avatardisplay_general
DISITU
02 Oct 2018

Gempa Palu, Indonesia Terima Bantuan Dari Luar Negeri

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201810/101002/Gempa%20Palu,%20Indonesia%20Terima%20Bantuan%20Dari%20Luar%20Negeri.jpg

Gempa dengan skala 7,7 SR serta susulan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah pada tanggal 28 September 2018 menjadi salah satu bencana yang paling tragis dalam sejarah Indonesia. Dari data yang dikumpulkan hingga tanggal 1 Oktober 2018, gempa ini menyebabkan lebih dari 800 orang tewas dan ratusan orang mengalami luka-luka.

Banyaknya korban jiwa yang direnggut dari peristiwa ini dikarenakan potensi gempa bumi dan tsunami yang tidak terdeteksi. Bapak Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Nasional (BNPB) menyebut bahwa pendeteksi tsunami yang dikenal dengan istilah buoy mengalami kerusakan sehingga tidak berfungsi dengan semestinya.

Sutopo mengatakan bahwa kondisi tersebut memperlemah upaya preventif pemerintah dalam mencegah munculnya korban jiwa saat gelombang tsunami menerjang, padahal alat deteksi tsunami berteknologi tinggi seharusnya dipasang di sepanjang kawasan pesisir Indonesia yang rawan bencana.

Baca juga: Bencana yang Kerap Terjadi di Indonesia

Bencana Alam

Gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala ini pun menjadi sorotan dunia, dimana beberapa media asing menyorot mengenai betapa dahsyatnya tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala. Berbagai ucapan simpati dan tawaran bantuan telah diberikan dari sejumlah pihak, seperti Australia, Cina, Amerika Serikat, Singapura, hingga Uni Eropa. Hal ini mendorong pemerintah Indonesia untuk menerima beberapa tawaran bantuan yang diberikan oleh luar negeri.

Keputusan pemerintah Indonesia menerima bantuan internasional dicuitkan Thomas Lembong, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, pada Senin (1/10). Ia menyatakan bahwa Presiden Jokowi telah memberi persetujuan untuk menerima bantuan internasional dalam penanganan darurat bencana gempa yang terjadi.

Secara terpisah, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, menyatakan telah menghubungi Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi yang tengah berada di New York, AS. Ia mengatakan bahwa Presiden telah menyatakan menerima bantuan internasional sesuai dengan kebutuhan yang nantinya akan dikoordinir oleh Menkopolhukam.