avatardisplay_general
DISITU
23 Aug 2018

Hal Mengenai Gadai AJB Bank Yang Perlu Anda Ketahui

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1808/180823/Informasi Umum Mengenai Gadai AJB Di Bank Yang Perlu Anda Ketahui.jpg

Sebagian besar bank yang ada memang tidak menyediakan layanan gadai menggunakan akta jual beli. Namun masih ada bank yang memberikan layanan tersebut. Jika Anda ingin mencoba melakukan gadai AJB di bank, simaklah beberapa informasi berikut sebelum mengajukannya.

Jenis Akta Jual Beli

Berdasarkan fungsinya terdapat beberapa jenis AJB yang perlu Anda ketahui. AJB ini memiliki kekuatan atas kepemilikan atau hak atas tanah dan bangunan yang berbeda-beda. Pertama ada AJB atas sertifikat hak milik (SHM) yang belum dipecah. AJB ini didapat ketika Anda membeli tanah dan pemilik kavling tidak ingin terbebani dengan biaya pemecahan sertifikat. Oleh karena itu, Anda harus mengurus biaya tersebut sendiri. AJB ini sendiri adalah yang paling aman dan dapat Anda gunakan untuk gadai.

Selanjutnya ada AJB di atas HGB yang hampir sama dengan AJB di atas SHM yang belum dipecah. Hal yang menjadi perbedaan adalah pembeli tidak mempunyai hak milik dan hanya memiliki hak guna bangunan (HGB). Berikutnya ada AJB di atas tanah elgendom, girik, atau petok yang memiliki kekuasaan paling rendah atas kepemilikan tanah dan bangunan. Petok ini seharusnya diubah menjadi SHM dan bukan melakukan di atas tanah yang belum diubah menjadi SHM.

Cara Mengajukan Gadai AJB Di Bank

Untuk mengajukan gadai akta jual beli di bank, caranya cukup mudah. Pertama, Anda harus datang ke bank yang menyediakan layanan ini. Datanglah ke bank yang terdekat dengan tempat tinggal Anda untuk kemudian mengisi formulir permohonan. Jangan lupa untuk membawa persyaratan yang dibutuhkan.

Persyaratan Yang Dibutuhkan

Saat Anda datang ke bank yang Anda pilih untuk mengajukan gadai akta jual beli, bawalah dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Dokumen yang biasanya dibutuhkan antara lain kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP), dan slip gaji. Selain itu satu dokumen yang tidak boleh tertinggal adalah akta jual beli yang akan Anda gadaikan. Bawalah akta jual beli dalam bentuk asli dan salinan untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Pastikan juga akta jual beli tersebut adalah AJB atas SHM bukan AJB atas tanah dan bangunan yang belum memiliki SHM. Atau bisa dikatakan AJB tersebut adalah AJB resmi.

Akta Fidusia

Yang dimaksud dengan akta fidusia adalah akta yang dibuat di hadapan notaris untuk kemudian harus didaftarakan ke kantor pendaftaran fidusia. Ada bank yang membutuhkan akta ini ketika Anda akan melakukan gadai akta jual beli. Akta ini sendiri mampu memberikan kekebalan hukum terhadap AJB. Hal ini berarti aset yang Anda jaminkan melalui AJB akan disita manakala Anda tidak mampu untuk melunasi pinjaman. Untuk penyitaan ini tidak dilakukan secara mendadak, tetapi melalui sosialisasi dan negosiasi terlebih dahulu.

Bank Yang Melayani

Secara umum, kebanyakan bank yang ada akan menolak pengajuan gadai AJB di bank. Bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan banyak nasabah yang melakukan pemalsuan akta jual beli. Di sisi lain, AJB bukanlah sertifikat hak milik yang memiliki kekuatan kepemilikan tanah dan bangunan secara penuh. Hal inilah yang membuat sebagian besar bank merasa ragu untuk menyediakan layanan gadai menggunakan akta jual beli. Namun, masih ada beberapa bank yang bisa membantu Anda untuk melakukan gadai menggunakan akta jual beli tersebut.

Plafon Kredit Dan Tenor

Setelah semua dokumen telah diterima lengkap, proses pencairannya memerlukan waktu  kurang lebih 2 sampai dengan 3 hari. Untuk plafon kredit yang diberikan sendiri ada bermacam-macam. Ada yang memberikan plafon kredit hingga Rp 500 juta dengan jangka waktu hingga lima tahun. Kemudian ada juga yang menyediakan mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 100 juta dengan tenor sampai dengan 3 tahun.