14 March 2018 00:00

Gini Prosedur Klaim Asuransi Mobil dan Biaya yang Keluarkan

DISITU

https://images.disitu.com/artikel/520 Gini Prosedur Klaim Asuransi Mobil dan Biaya yang Harus Anda Keluarkan.jpg

Apabila proses dilakukan dengan benar dan kelengkapan berkasnya sudah terpenuhi maka klaim asuransi mobil Anda dapat dengan mudah Anda lakukan. Ketika Anda melakukan proses klaim asuransi mobil nasabah dari asuransi tersebut akan dikenakan biaya risiko sendari (own risk biasa disingkat dengan OR) yang besarnya tergantung kebijakan perusahaan asuransi dan akan diatur oleh OJK yaitu sebesar Rp 300.000 untuk setuap kejadian.Secara umum langkah yang harus dilakukan untuk klaim asuransi mobil apabila mengalami kecelakaan adalah dengan langsungmengambil foto bagian mobil mana yang mengalami kecelakaan.Ini penting karena apabila mobil Anda mengalami kerusakan yang berat sampai tak bisa maju lagi. Adanya foto dapat dijadikan sebagai bukti pada saat Anda klaim asuransi.Setelah itu proses yang perlu Anda lakukan adalah:

  1. Anda harus menghubungi pihak asuransi dan perlu mempersiapkan data-data penting dalam Anda mengajukan

klaim, seperti surat polis asuransi, SIM, KTP, dan juga suratketerangan kepolisian jika kendaraan Anda mengalami kerusakan yang parah dalam suatu kecelakaan atau Anda mengalami tindakan atau kejadian kriminal.

  1. Setelah segala persyaratan diatas telah lengkap dan telah memenuhi semua ketentuan dari pihak asuransi maka Anda tinggal membawa mobil kepada pihak bengkel yang menjadirekan dari perusahaan asuransi  tersebut. Jangan mencoba untuk memperbaiki mobil Anda di bengkel yang bukan menjadi rekan dari perusahaan asuransi tersebut karena mobil Anda akan tidak diklaim oleh bengkel tesebut dan yang Anda menambah biaya sendiri.
  2. Prosedur yang terakhir dalam mengajukan klaim asuransi mobil Anda adalah Anda akan diminta untuk mengisi formulir dengan sejelas-jelasnya. Formulir yang dapat diisi adalah data kecelakaan secara detail, baik jam maupun tempatnya. Oleh sebab itu isilah dengan jujur dan sejujur-jujurnya karena pihak asuransi atau bengkel akan tahu bila Anda melakukan kebohongan. Hal ini akan sangat berpengaruh karena jika Anda memberikan data yang bertentangan dengan apa yang Anda utarakan atau yang pihak bengkel lihat dari bekas kecelakaan dimobil Anda, maka ada kemungkinan besar klaim Anda akan ditolak.

Apabila semua data telah terisi selanjutnya Anda tinggal menanyakan kepada pihak bengkel tentang lama tidaknya dalam perbaikan kendaraan Anda. Untuk mengetahui lama atau tidaknya dalam suatu pengerjaan ini akan ditentukan berdasarkan parah atau tidaknya kerusakaan yang diakibatkan dari kecelakaan tersebut. Untuk kerusakan kecil 1-2 hari saja pasti pengerjaannya sudah selesai, namun jika kerusakannya parah maka dapat memakan waktu yang sangat lama bahkan bisa mencapai berbulan-bulan pengerjaanya.

Mudahnya proses klaim asuransi mobil seharusnya membuat pemilik kendaraan sadar akan risiko kendaraan yang dapat sewaktu-waktu mengalami kecelakaan dan diakhiri dengan melakukan proteksi menggunakan asuransi. Demi kenyamanan dalam memilih produk asuransi, berikut adalah cara menghitung premi asuransi Anda agar Anda dapat lebih paham lagi.

Bagaimana Cara Menghitung Premi Asuransi Mobil agar Tidak Kena Tipu?

Sekarang ketentuan premi telah diatur oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sehingga tidak ada lagi perang tarif yang akan membuat calon nasabah asuransi merasa tertipu. Aturan tersebut telah dicantumkan dalam Surat Edaran OJK Nomor: SE-06/D.05/2013 mengenai Penetapan Tarif Premi, besarnya premi tergantung wilayah kendaraan yang beroperasi. Wilayah 1 meliputi sumatra dan kepulauan disekitarnya; Wilayah 2 meliputi Jakarta, Banten, dan Jawa Barat; dan Wilayah 3 meliputi semua daerah di Indonesia yang tidak termasuk Wilayah 1 dan 2.Pertimbangan lain yang menentukan besarnya premi selain letak wilayah adalah harga jual dari kendaraan tersebut. Makin mahal harga kendaraan, maka semakin kecil presentase preminya. Perusahaan asuransi juga harus memberlakukan premi tambahan sebagai biaya risiko minimal sebesar Rp 300 ribu per kejadian. Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut ini:

Asuransi mobil ada dua jenis berdasarkan proteksi yang telah diberikan yaitu asuransi TLO (Total Lost Only) dan All Risk dengan perhitungan premi sebagai berikut:

Premi Asuransi TLO

Misalkan Budi yang tinggal di Bogor baru saja membeli sebuah mobil dengan harga Rp 150 juta. Karena Dia tidak mau mengambil risiko kerusakan atau kehilangan, maka dia mengasuransikan mobilnya dengan TLO.Berikut ini perhitungan premi berdasarkan peraturan OJK diatas:

  1. Premi asuransi TLO untuk harga mobil kisaran Rp125 juta hingga Rp200 juta di Jakarta adalah 0,44 -0,53 persen.

  2. Pihak asuransi mobil, kemudian menerapkan premi sebesar 0,49 persen

  3. maka perhitungannya adalah: 0,49 persen x Rp 150 juta = Rp 735 ribu.

Apabila suatu saat nanti Budi mengalami sebuah musibah entah itu kehilangan atau kecelakaan berat yang membuat mobilnya ringsek, pihak asuransi akan mengganti kerugian sesuai dengan harga mobil yang dia beli waktu itu.Ketentuan lain yang berlaku adalah:

  1. Masa berlaku asuransi TLO itu biasanya adalah satu tahun dan uang pertanggungan untuk jaminan akan terus berkurang pada tahun berikutnya.

  2. Karena penyusutan nilai mobil setiap tahunnya, maka saat akan Anda membayar premi pada tahun berikutnya, cek terlebih dahulu kecocokan antara premi, nilai mobil dan uang pertanggungannya

Premi Asuransi All Risk

Misalkan Ari yang tinggal di Depok baru saja membeli sebuah mobil dengan harga Rp 150 juta. Karena takut kendaraan yang

dimiliki Ari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka Ari mengasuransikan mobilnya menggunakan asuransi all risk. Selain premi yang dibayarkan juga lebih besar, manfaatnya pun lebih luas.

Berikut ini perhitungan premi asuransinya:

  1. Besaran premi asuransi all risk untuk mobil Rp 125

juta di wilayah Depok adalah 2,47-2,72 persen

  1. Jika pihak asuransi menetapkan premi

asuransi sebesar 2,5 persen, maka Ari harus membayarkan

Rp5 juta per tahun buat asuransi.Simulasi manfaat asuransi all risk jika terjadi risiko: Misalnya saja terjadi risiko bumper mobil Ari rusak akibat ditabrak sepeda motor. Apabila Ari tidak mengasuransikan mobilnya secara all risk, maka Ari harus mengeluarkan biaya sendiri sebesar:

-  Biaya reparasi bumper Rp500 ribu

-  Cat dan Body repair Rp500 ribu

Tanpa asuransi, Ari harus membayar Rp1 juta untuk reparasi mobil. Sementara itu, dengan asuransi all risk, Ari cukup membayar Rp300 ribu per kejadian sebagai biaya risiko

Perluasan Pertanggungan

Asuransi all risk dan TLO tidak memungkinkan nasabah untuk menambah manfaat atau perluasan proteksi. Misalnya saja karena di Banten, sering ada demonstrasi, Anda ingin melindungi mobil Anda karena takut dihancurkan massa.Biayanya tidak mahal, Anda dapat membayar 0,05 persen untuk asuransi All Risk atau 0,35 persen untuk asuransi TLO. Tapi itu premi minimum sesuai dengan peraturan OJK,  besarannya tergantung dari perusahaan asuransi yang dipilih.

Dengan adanya penambahan premi tersebut Anda tentu akan mendapat perluasan tanggungan dan akan melindungi kendaraan Anda dari kejadian seperti bencana alam, sabotase, terorisme, dan kecelakaan diri penumpang sendiri yang biasanya tidak ditanggung oleh asuransi kendaraan bermotor.

Berikut ilustrasi hitungan perluasan pertanggungan:Ali ingin menambahkan perluasan tanggungan mobil untul bila ada bencana banjir, karena Ali tinggal di Jakarta yang rawan banjir dengan biaya premi 0,35%. Maka besarnya premi sebagai berikut:

  • Perluasan    : 0,35% x Rp 220 juta = Rp 770.00

  • Maka total biaya premi asuransinya: Rp 6.600.000 + Rp 770.000= RP 7.370.000

Setelah bayar Rp 7.370.000, sudah. Dia tak perlu lagi khawatir

yang berlebihan apabila mobilnya hilang atau rusak.Jadi bila dilihat secara sepintas, premi asuransi tersebut memang lebih besar daripada biaya perbaikan. Namun itu jika terjadi kecelakaan yang sama seperti contoh kasus di atas, padahal kenyataannya kerusakan tersebut akibat terjadi kecelakaan siapa yang bisa prediksi kejadian tersebut? Walau kita sudah berhati-hati, jika pengendara lain ugal-ugalan dan merasa jago, kita tetap bisa kena. Apalagi jika kita tinggal di kota yang lalu-lintasnya padat.Bisa saja dalam satu tahun Anda mengalami beberapa kali klaim risiko kecelakaan. Manfaat lain yang Anda dapat jika mobil Anda harus menginap pun mobil Anda bisa mendapat mobil pengganti selama jangka waktu tertentu. Biasanya 3 x 24 jam setelah mobil masuk bengkel.

 Premi Asuransi Tidak Mahal, Apalagi Jika Anda Memahami Manfaatnya 

Ulasan di atas telah memberikan Anda gambaran mengenai beberapa hal yang mempengaruhi besarnya premi sehingga Anda bisa menyesuaikan kebutuhan sesuai dengan anggaran yang dimiliki. Sebenarnya biaya premi tidaklah mahal, Anda tinggal menyesuaikan saja dengan kebutuhan dan jenis asuransi yang Anda butuhkan.

Apalagi jika dihitung potensi risiko seperti ilustrasi di atas. Jika risiko kecelakaan kecil memang terlihat boros di biaya risiko sendiri, namun jika risikonya besar maka akan sangat diuntungkan dengan adanya proteksi asuransi.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu