avatardisplay_general
DISITU
20 Sep 2018

5 Penyakit Berbahaya yang Sering Menyerang Buah Hati

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201809/180920/5 Jenis Penyakit Berbahaya yang Sering Menyerang Buah Hati.jpg

Dalam masa pertumbuhan, anak-anak mulai dari bayi sampai usia 12 tahun rentan sekali terserang penyakit. Terlebih bagi anak yang masih memasuki usia balita, rata-rata mereka akan terserang penyakit enam sampai delapan kali dalam setahun. Meskipun sakit merupakan sesuatu yang wajar, beberapa jenis penyakit tetap saja harus diperhatikan Anda para orangtua karena bisa sangat mengancam keselamatan anak.

Tidak seperti orang dewasa, kekebalan tubuh anak kecil bisa dibilang belum terlalu kuat. Karena itulah saat terserang penyakit yang terkesan sepele bagi orang dewasa, bisa saja hal tersebut justru sangat berbahaya dan mematikan bagi anak-anak. Beberapa penyakit anak kecil berikut ini harus Anda waspadai karena sangat berbahaya. Apa saja? Berikut ulasannya:

  1. Diare

Penyakit Berbahaya

Anda yang pernah mengalami diare tentu setuju jika penyakit yang satu ini terbilang menyakitkan dan membuat tubuh terasa lemas. Diare sendiri umumnya terjadi karena infeksi virus, bakteri atau bahkan sebagai akibat dari keracunan makanan. Penyakit ini akan menyebabkan dehidrasi sehingga penting bagi para orangtua untuk memperhatikan asupan cairan anak. Jika anak mulai menunjukan gejala mulut kering, mata cekung dan jarang buang air kecil, sebaiknya segera bawa ke pusat kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan tepat. Sebaiknya jangan memberikan obat diare sembarangan tanpa persetujuan dokter. Sebagai gantinya Anda dapat meredakan diare dengan memberikan oralit.

  1. Difteri

Penyakit Berbahaya

Penyakit anak kecil yang satu ini memang tengah banyak diperbincangkan karena menjadi wabah mematikan di beberapa belahan dunia. Difteri sendiri disebabkan oleh infeksi bakteri Corynebacterium diphtheriae yang akan menyerang selaput pada hidung serta tenggorokan. Namun pada kebanyakan kasus difteri juga akan mempengaruhi kulit. Pada anak-anak sendiri gejala yang umum ditunjukan adalah sakit tenggorokan disertai suara serak, timbul selaput berwarna keabuan pada tenggorokan dan amandel, pilek yang disertai dengan darah, timbul luka pada tubuh dan demam yang menggigil. Jika Anda melihat gejala tersebut pada anak, sebaiknya segera bawa ke dokter agar dapat segera diselamatkan.

  1. Infeksi Selaput Otak (Meningitis)

Penyakit Berbahaya

Penyakit yang menyerang meninges atau selaput pelindung pada otak dan tulang belakang ini menjadi penyakit anak kecil selanjutnya yang harus diwaspadai. Disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri, meningitis telah dikenal sebagai penyakit mematikan yang harus segera ditangani. Penyakit ini memiliki gejala umum antara lain seperti demam disertai ruam, muntah, kejang, sakit kepala, leher kaku, serta membuat pasien mudah marah dan rewel.

  1. Campak

Penyakit Berbahaya

Campak merupakan penyakit akibat infeksi virus yang akan menyerang bagian selaput pada hidung dan tenggorokan. Meskipun penyakit ini terkesan umum terjadi pada anak, namun tetap tidak bisa disepelekan. Selain menimbulkan bintik-bintik merah pada tubuh seperti ruam, penyakit ini juga bisa menimbulkan penyakit lain yang jauh lebih berbahaya seperti infeksi pada telinga, encephalitis (pembengkakan otak), dan bahkan pneumonia atau infeksi pada asluran paru-paru.

  1. Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA)

Penyakit Berbahaya

Jenis penyakit yang akrab disebut ISPA ini memang menjadi penyakit yang menakutkan bagi orangtua dengan anak kecil. ISPA sangat mudah menyerang anak kecil karena adanya kontaminasi dari orang lain atau lingkungan. Jika anak hanya mengalami flu yang sembuh dalam beberapa hari Anda tidak perlu khawatir, namun jika mulai menunjukan gejala lain seperti sesak atau napas terasa berat maka sebaiknya segera bawa ke dokter agar tidak terjadi hal yang lebih buruk lagi.

  1. Tetanus

Penyakit Berbahaya

Dalam masa pertumbuhan anak-anak memang senang mengeksplorasi berbagai benda di sekitarnya. Jika tidak diawasi dengan seksama bukan tidak mungkin jika anak akan terluka akibat benda tajam seperti paku yang mungkin sudah berkarat. Jika sudah begini sebaiknya segera cuci bersih luka dan bawa ke dokter. Tidak boleh disepelekan, tetanus memiliki jumlah kasus sekitar 500.000 tiap tahunnya di seluruh dunia dengan angka kematian di wilayah Asia dan Afrika sebesar 82.000 dan 84.000 jiwa per tahun.