DISITU
11 Jun 2018

Inilah 7 Ketentuan Pengajuan Pinjaman Bank BCA Jaminan BPKB Mobil

 Layanan Pengganti BI Checking SLIK OJK Gini Cara Mudah Menggunakannya.jpg

Bank BCA merupakan singkatan dari Bank Central Asia. Pemberian kredit melalui Bank Central Asia telah dilakukan sejak lama. Bahkan untuk beberapa kasus pemberian kredit di BCA tergolong berani dan besar. Karenanya banyak orang yang melakukan pinjaman Bank BCA Jaminan BPKB mobil yang datang. Umumnya mereka banyak melakukan pinjaman ke Bank BCA karena membutuhkan modal untuk usaha. Memang dibandingkan dengan bank lain bank BCA terlihat cenderung paling kuat dibandingkan dengan yang lainnya. Meskipun begitu ada ketentuan pengajuan yang harus Anda patuhi, berikut ketentuannya:

1. Maksimal Usia Kendaraan

Dalam pengajuan kredit ke Bank BCA dengan jaminan BPKB kendaraan seperti mobil Anda akan punya usia maksimal. Maksud dari usia maksimal ini merupakan maksimal usia kendaraan. Kendaraan yang Anda gunakan tidak boleh kendaraan tua. Maksudnya kendaraan yang Anda gunakan sebagai jaminan maksimal usianya 14 tahun saat Anda melakukan pelunasan. Ini agar harga mobil tidak turun terlalu jauh jika terlalu tua. Apalagi kalau kendaraan yang Anda masukkan adalah kendaraan model lama maka kemungkinan diterima akan sulit.

2. Jangka Waktu Maksimal Pinjaman

Jangka waktu maksimal pinjaman dalam pengajuan pinjaman Bank BCA Jaminan BPKB Mobil juga ditentukan. Kalau biasanya pinjaman biasa sekitar 2 tahun maka ini maksimal selama 48 bulan atau tepatnya 4 tahun. Ini untuk mengejar usia maksimal dari kendaraan yang dijadikan sebagai BPKB. Selain itu untuk mengantisipasi terjadi penurunan harga dari mobil. Jika Anda menggunakan mobil sebagai pinjaman maka seringkali akan mengalami penurunan. Berbeda jika menggunakan akta tanah maka akan selalu naik harganya.

3. Nilai Kendaraan Minimal Rp. 50 Juta

Selain usia maksimal nilai minimal kendaraan juga digunakan dalam Pinjaman Bank BCA Jaminan BPKB. Ini untuk mengantisipasi adanya kerugian yang akan dialami oleh bank. Pastinya bank tidak akan mau untuk mengalami kerugian. Maka dari itu maka nilai kendaraan yang digunakan minimal Rp. 50 Juta. Jika kurang dari itu maka bank pastinya akan menolak pengajuan. Tentu saja ditolak karena harganya akan sangat rendah jika tidak mencapai Rp. 50 Juta. Apalagi kalau sistemnya dilelang maka harganya bisa saja lebih rendah.

4. Pemohon Taat Hukum

Selain ketentuan kendaraan maka peminjam juga memiliki kriteria yang harus ditaati. Pemohon haruslah orang yang taat hukum. Ini ditunjukkan dengan bukti-bukti seperti kartu tanda penduduk dan yang lainnya. Ini penting sekali bagi bank karena kalau pemohon tidak taat hukum maka akan bahaya. Apalagi kalau sampai tidak taat hukum maka akan menimbulkan masalah yang berat.

5. Punya Pekerjaan

Pekerjaan disini sifatnya tidak mengikat. Maksudnya adalah pekerjaannya tidak harus pekerja kantoran. Jika Anda merupakan pengusaha atau wiraswasta maka tidak menjadi masalah. Yang terpenting adalah nilai pendapatan Anda. Nilai pendapatan Anda harus bisa mengcover dari jumlah angsuran yang harus Anda bayar setiap bulan. Ini sangat penting sekali bagi bank.

6. Usia Minimal Calon Debitur

Calon peminjam selain taat hukum harus berusia minimal 21 tahun. Dalam hukum di Indonesia usia 21 tahun merupakan usia minimum dibolehkannya melakukan perikatan. Usia 21 tahun dianggap telah dewasa dan sudah bisa berpikir jernih. Jadi pada usia ini sudah bisa mengelola uang sendiri dan tidak butuh pendampingan orang tua lagi. Usia ini merupakan usia produktif bagi seseorang.

7. Usia Maksimal Calon Debitur

Calon debitur usianya maksimal 60 tahun pada saat jatuh tempo pelunasan. Ini untuk mengantisipasi adanya kematian oleh si debitur. Maka jika meninggal akan sangat ribet kalau harus berurusan dengan ahli waris. Bahkan ada beberapa ahli waris yang terkadang tidak mau untuk bertanggung jawab terhadap pinjaman tersebut. Hal semacam ini bisa membuat rugi bank tentunya. Maka dari itu bank selalu selektif dengan para calon debitur.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu