15 June 2018 00:00

Begini Tahap Pencairan Dana Jamsostek, Siapkan Prosedurnya!

DISITU

https://images.disitu.com/A/Img/1806/180615/Begini Tahap Pencairan Dana Jamsostek Siapkan Prosedurnya.jpg

Jamsostek merupakan singkatan dari Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Ia merupakan bagian dari program pemerintah yang sejak 2014 lalu resmi berganti nama menjadi BPJS Ketenagakerjaan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan). Perubahan nama tersebut mengacu pada UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS.

Meski berubah nama, tujuan dari BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek tetap sama, bahkan mengalami sejumlah perbaikan. Pada prinsipnya, sistem ini memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu. Sementara proses penyelenggaraannya menggunakan mekanisme asuransi sosial.

Semua orang yang menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan serta memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan sudah pasti akan menerima manfaat baik dari jamsostek, bahkan berhak menerima pencairan dana dengan ketentuan tertentu.

Berikut ini kami sajikan sejumlah ketentuan awal yang harus dipenuhi, jika Anda ingin mencairkan dana Jamsostek:

1. Sudah mengundurkan diri atau keluar dari perusahaan Anda

2. Telah melewati lima tahun masa keanggotaan sebagai peserta Jamsostek.

3. Jika Anda memiliki lebih dari satu kartu jamsostek, sebab Anda beberapa kali berganti pekerjaan, maka seluruh dana dari kartu tersebut bisa dicairkan. Syaratnya usia salah satu kartu sudah lewat dari lima tahun.

Contohnya, jika Anda punya tiga kartu Jamsostek, di mana kartu pertama berusia enam tahun, kartu kedua tiga tahun dan kartu terakhir satu tahun, maka ketiga kartu tersebut dapat dijadikan syarat pencairan dana Jamsostek.

Selanjutnya, terdapat sejumlah syarat administrasi yang harus dibawa ke kantor Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan ketika Anda ingin mencairkan dana. Adapun syarat administrasi yang harus dipenuhi di antaranya:

1. Kartu Jamsostek asli

2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli yang masih berlaku. KTP difotokopi sebanyak dua lembar

3. Kartu Keluarga asli dan fotokopi kartu keluarga sebanyak satu lembar

4. Surat pengalaman kerja dari perusahaan terdahulu atau selama menjadi peserta Jamsostek. Pada surat keterangan pengalaman kerja, Anda harus memastikan bahwa perusahaan tempat Anda bekerja dulu terdaftar di Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan. Cantumkan pula secara detail tanggal masuk dan keluarnya Anda dari perusahaan. 

5. Fotokopi buku rekening bank sebanyak satu lembar jika pencairan dana Jamsostek akan ditransfer via rekening bank.

6. Mendatangi Kantor BPJS Ketenagakerjaan atau Jamsostek

7. Mengisi Formulir pengajuan pencairan dana Jamsostek.

8. Menempuh tahap verifikasi. Di mana petugas akan bertanya sedikit informasi tentang data diri Anda, nama ibu kandung dan lain sebagainya. Kemudian petugas juga akan menanyakan proses pencairan dana jamsostek apakah akan dilakukan secara transfer atau tunai. 

9. Setelah proses verifikasi selesai, petugas akan menjanjikan waktu pencairan dana dalam jangka waktu tujuh hari kerja. Petugas juga akan memberikan nomor ekstensi telepon bila dana jamsostek saya tidak kunjung cair dalam waktu yang telah dijanjikan.

Prosedur pencairan dana Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan tidak terlalu ribet apalagi membuat pusing. Anda tinggal mempersiapkannya tanpa perlu ada rekayasa apalagi pemalsuan data. Dengan menyajikan dokumen persyaratan serta menempuh prosedur pencairan dengan sabar dan teliti, Anda pastinya akan melewati proses pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan dengan nyaman.

Jangan ragu untuk melakukan pencairan dana, sebab dana tersebut merupakan hak Anda. Terlebih jika syarat-syarat yang ditentukan sudah dipenuhi, Anda pasti akan mendapatkan pelayanan terbaik dari petugas BPJS Ketenagakerjaan dan proses pencairan dananya pun akan berjalan lancar. Semoga artikel tentang Tahap Pencairan Dana Jamsostek ini bermanfaat untuk Anda.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu