avatardisplay_general
DISITU
06 Jul 2018

Keuntungan Dari Gadai Mobil Tanpa BPKB Jakarta

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1807/180706/Dapatkan Keuntungan Dari Gadai Mobil Tanpa BPKB Jakarta Dengan Menghindari 5 Hal Ini.jpg

Mungkin Anda saat ini sedang membutuhkan dana besar, karena usaha yang Anda jalani sedang mengalami masa sulit. Musibah memang tidak akan bilang saat akan datang, jangan khawatir gadaikan saja aset yang Anda miliki sekarang sebagai solusi masalah Anda. Kenapa gadai? karena prosesnya sangat cepat tidak ribet. Tapi bagaimana jika aset mobil yang Anda miliki ternyata masih kredit, semua ada caranya. Lakukan gadai mobil tanpa BPKB Jakarta, atau layanan pinjaman take over kredit mobil atau refinancing untuk mendapatkan dana segar. Namun perlu diingat, harus hati-hati dalam melakukan refinancing, ada hal-hal yang harus dihindari yang akan diulas di bawah ini.

Hal Yang Harus Dihindari Saat Mengajukan Pinjaman Take Over

Refinancing atau pinjaman take over atau gadai mobil tanpa BPKB Jakarta memang sangat menguntungkan. Namun meski demikian ada hal-hal yang menyebabkan refinancing malah akan merugikan Anda, seperti :

1. Masa Pelunasan Yang Terlalu Panjang

Terkadang membayar angsuran dalam jumlah kecil memang tampak lebih meringankan, karena beban per bulannya akan lebih sedikit. Namun tidakkah Anda berfikir kalau panjangnya masa tenor akan merugikan ada. Mengapa? Karena dengan panjangnya mas tenor atau cicilan, akan memperbanyak bunga juga. Jadi bila ditotal angsuran yang Anda bayar akan lebih banyak, maka pilihlah besar angsuran sesuai dengan kemampuan Anda.

2. Tidak Segera Lunas Sampai Mobil Yang Dijaminkan Jelek

Hal ini akan sedikit menyesakkan, terjadi bila masa tenor Anda terlalu panjang, sampai mobil menjadi jelek, kreditnya belum lunas juga. Itu adalah hal yang harus dihindari dalam keputusan mengambil pinjaman take over, Anda harus benar-benar memperhitungkan kemampuan mengangsur dan masa tenor. Jika tidak maka akan terjadi hal tersebut, saat kreditnya sudah lunas mobil sudah tidak lagi memiliki nilai jual, karena terlalu lama kreditnya.

3. Leasing Yang Memberlakukan Denda Pelunasan Dipercepat

Perlu Anda tanyakan didepan, sebelum Anda memutuskan untuk menggadaikan mobil Anda tentang denda saat pelunasan dipercepat. Memang selama ini jarang diterapkan di leasing tentang denda percepatan pelunasan ini, namun tidak ada salahnya ditanyakan, jika ada berapa besarnya. Selain denda percepatan pelunasan, tanyakan juga biaya-biaya yang mungkin muncul saat Anda melakukan pelunasan. Lalu perhitungkan dengan cermat, apakah menguntungkan ataukah malah merugikan Anda jika mengajukan pinjaman take over.

4. Suku Bunga Yang Tinggi

Salah satu tujuan take over, selain mendapatkan kucuran dana untuk kebutuhan juga mencari bunga yang lebih ringan dari leasing sebelumnya. Jika Anda melakukan take over namun bertemu leasing yang mematok suku bunga lebih tinggi, maka hal ini akan merugikan Anda. Selain itu pemberian suku bunga biasanya juga mempertimbangkan kondisi mobil Anda, bila mobil masih bagus akan mendapat bunga bagus pula. Jadi rawatlah mobil Anda atau segera lakukan take over bila sudah memenuhi persyaratan yang diminta.

5. Telat Membayar Angsuran

Ini kesalahan sepele yang sering dilupakan yaitu terlambat dalam membayar angsuran bulanan. Jika ada pernah melakukan telat bayar saat mengangsur, maka keinginan Anda melakukan take over tidak akan terlaksana. Karena tepat bayar menjadi pertimbangan utama leasing atau bank dalam memberikan pinjaman take over. Pihak pemberi pinjaman take over akan melakukan survei pada leasing tempat Anda kredit mobil untuk melihat riwayat angsuran Anda. Hal itu karena tidak ada lembaga keuangan mana pun yang mau mengalami kredit macet.

Jadi dengan mengetahui hal yang harus dihindari Anda akan melakukan pinjaman take over atau gadai mobil tanpa BPKB Jakarta yang menguntungkan.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu