak, dan juga mu’nah untuk memelihara barang jaminan Anda. Semua akadnya menguntungkan kedua belah pihak, dan dilakukan sesuai Syariah.

Jadi gadai mobil pegadaian Syariah bisa dilakukan dengan membawa BPKB dan STNK asli nya, untuk memastikan kepemilikan kendaraan tersebut.