avatardisplay_general
DISITU
13 Jun 2018

Berita Ekonomi di Indonesia yang Perlu Anda Ketahui

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1806/180613/Berita Ekonomi Terkini di Indonesia yang Perlu Anda Ketahui.jpg

Penghujung 2017 lalu, para praktisi memprediksi Indonesia akan mengalami pertumbuhan ekonomi signifikan di tahun 2018. Untuk merealisasikannya, pemerintah terus melakukan perbaikan ekonomi. Mulai dari pembangunan infrastruktur, efisiensi kebijakan, hingga program-program yang bertujuan menunjang perekonomian. Kini, kuartal I 2018 akan berakhir. Bagaimana kabar ekonomi Indonesia? Berikut berita ekonomi terkini yang perlu Anda ketahui.

Berita Ekonomi Terkini Indonesia Masih Berlari!

Maret 2018, pemerintah masih berusaha agar pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat bergerak stabil. Berbagai inovasi telah diupayakan presiden Jokowi beserta kabinetnya. Ada yang berhasil, ada pula yang belum menunjukkan hasil memuaskan. Apa saja berita ekonomi terkini hingga saat ini? Ini dia rangkumannya.

1. Stagnasi Pertumbuhan Ekonomi

Di kuartal I tahun 2018, Menteri Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal ini mengalami stagnasi. Hal tersebut diakibatkan masa panen pertanian yang mundur hingga bulan April depan. Selain itu, hambatan juga datang dari sektor kredit. Pasalnya, penyaluran kredit perbankan di Indonesia masih belum mengalami perputaran signifikan. Hal tersebut diakibatkan kurangnya minat badan usaha dalam memanfaatkan fasilitas kredit bank.

2. Registrasi SIM, Bukti Kemajuan Digital

Kementerian Komunikasi dan Informasi memberlakukan inovasi keren untuk para penyedia layanan seluler Indonesia. Mulai 31 Oktober 2017, Menkominfo memutuskan bahwa setiap kartu SIM harus diregistrasi. Jika sampai 28 Februari 2018 pengguna SIM tidak melakukan registrasi, maka dalam 30 hari kartu akan diblokir. Dengan ini, data pengguna SIM akan lebih dapat dipantau sehingga tindak penipuan via telpon dan SMS dapat diminimalisasi. Kebijakan ini menarik perhatian investor karena ini menjadi bukti bahwa teknologi di Indonesia semakin maju.

3. Transformasi Ekonomi Digital Indonesia Go Internasional

Baru-baru ini, Presiden Jokowi membawa kabar transformasi digital Indonesia ke kancah Internasional. Di hadapan para CEO di Selandia Baru, Jokowi memaparkan bahwa kunci perekonomian Indonesia bukan lagi hanya di komoditas, akan tetapi telah merambah ekonomi digital. Berkat kemajuan tersebut, peringkat kemudahan berusaha Indonesia pun meningkat dari 120 menjadi 72 dalam 4 tahun. Untuk semakin meningkatkan minat investasi, Presiden Jokowi juga mengutarakan tahun depan Indonesia mengincar peringkat 40 terbaik negara dengan kemudahan berusaha.

4. Inovasi Ekonomi Berwawasan SDGs 2030

Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 adalah tujuan pembangunan berkelanjutan keluaran PBB yang disepakati seluruh negara di dunia. Salah satu negara yang menyepakatinya adalah Indonesia. Dalam poin-poin SDGs, disebutkan bahwa salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan adalah “No Poverty”, yang artinya penghapusan kemiskinan. Namun sejauh ini, Indonesia belum mampu mengangkat tingkat kemiskinan secara signifikan. Terbukti dengan pendapatan per kapita masyarakat yang cenderung kecil.

5. Papua Membangun

Baru-baru ini, Kementerian PUPR usai membangun Jembatan Holtekamp di Jayapura. Jembatan tersebut diperkirakan dapat mempermudah akses di sekitar daerah pembangunan. Dengan demikian, kondisi ekonomi di Jayapura dapat mengalami pertumbuhan. Tidak hanya Jembatan Holtekamp, Men-PUPR juga sedang mengembangkan kawasan perbatasan Skouw, dengan anggaran mencapai Rp. 246 M.

6. Ancaman “Trade War” Ekonomi Global

Munculnya isu proteksionisme mengakibatkan perekonomian global menjadi gelisah. Kebijakan negara yang membatasi produk asing masuk ke negaranya berpotensi menghambat perdagangan internasional. Salah satu negara yang melakukannya adalah Amerika Serikat. AS meningkatkan tarif impor baja dan aluminium. Hal ini berpotensi mengakibatkan adanya “balasan” dari negara-negara lainnya sehingga berpotensi terjadi “perang dagang”. Dan Indonesia, sebagai salah satu importir-eksportir terbesar dunia, dapat terkena imbasnya.

7. Indonesia Raksasa Ekonomi Peringkat 15 Dunia

Presiden Jokowi menyebutkan bahwa PDB Indonesia telah mencapai US$ 1 triliun per tahun dan kini menempati peringkat ke-15 dunia. Dengan angka tersebut, Indonesia juga termasuk dalam negara trillion dollar club di G20.