DISITU
16 Jun 2018

Analisa Lengkap Modal Bisnis Beras, Penting Kamu ketahui

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1806/180616/Analisa Lengkap Modal Bisnis Beras.jpg

Beras merupakan salah satu barang pokok masyarakat Indonesia. Nasi merupakan makanan utama sehari-hari bagi masyarakat Indonesia. Sehingga peluang usaha grosir beras sangat potensial dan di lirik banyak orang. Hal itu dikarenakan dalam penjualannya grosir beras secara nyata dapat menjual berton-ton beras setiap bulannya. Karena kebutuhan masyarakat Indonesia yang tidak bisa lepas dari beras membuatnya ramai pembeli setiap harinya. Karena baik pagi hingga malam bahan makanan utama orang Indonesia adalah beras. Jadi tidak heran jika kebutuhan sehari-hari akan beras itu banyak. Modal merupakan hal yang pertama dipikirkan setiap ingin berusaha. Tanpa adanya modal, usaha apapun tidak dapat berjalan. Jika ingin membuka usaha selain dibutuhkan niat juga membutuhkan modal utamanya. Berikut rincian modal bisnis beras.

1. Memiliki Stok Beras

                          

Jika ingin membuka usaha grosir beras tentu  Anda harus memiliki stok paling tidak 20 karung beras. Semakin banyak stok beras Anda maka semakin bagus. Umumnya satu karung beras memiliki berat 20 kilogram hingga 50 kilogram. Harga kisaran untuk satu karung beras yaitu Rp 200.000. Untuk harga beras paling murah saat ini yaitu Rp 8.000 per kilogramnya. Jadi untuk stok modal bisnis beras Anda memerlukan paling tidak Rp 4.000.000.

2. Sewa Lokasi

Lokasi sangat menentukan keberhasilan dan tidaknya suatu usaha. Pastikan Anda memilih tempat untuk grosir beras Anda di daerah yang strategis. Strategis di sini maksudnya mudah di jangkau serta mudah dilihat dari berbagai arah. Misalnya saja seperti di pinggir jalan raya yang ramai dengan orang yang berlalu lalang. Bisa juga di dekat perumahan yang padat penduduk pastinya merupakan sasaran empuk penjualan beras. Namun jika ingin menghemat biaya sewa tempat. Anda bisa membuka usaha grosir beras di rumah. Jika rumah Anda termasuk tempat yang strategis sehingga akan menghemat biaya sewa.

3. Membeli Peralatan

Untuk membuka usaha grosir beras memerlukan beberapa peralatan. Peralatan tersebut bertujuan menunjang penjualan beras Anda. Dan juga membantu Anda dalam melayani pembeli. Misalnya saja Anda membutuhkan

  • Meja untuk tempat beras agar mudah dilihat konsumen kisaran harganya Rp 300.000. Tergantung dengan panjang dan lebar meja yang Anda butuhkan

  • Literan beras memiliki bermacam macam ukuran dari setengah kilogram hingga 2 kilogram. Tentu harganya juga berbeda setiap ukurannya untuk kisaran harganya mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 100.000

  • Wadah beras paling tidak Anda memiliki 5 wadah beras untuk mengelompokkan beras sesuai jenisnya. Karena jenis beras berbeda beda dan tentunya harganya juga berbeda-beda. Kisaran harga wadah beras satuan nya Rp 20.000 jika Anda membutuhkan 5 wadah berarti total nya Rp 100.000.

  • Timbangan merupakan suatu alat yang wajib dimiliki bagi setiap pedagang beras. Timbangan juga memiliki harga yang berbeda-beda tergantung kemampuan menimbang nya. Misalnya saja timbangan ukuran 20 kg bisa mencapai Rp 135.000.

4. Membeli Perlengkapan

Untuk perlengkapan bisnis grosir beras membutuhkan meja kerja, nota, kalkulator, dan bolpen. Jika diakumulasikan biaya tersebut bisa mencapai Rp 1.000.000. Karena tanpa perlengkapan tersebut tentu pelanggan akan kurang puas jika tidak mendapat bukti pembayaran dan sebagainya.

5. Biaya Operasional

Anda juga perlu melakukan perkiraan modal bisnis beras yang satu ini. Karena biaya operasional    juga tidak sedikit. Karena meliputi gaji karyawan, listrik, air, dan sebagainya. Untuk gaji karyawan sendiri minimal Rp 600.000 per bulan. Sedangkan untuk biaya listrik dan air bisa mencapai Rp 300.000. Dengan mempertimbangkan biaya operasional ini Anda dapat menentukan berapa jumlah karyawan yang dibutuhkan. Serta berapa maksimal pengeluaran biaya untuk listrik dan air tiap bulannya.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu