avatardisplay_general
DISITU
20 Mar 2018

Daftar 20 Perusahaan Terbesar di Dunia, apa saja?

https://disituapi.azureedge.net/artikel/534 Daftar 20 Perusahaan Terbesar di Dunia.jpg

Membangun mimpi dan meniti karir merupakan pilihan setiap orang. Beberapa memilih untuk memiliki karir sedangkan lainnya berusaha untuk membuat tempat dimana orang dapat berkarir pada usahanya. Semuanya sama-sama baik. Semuanya sama-sama mencerminkan keinginan untuk hidup lebih baik.

Salah satu indikator kesuksesan yang kerap dipakai oleh masyarakat awam adalah tempat seseorang bekerja atau tempat usaha yang dimiliknya. Semakin besar usaha yang dimiliki seseorang atau semakin tinggi jabatan seseorang pada sebuah perusahaan besar artinya orang tersebut telah mencapai kesuksesan. Hal ini dapat diukur dari balas jasa yang didapat dan terefleksikannya gaya hidup, cara berpakaian, cara berbicara, dan lain-lain.

Berbicara mengenai perusahaan besar, sebenarnya tidak ada ukuran pasti dari sebuah perusahaan dapat dikatakan besar. Bangunan yang tinggi dan mewah tidak selalu menjadi tolak ukur bahwa perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang besar dan sukses. Berikut 20 perusahaan terbesar di dunia tahun 2018 versi Majalah Fortune yang akan memukau Anda dengan kinerja dan kelebihannya masing-masing.

  1. Walmart Walmart  

perusahaan retail terbesar di Amerika sekaligus dunia. Dengan jumlah penduduk mencapai 300 juta di Amerika dan sebagian besar masyarakatnya mempunyai daya beli yang tinggi, tidak heran jika Walmart sebagai brick-and-mortar retail terbesar di Amerika mendapatkan revenue yang besar pula.

2. Perusahaan minyak dan gas (Shell, Total, Chevron, Exxon, BP,CNPC dan Saudi Aramco)

Namun, perusahaan minyak dan gas ini mengalami decline dari segi revenue dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, utamanya disebabkan 2 hal, yang pertama adalah boomingnya Shale Gas di Amerika yang membuat supply energi fosil melimpah sehingga harga minyak dunia turun ke kisaran $35-50/barel. Yang kedua adalah karena semakin maraknya penggunaan renewable energy utamanya energi matahari dan energi angin.

  1. 3 perusahaan Korea Selatan yang termasuk list: Samsung, Hyundai, SK

Ketiga perusahaan ini sering disebut sebagai konglomerat di Korea Selatan yang sangat mempengaruhi perekonomian negara tersebut. Sebagai ilustrasi betapa kuatnya perusahaan ini, Samsung mempunyai revenue setara dengan 16% GDP Korea Selatan secara keseluruhan. Samsung adalah perusahaan multinational yang memproduksi smartphone, peralatan elektronik rumah, chip, semikonduktor, dan lainnya. Hyundai adalah perusahaan otomotif yang memproduksi mobil Hyundai dan KIA. SK adalah perusahaan energi asal Korea Selatan.

  1. Apple

Keuntungan (profit) Apple di tahun 2015 mencapai $53.4 billion (Rp 710 Triliun). 2/3 pendapatan Apple dihasilkan dari penjualan iPhone, sisanya adalah penjualan iPod, Apple Watch, Mac, dan service seperti AppStore dan Apple Music. Selain itu, Apple juga merupakan perusahaan yang mempunyai jumlah cash paling banyak di dunia, hingga akhir Juli 2017 ini Apple memiliki cash stockpile mencapai $250 billion yang sebagian besar terdapat di Irlandia (karena alasan tax haven). Uang ini cukup digunakan untuk membeli Walmart dari segi market value yang dimiliki, atau setara dengan posisi ke 11 GDP seluruh negara di dunia.

  1. Amazon

Di tahun 2014, revenue amazon masih berada di nilai $89 billion. Tahun 2015, $ 107 billion. Tahun 2016, $ 136 billion. Bayangkan bahwa dalam jangka waktu 1 tahun Amazon bisa menambah pendapatannya di kisaran $ 18 – 29 billion  (Rp 240 – 380 trilliun).

Amazon mulai mengganggu Walmart sebagai raja retail Amerika dan dunia. Disruption yang dihasilkan Amazon sukses membuat revenue Walmart stagnan bahkan cenderung turun beberapa tahun belakangan ini. Saat ini disruption yang dihasilkan amazon tidak hanya dibidang retail saja, namun juga di bidang fashion, web service, cloud, food grocery, search, entertainment, music streaming, dan lainnya. Menarik melihat revenue yang dihasilkan Amazon di tahun 2018 ini.

  1. Perusahaan manufakturing mobil yang masuk dalam list: Toyota, Honda, Volkswagen, Daimler, GM dan Ford.

Toyota dan Volkswagen bersaing cukup ketat dari segi revenue maupun volume penjualan. Kisaran mobil yang terjual oleh kedua perusahaan tersebut di tahun 2016 mencapai 10 juta mobil. Namun, untuk tahun ke depan penjualan perusahaan manufaktur mobil akan berkurang. Hal ini disebabkan oleh 3 hal, 1) disruption dari mobility service seperti Uber, Lyft, Grab, Didi yang tentu mengurangi jumlah ownership terhadap kendaraan; 2) disruption dari electric car yang dihasilkan Tesla, yang coba disaingi oleh Chevy Bolt GM dan mobil elektrik lain; dan 3) disruption technology self-driving car yang marak dikembangkan pula oleh Google (Waymo), Uber, Nutonomy, dan lainnya.

  1. Foxconn

Foxconn adalah perusahaan kontraktor manufaktur iPhone dan smartphone lain. mereka (Foxconn dan Apple) adalah bestfriend dalam industri smartphone. Foxconn bertugas meng-assembly handphone iPhone anda di negara seperti Cina, Thailand, dan Indonesia.

  1. Berkshire Hathaway

Perusahaan ini didirikan oleh orang terkaya ketiga di dunia, yaitu Warren Buffett. Berbasis di Oklahoma, AS, perusahaan ini menduduki peringkat 5 besar di dunia. Nilai aset Berkshire mencapai US$ 534,6 miliar atau Rp 6.949 triliun.Omzet perusahaan ini tahun lalu mencapai US$ 194,7 miliar, atau sekitar Rp 2.531 triliun. Sementara labanya US$ 19,9 miiar atau sekitar Rp 258,7 triliun. Kapitalisasi pasarnya adalah US$ 354,8 miliar, atau sekitar Rp 4.612 triliun

  1. Bank of China

Bank ini memiliki investasi besar di sektor komersial, investasi, asuransi, dan jasa. Bank ini didirikan pada 5 februari 1912 dan berbasis di Beijing, China. Ada 308,128 orang pegawai yang dimiliki bank ini, memiliki aset US$ 2.458,3 miliar, atau sekitar Rp 31.957 triliun. Omzet perusahaan ini tahun lalu mencapai US$ 120,3 miliar, dengan laba US$ 27,5 miliar tahun lalu. Nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini adalah US$ 199,1 miliar.

  1. Agricultural Bank of China

Berdiri pada 1951, bank ini memilii 493.583 karyawan, dan berbasis di Beijing, China. Meski namanya terkesan berbasis di bisnis agrikultur, namun bank ini ternyata bisnisnya di sektor komersial hingga jasa keuangan yang sama dengan bank lain. Aset yang dimiliki bank ini mencapai US$ 2.574,8 miiar, atau sekitar Rp 33.472 triliun. Omzet bank ini tahun lalu adalah US$ 129,2 miliar, dengan laba US$ 29,1 miliar. Kapitalisasi pasar bank tersebut adalah US$ 189,9 miliar.

  1. China Construction Bank

Bank ini berdiri pada Oktober 1954 di Beijing, China. Tak cuma bisnis konstruksi, namun berbagai jasa investasi juga disediakan oleh bank dengan 372,321 karyawan tersebut. Aset yang dimiliki oleh bank ini mencapai US$ 2.698,9 miliar, atau sekitar Rp 35.085 triliun.Omzet bank ini tahun lalu adalah US$ 130,5 miliar, dengan laba US$ 37 miliar.Sementara kapitalisasi pasarnya adalah US$ 212,9 miliar.

  1. ICBC

Berdiri pada 1 Januari 1984, bank ini menjadi perusahan terbesar di dunia dengan aset US$ 3.322 miliar, atau sekitar Rp 43.186 triliun. ICBC merupakan singkatan dari Industrial & Commercial Bank of China.Bank dengan 462.282 pegawai dan berbasis di Beijing, China ini memiliki omzet US$ 166,8 miliar atau Rp 2.168 triliun tahun lalu. Labanya mencapai US$ 44,8 miliar atau Rp 582 triliun.Sementara kapitalisasi pasar bank ini adalah US$ 278,3 miliar, atau sekitar Rp 3.617 triliun.

  1. McDonald’s

Perusahaan ini dianggap sebagai salah satu merek paling berharga. Juga merupakan Perusahaan AS kedua untuk membuatnya dalam daftar ini. Hampir semua orang pergi ke McDonald di akhir pekan untuk menikmati makanan lezat yang disajikan oleh perusahaan ini. Tenaga kerja dari perusahaan ini cukup besar dan itu mencakup semua karyawan yang bekerja di kantor perusahaan serta restoran milik perusahaan.

Para pekerja yang bekerja di franchise dari perusahaan ini tidak dihitung dalam tenaga kerja perusahaan. Hal besar tentang perusahaan ini adalah bahwa hal itu dapat menghibur sekitar 29.179 restoran franchise milik semua di seluruh dunia. Unsur terbesar keberhasilan perusahaan ini terletak di pemesanan mobile. Langkah ini telah memberikan kontribusi dalam meningkatkan efisiensi perusahaan ini. MCD dari perusahaan ini masing-masing adalah 0,27%

  1. JPMorgan Chase, United States

JPMorgan Chase and Co merupakan sebuah perusahaan sekuritas, perbankan investasi, serta perbankan eceran global yang berpusat di New York City, Amerika Serikat. Perusahaan firma ini menyediakan jasa keuangan yang cukup besar dengan aset senilai USD 2 triliun serta dikenal sebagai institusi perbankan Amerika dengan kapitalisasi pasar kedua di negara ini. Merek J.P. Morgan sendiri digunakan divisi Bank Investasi, Pengelolaan Aset, Perbankan Swasta, Pengelolaan Kekayaan Global, serta Jasa Keuangan dan Sekuritas. J.P. Morgan Chase juga dikenal sebagai salah satu bank yang termasuk dalam empat besar bank di Amerika Serikat bersama dengan Bank of America, Citigroup, dan juga Wells Fargo.

  1. ISS A/S

Bisnis pembersihan telah ditingkatkan oleh perusahaan Jerman. Namun, dengan sangat cepat perusahaan ini membuka jalan untuk menjadi salah satu industri terbesar di dunia. Dan didirikan pada tahun lalu selama 1919 di Kopenhagen, Denmark. Perusahaan ini memulai usahanya sebagai salah satu perusahaan jaminan sosial. Selama waktu itu hanya ada 20 penjaga malam di sini.

Kemudian, pada bulan Maret tahun 2014, direktur perusahaan memutuskan untuk membuat publik, yaitu menjadi IPO terbesar negara dalam dua puluh tahun terakhir. Sejak itu, ISS A/S telah menyediakan sejumlah layanan kepada klien. Ada layanan seperti fasilitas manajemen, membersihkan, manajemen properti dan katering, dll yang disediakan oleh perusahaan ini untuk semua klien. Meskipun dengan begitu, perusahaan ini tidak sangat terkenal di seluruh dunia, namun berhasil menjadi salah satu industri terbesar di dunia. Alasan untuk pengakuan rendah ke dunia adalah tingkat turnover karyawan yang rendah terhadap sosok 65 persen

  1. Compass Group

Yang satu ini dianggap sebagai salah satu industri terbesar di dunia. Kompas Grup juga dianggap sebagai perusahaan pelayanan kontrak makanan terbesar di dunia. Perusahaan ini sedang beroperasi lebih dari 50 negara dan bisnis ini telah berkembang dengan sukses dari waktu ke waktu. Menurut perkiraan, Kompas Group melayani sekitar 4 juta kali per tahun di lokasi yang berbeda seperti pabrik, kantor, rumah sakit, universitas, sekolah, kamp-kamp pertambangan, tempat budaya dan olahraga dll.

Industri ini juga telah tercatat di Bursa Efek London dan juga merupakan bagian utama dari FTSE 100 Indeks. Di daerah Amerika Utara, 40 persen tenaga kerja dari Grup Kompas menghasilkan 47 persen dari total pendapatan. Didirikan 75 tahun lalu, pada tahun 1941 Kompas Grup masih berhasil mempertahankan statusnya di dunia bisnis.

  1. 3M (Minnesota Mining and Manufacturing)

Pada tahun 1902, lima orang pengusaha kaya asal Amerika mendirikan perusahaan yang saat ini kita kenal bernama 3M. Awalnya mereka tidak puas dengan produksi perusahaan yang tidak mencapai target 50.000 barang per hari .Sebenarnya mereka mendirikannya perusahaan ini untuk menambang korundum yang akan diproses menjadi ampelas atau kertas pasir. Itulah alasan kenapa nama perusahaan ini disesuaikan dengan tujuan awalnya yaitu “Minnesota Mining and Manufacturing Company”, yang kemudian pada tahun 2002 menggunakan singkatan 3M untuk menjadi nama resmi perusahaan. Belakangan para Pengusaha ini baru mengetahui bahwa mineral yang mereka tambang itu ternyata bukan korundum tapi batuan biasa yang tidak bernilai. Dengan begitu mereka terpaksa harus mengimpor mineral lain agar perusahaan ini tetap bisa berproduksi walaupun kualitasnya jauh dari harapan. Pada tahun 1905, 3M di ambang kebangkrutan, pengusaha yang bernama St. Paul dan Lucius Pond Ordway menyuntikan dana sebesar US$ 25.000 dengan imbalan 60 persen kepemilikan saham. Setelah memperoleh dana segar, perusahaan ini mulai berbenah dan memperluas bisnisnya dengan memproduksi isolasi, Catatan Tempel, dan floppy disk (disket) yang sukses di pasaran. Hingga saat ini, 3M aktif di beberapa industri, termasuk telekomunikasi, perlengkapan kantor, peralatan medis, peralatan keamanan dan transportasi.

  1. NOKIA

Sejarah Nokia dimulai sejak 1865, saat insinyur Fredrik Idestam membuka pabrik kertas di Tammerkoski Rapids, Finlandia, 6 tahun kemudian, dia membuka pabrik kertas lainnya di tepi sungai Nokianvirta Finlandia, yang kemudian menginspirasinya untuk menamai perusahaan Nokia Ab.

Seiring berjalannya waktu, Nokia Ab mulai berkecimpung di dunia pembangkit listrik dan diakuisisi oleh Finnish Rubber Works yang sebelumnya telah mengakusisi Finnish Cable pada tahun 1922. Ketiga perusahaan tersebut beroperasi dengan bidang usaha yang berbeda sampai akhirnya tahun 1967 mereka bergabung untuk membentuk Nokia Corporation, yang berfokus pada produksi kertas toilet, ban mobil, sepatu, sepeda, dan komputer.

Nokia mulai terjun ke dalam produksi ponsel pada tahun 1979, ketika bermitra dengan Salora dan membentuk Mobira Oy. Produk pertama Mobira Oy adalah telepon mobil yang bernama Mobira Senator dan beratnya mencapai 10 kilogram. Nokia Corporation kemudian mengakuisisi Solora pada tahun 1984, dan 3 tahun kemudian meluncurkan Mobira Cityman 900, ponsel pertama di dunia.

Pada tahun 1988, Nokia Corporation dibagi menjadi enam anak perusahaan yang berfokus pada telekomunikasi, data, elektronika, kabel, mesin, dan telepon genggam. Salah satu anak perusahaan Nokia Moboy Oy kemudian berganti nama menjadi Nokia Mobile Phones pada tahun 1989 dan setahun berikutnya, Nokia menjual semua anak perusahaannya kecuali Nokia Mobile Phones.

  1. PEUGEOT

Pada tahun 1810, dua bersaudara Jean Pierre dan Jean Federic Peugeot mengubah pabrik tepung terigu menjadi pabrik baja untuk membuat gergaji, penggiling kopi, dan penggiling lada. Produk inilah yang menginspirasi lahirnya logo khas mereka yaitu singa dengan rahang terbuka yang melambangkan kekuatan dari penggilingnya. Kemudian mereka pembuatan bingkai payung, roda, sepeda, crinolines (rangka besi untuk mengembangkan gaun wanita) dan juga membuat kendaraan. pada tahun 1882 Peugeot membuat sepeda Le Grand Bi dan tahun 1889 mereka mulai membuat mobil pertamanya yaitu kendaraan beroda tiga. Seiring berjalannya waktu, Peugeot terbagi menjadi dua divisi. Divisi yang satu masih tetap berfokus pada bidang usaha sebelumnya, sementara yang satu lagi fokus pada pembuatan mobil dan sepeda, hingga akhirnya kedua divisi ini bergabung menjadi satu dan berkonsentrasi pada produksi mobil dan sepeda.

  1. HASBRO Inc.

Hasbro adalah Perusahaan pembuat mainan Terbesar kedua Di Dunia setelah Mattel Inc. Didirikan oleh Hassenfled bersaudara pada tahun 1923 dan menamakan Hassenfeld Brothers Incorporated. Mereka mendaur ulang barang-barang bekas untuk membuat kotak pensil yang kemudian mereka jual bersama pensil.

Pada tahun 1930, pesaing mereka mulai membuat kotak pensil dan menjualnya dengan harga lebih rendah. Karena tidak ingin terlempar keluar dari bisnis ini, Hassenfeld bersaudara mulai membuat pensil dan mainan yang mereka anggap sebagai bagian dari perlengkapan sekolah.

Pada tahun 1968, mereka mengubah nama mereka menjadi Hasbro Industries dan memecah perusahaannya menjadi dua unit usaha. Yang satu berfokus pada pembuatan mainan, sementara unit lain fokus pada pembuatan pensil. Keduanya selalu berselisih, karena unit usaha mainan mendapat lebih banyak dana daripada unit usaha pensil yang justru menghasilkan lebih banyak keuntungan. Hasbro juga pernah merambah ke bidang peralatan masak namun tidak menguntungkan sampai akhirnya mereka menjual unit usaha pembuatan pensil dan berkonsentrasi penuh pada bidang pembuatan mainan. Kunci Keberhasilan Perusahaan Terbesar di Dunia Kinerja yang baik serta mampu mempertahankan loyalitas konsumen serta partner kerja merupakan kunci bertahan dan tumbuhnya perusahaan yang masif ini.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu