11 June 2018 00:00

Cobalah 5 Cara Mencari Modal Bisnis Ini Untuk Anda Para Pebisnis Pemula

DISITU

https://images.disitu.com/A/Img/1806/180611/Cobalah 5 Cara Mencari Modal Bisnis Ini Untuk Anda Para Pebisnis Pemula.jpg

Menjadi seorang pengusaha kini menjadi impian banyak orang. Memang menjadi pengusaha selain memiliki tantangan tersendiri juga dirasa tidak membatasi kreativitas. Berbeda dengan menjadi pegawai yang umumnya terbatas hanya di lingkup tertentu saja. Menjadi pengusaha tidak mengenal hal ini. Gerak pengusaha umumnya lebih leluasa dan bebas. Berkembangnya keinginan berbisnis ini ditambah dengan semakin disokongnya kegiatan wirausaha oleh pemerintah. Tetapi, kebanyakan yang ingin memulai bisnis terganjal dengan masalah modal. Banyak calon pengusaha yang kelabakan menemukan cara mencari modal bisnis. Sehingga membuat keinginannya menjadi pengusaha justru macet di tempat. Oleh karena itu kami akan menghadirkan lima alternatif cara untuk mencari modal bisnis berikut ini.

1. Lewat Tabungan Pribadi

Salah satu cara paling mudah yang dapat dipilih adalah dengan melalui tabungan pribadi. Modal ini dapat menjadi modal awal untuk mendirikan usaha. Meskipun kadang ada juga yang terkendala masalah tabungan yang masih sedikit. Hal ini dapat diakali dengan menciptakan usaha yang membutuhkan modal sesuai dengan yang kita punya. Jika memang usaha yang akan dibentuk memiliki modal yang cukup banyak. Sebaiknya modifikasi usaha tersebut agar dapat sesuai dengan budget yang kita miliki. Semua bergantung dengan kreatifitas masing-masing calon pengusaha.

2. Dapatkan Dana Hibah Untuk Modal

Hal lain yang dapat dilakukan adalah mencari dana hibah untuk menjadi modal. Ada banyak bantuan hibah yang sebenarnya digelontorkan pemerintah. Hanya saja memang kadang informasi terkait hibah ini tidak banyak didapat. Jika memang kita memiliki koneksi ke dana hibah tersebut tidak ada salahnya memanfaatkan dana hibah sebagai modal usaha. Biasanya yang dilihat adalah terkait dengan proposal prospek bisnis ke depannya. Itulah yang harus dipersiapkan calon pengusaha dengan baik. Pastikan proposal prospek bisnis yang Anda buat dapat meyakinkan pemerintah untuk menggelontorkan dana hibah. Hanya saja ingat untuk benar-benar menjalankan bisnis sesuai proposal yang diajukan. Karena biasanya ada pemeriksaan dari pemerintah untuk memastikan apakah pos anggaran tersebut benar-benar berjalan atau tidak.

3. Cari Platform Pendanaan Kolektif

Cara mencari modal untuk bisnis selanjutnya adalah dengan menggunakan platform pendanaan kolektif. Jadi sekarang di internet telah banyak menjamur platform pendanaan kolektif yang bertujuan untuk menyokong pebisnis pemula. Di sana Anda dapat mendapatkan dana sesuai dengan yang dibutuhkan melalui crowdfunding. Sehingga akan ada banyak orang yang berpotensi menjadi sumber saham Anda. Lama perolehan modal serta jumlah modal yang diperoleh tergantung dengan seberapa menarik bisnis Anda. Semakin baik bisnis Anda menarik para donatur tentu dana yang dibutuhkan akan terkumpul dengan semakin cepat. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika dana yang Anda dapat lebih dari yang Anda butuhkan. Sehingga pengembangan bisnis dapat berjalan cepat. Peraturan untuk tiap penyedia jasa pendanaan ini berbeda-beda. Jadi Anda harus terlebih dulu mencermati peraturan dari tiap penyedia jasa pendanaan.

4. Ajukan Pinjaman Ke Bank

Cara lain yang dapat ditempuh adalah dengan mengajukan pinjaman ke Bank. Melalui pengajuan pinjaman ke Bank Anda dapat memperoleh modal untuk bisnis Anda. Namun, biasanya pengajuan pinjaman ini membutuhkan agunan. Jadi kecil kemungkinan adanya peminjaman dana yang tanpa menggunakan agunan. Jika Anda memiliki agunan sebagai penjamin pinjaman tidak ada salahnya mencoba langkah ini. Hanya saja Anda juga perlu memperhatikan tenor pinjaman, suku bunga sampai dengan plafon pinjaman dengan baik.

5. Sharing Modal Antar Teman

Cara memperoleh modal bisnis  selanjutnya adalah melakukan sharing modal antar teman. Cara ini hampir sama dengan pendanaan kolektif di poin ketiga. Bedanya penanam modal yang ada di sini adalah orang-orang yang ada di dalam lingkaran Anda. Sehingga potensi untuk disetujui lebih tinggi. Tapi, Anda juga harus ingat jika potensi untuk terjadinya masalah juga cukup tinggi. Semua bergantung dengan mekanisme pengelolaan modal yang Anda terapkan. Selama mekanisme dianggap transparan dan sesuai kesepakatan tentu kesalahpahaman dapat diminimalisir.

 

cari-kredit-DISITU-pilihanmu