06 June 2018 00:00

5 Tahap Usaha Sendiri Yang Menjanjikan Kesuksesan

DISITU

 Layanan Pengganti BI Checking SLIK OJK Gini Cara Mudah Menggunakannya.jpg

Memperhatikan tentang pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia saat ini sangat penting peranannya. Juga telah banyak memberikan kontribusi dalam meningkatkan perekonomian dan pembangunan negara. Banyak orang yang berusaha menemukan peluang usaha serta ide – ide untuk menjadi pengusaha yang sukses. Dari sekian banyak orang yang berusaha menemukan peluang usaha hanya sedikit yang mampu mewujudkannya. Mengapa mereka gagal mewujudkan impiannya, karena ada beberapa hal yang perlu diketahui diantaranya, bingung menentukan peluang usaha, Tidak ada adalah takut gagal. Pada dasarnya banyak peluang usaha sendiri yang menjanjikan apabila kita mengetahui tahapan – tahapan yang perlu kita kerjakan agar sukses. Berikut kita sampaikan 5 tahapan dalam membangun usaha sendiri yang harus dikerjakan untuk mencapai sukses, yaitu:

1. Menentukan Jenis Usaha

Merintis dan memulai usaha sendiri memang bukan sebuah pekerjaan yang mudah. Banyak hal – hal penting yang harus kita persiapkan secara matang. Mulai dari jenis usahanya, permodalannya sampai bagaimana pemasarannya. Bahkan banyak yang memakai konsultan bisnis. Jenis usaha ini perlu dipikirkan dari awal, sebaiknya yang sesuai dengan minat dan keahlian kita. Kita akan sia – sia menjalankan usaha apabila tidak sesuai dengan minat kita sehingga kita akan setengah hati dalam menjalankan usaha.

2. Melakukan Survey

Setelah kita menentukan jenis usaha yang akan kita jalankan maka sangat penting kita melakukan survey lapangan. Survey ini penting untuk mengetahui peluang usaha kita, seberapa besar usaha kita dapat berhasil. Berikut ada beberapa yang perlu dilakukan survey yaitu:

  • Persaingan Pasar. Ini dilakukan dengan melihat usaha yang sejenis atau kompetitor. Ada berapa pesaing kita, apa ciri khas dan  bagaimana kualitas mereka. Bagaimana pelayanan dan harganya. Dengan begitu kita bisa menentukan strategi untuk bersaing dengannya.

  • Survey Lokasi. Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui dimana lokasi kita akan menjalankan bisnis.

  • Perilaku Konsumen. Penting kita mengetahui perilaku konsumen. Sebaiknya usaha yang kita rintis itu dengan niat konsukuensi yang tinggi, sebaik apapun konsep bisnis kita tetapi tidak ada minat dari konsumen maka bersiaplah untuk gulung tikar.

3. Mempersiapkan Modal

Jika kita merintis usaha dari nol itu artinya bukan berarti modalnya juga nol, tentu saja kita perlu modal untuk memulai awal bisnis dan seberapa besar modal yang diperlukan juga tergantung jenis usaha apa yang akan kita jalankan. Pada dasarnya mau kita usaha dengan modal kecil atau besar yang paling penting adalah perputaran modal. Usahakan sisakan modal sebesar 40%, jangan dihabiskan semua ini sebagai dana cadangan. Jadi nantinya bila usaha kita tidak berjalan kita masih bisa menjalankan kembali dengan dana cadangan tersebut.

4. Menyiapkan Strategi Dagang

Yang tidak kalah penting adalah bagaimana strategi usaha kita. Bagaimana kita akan mendesign produk kita agar berbeda dengan yang lain dan unik. Juga bagaimana kita akan memasarkan produk kita. Pengaturan keuangan dan bagaimana cara kita menjual harus benar – benar kita pikirkan dengan matang. Kita harus mendaftarkan usaha yang kita rintis jangan sampai ada pihak lain yang mengklaim usaha kita. Dengan mendaftarkan usaha tersebut maka akan terasa aman kita dalam berusaha karena sudah ada dalam perlindungan hukum. Jika sewaktu – waktu ada yang mengklaim maka kita tinggal menunjukkan bukti bahwa usaha ini sudah didaftarkan.

5. Mempersiapkan Mental Yang Kuat Dan Evaluasi

Kadang – kadang langkah ini dianggap tidak penting, tetapi justru ini suatu hal yang penting untuk kita terapkan dalam usaha kita. Apalagi kita memulai usaha dari nol, maka mental baja atau mental yang kuat sangat dibutuhkan. Jangan lupa juga kita harus melakukan evaluasi sehingga apa yang kurang, apa yang belum baik bisa kita perbaiki.