avatardisplay_general
DISITU
18 Mar 2019

Mekanisme Cara Membuat SIM C dan Biaya Resminya

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201903/190318/Banner/Bagi anda pengemudi.jpg

Bagi anda pengemudi sepeda motor ataupun mobil, salah satu syarat yang wajib dimiliki adalah Surat Izin Mengemudi (SIM). SIM adalah dokumen yang menjadi bukti bahwa anda telah dinyatakan berkompeten dan lulus dalam mengendarai kendaraan dari masing-masing jenis SIM. Untuk membuat Surat Ijin Mengemudi, pengemudi kendaraan bermotor wajib harus mengunjungi kantor kepolisian terdekat di wilayah anda untuk mengikuti ujian dan mendapat bukti registrasi dan identifikasi oleh Kepolisian Republik Indonesia (POLRI).

Landasan hukum dari permohonan pembuatan SIM adalah Undang-Undang No.22 Tahun 2009 pasal 77 ayat 1 yang berbunyi bahwa setiap orang yang mengemudikan atau mengendarai kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki kelengkapan Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan.

Untuk mengetahui dan menambah wawasan pembaca, kami akan menguraikan informasi mengenai mekanisme cara membuat SIM C berikut ini.

Jenis Jenis Surat Izin Mengemudi (SIM)

SIM

Surat Izin Mengemudi (SIM) Kendaraan Bermotor Perseorangan

a. SIM A

Jenis SIM kendaraan bermotor perseorangan yang pertama adalah SIM A yang diperuntukkan bagi pengemudi mobil penumpang dan barang perseorangan dengan maksimal berat muatan yaitu 3.500 kg.

b. SIM B1

SIM ini diperuntukkan bagi pengemudi mobil penumpang dan barang perseorangan dengan berat muatan boleh melebihi 3.500 kg.

c. SIM B2

Diperuntukkan bagi pengemudi kendaraan alat berat, kendaraan penarik, kendaraan penarik kereta tempelan atau gandeng perseorangan dengan berat muatan boleh lebih dari 1.000 kg.

d. SIM C

Diperuntukkan bagi pengemudi kendaraan bermotor roda dua dengan kecepatan boleh lebih dari 40 km/jam.

e. SIM C1

Diperuntukkan bagi pengemudi kendaraan bermotor berkapasitas mesin 250-500 cc

f. SIM C2

Diperuntukkan bagi pengemudi kendaraan bermotor berkapasitas mesin lebih dari 500 cc

g. SIM D

Diperuntukkan bagi pengemudi kendaraan penyandang disabilitas.

Baca Juga : Cara Mudah Memperpanjang SIM Melalui SAMSAT dan Online

Surat Izin Mengemudi (SIM) Umum

a. SIM A Umum

Diperuntukkan bagi pengemudi mobil umum dan barang dengan maksimal berat muatan adalah 3.500 kg

b. SIM B1 Umum

Diperuntukkan bagi pengemudi mobil penumpang dan barang umum dengan berat muatan boleh lebih dari 3.500 kg.

c. SIM B2 Umum

Di peruntukkan bagi mengemudi kenderaan penarik atau kenderaan bermotor penarik kereta tempelan atau gandingan dengan berat muatan boleh lebih dari 1.000 kg.

Persyaratan Pembuatan SIM C

SIM-C

  • Batas usia minimal adalah 17 tahun

  • Memiliki identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP)

  • Mengisi formulir permohonan pengajuan pembuatan SIM C

  • Sehat jasmani dan rohani, berpenampilan rapi, dan bersepatu

  • Telah dinyatakan lulus ujian teori, ujian praktik, dan ujian keterampilan melalui simulator.

Baca Juga : Cek Pajak Kendaraan di Samsat secara Online Sekarang

Mekanisme Pembuatan SIM C dan Biaya Resminya

  1. Membawa fotokopi KTP, Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dan masukkan ke dalam map

  2. Mengambil formulir di tempatnya dan membayar dengan tarif yang telah ditentukan pihak kepolisian, isi formulir tersebut dengan lengkap dan rapi kemudian masukan ke dalam map yang berisi fotokopi KTP dan surat Keterangan sehat.

  3. Membayar premi asuransi sebesar Rp.30.000, meskipun hal ini sifatnya tidak wajib.

  4. Mengikuti serangkaian ujian

    • Ujian teori

      Apabila lulus ujian teori, maka anda berhak mengikuti ujian praktik. Namun jika anda dinyatakan tidak lulus, maka akan diberi kesempatan mengulang ujian teori setelah tenggang waktu 7 hari, 14 hari, dan 30 hari.

    • Ujian Praktik

      Apabila anda telah dinyatakan lulus ujian praktek, maka tahap selanjutnya adalah ujian praktik.

  1. Tanda tangan, pengambilan sidik jari, dan foto secara elektronik dan digital

  2. Ambil SIM motor

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.50 Tahun 2010 tentang PNBP, biaya pembuatan SIM C adalah sebesar Rp.100.000 dan biaya tambahan sebesar Rp.30.000 untuk asuransi.

Baca Juga : Langkah untuk Mengurus STNK Hilang dan Biayanya

Demikian sedikit ulasan mengenai mekanisme pembuatan SIM C dan biaya resminya. Semoga artikel ini bermanfaat.