avatardisplay_general
DISITU
25 Aug 2018

Informasi Seputar Gadai Sertifikat Rumah Bank BTN

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1808/180825/Informasi Penting Seputar Gadai Sertifikat Rumah Bank BTN.jpg

Apakah Anda berencana untuk menggadaikan sertifikat rumah di bank BTN? Bank Tabungan Negara atau Bank BTN merupakan salah satu bank di Indonesia yang menerima sertifikat rumah sebagai jaminan untuk meminjam sejumlah uang. Saat menggadaikan rumah di bank BTN, Anda tetap bisa tinggal di rumah yang telah Anda gadaikan. Banyak orang yang memilih untuk menggadaikan sertifikat rumah di bank ini karena ketentuan dan persyaratannya dianggap mudah. Namun tetap saja Anda dituntut untuk memenuhi berbagai persyaratan yang cukup banyak. Jika persyaratan  ini tidak terpenuhi maka Anda tidak akan mendapatkan uang yang ingin dipinjam. Untuk itu sebelum memutuskan untuk meminjam di BTN ada baiknya, Anda mengetahui informasi penting seputar gadai sertifikat rumah bank BTN.

Hal Penting Seputar Gadai Sertifikat Rumah Bank BTN           

Sebagai lembaga yang menerima sertifikat rumah sebagai barang gadai, bank BTN menerapkan beberapa ketentuan dan persyaratan sebelum Anda meminjam. Sebagai calon peminjam Anda harus mengetahui semua informasi penting ini. Tentu saja hal ini akan menjadi bahan pertimbangan Anda sebelum melanjutkan proses gadai :

1. Besar Pinjaman

Dalam memberikan pinjaman kepada nasabah, bank BTN memberikan batasan peminjaman uang yang akan dipinjamkan. Besarnya pinjaman uang yang diberikan paling besar hanya 90% dari kisaran harga rumah. Pihak BTN akan mensurvei rumah Anda, lalu memperkirakan rumah yang digadaikan tersebut. Jika rumah itu memiliki kisaran harga 100 juta rupiah, maka uang yang bisa Anda pinjam batasnya adalah 90 juta rupiah. Ketentuan ini berlaku untuk semua jenis rumah. Anda tidak bisa meminjam lebih besar dari 90% taksiran harga rumah Anda.

2. Ketentuan Calon Peminjam

Ada banyak ketentuan calon peminjam yang harus Anda penuhi. Pertama WNI dan menetap di wilayah kerja bank BTN. Usia peminjam tidak boleh lebih muda dari 21 tahun dan tidak boleh lebih tua dari 65 tahun. Peminjam harus memiliki penghasilan tetap sebesar 4 juta perbulannya. Ketentuan terakhir calon peminjam harus merupakan warga negara yang taat hukum. Taat hukum ini dibuktikan dengan pajak yang telah Anda bayarkan.

3. Syarat Dokumen

Ada banyak dokumen yang harus Anda lengkapi agar bisa mendapatkan pinjaman di bank BTN. Kartu identitas diri harus lengkap mulai dari KTP sampai buku nikah. Anda juga harus memiliki surat bukti besarnya gaji Anda selama sebulan. Selain itu Anda harus memiliki bukti pengangkatan sebagai pegawai tetap. Syarat yang terakhir Anda harus memiliki surat hak milik, SHGB dan IMB dari rumah yang akan digadaikan.

4. Besar Bunga

Peminjaman di atas 300 juta akan dikenakan bunga 12,5%. Sedangkan peminjaman antara 100 sampai 300 juta dikenakan bunga 13%. Peminjaman antara 50 sampai 100 juta akan dikenakan bunga 13.5%. Jumlah bunga ini sebenarnya terbilang cukup besar. Anda harus mencicil pinjaman dalam jangka waktu 1 sampai 10 tahun. Artinya sebelum sampai 10 tahun  pinjaman Anda harus sudah lunas.

5.  Biaya Pengurusan

Anda juga akan dikenakan biaya pengurusan saat meminjam di BTN. Biaya ini berupa biaya materai, biaya pinalti dan biaya keterlambatan. Biaya pinalti adalah biaya yang dikenakan bila Anda melunasi pinjaman dalam waktu cepat sebelum jangka waktu yang ditentukan. Sedangkan biaya keterlambatan adalah biaya yang harus dibayarkan jika Anda telat membayar uang pinjaman.

Itulah semua informasi penting seputar gadai sertifikat rumah bank BTN yang perlu Anda ketahui. Perhatikan ketentuan dan persyaratan baik-baik. Selain itu, coba pertimbangkan besarnya bunga yang akan Anda bayarkan. Jangan sampai hal tersebut akan memberatkan Anda saat masa pembayaran.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu