avatardisplay_general
DISITU
12 Jun 2018

Ini Modal Bisnis Air Isi Ulang Yang Harus Dikeluarkan

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201806/180612/35 Ini%20Modal%20Bisnis%20Air%20Isi%20Ulang%20Yang%20Harus%20Dikeluarkan.jpg

Usaha air isi ulang merupakan salah satu potensi usaha yang mendatangkan keuntungan. Karena banyak orang yang membutuhkan air isi ulang, baik itu di kota maupun di desa. Air isi ulang Biru adalah salah satu jenis dari produk isi ulang. Usaha ini berasal dari Surabaya dan berdiri sejak tahun 2002. Produk ini merupakan salah satu produk air isi ulang yang sudah menyebar ke seluruh Indonesia. Air isi ulang Biru terkenal akan standar higienis, berkualitas baik, dan harga yang murah. Satu galon 19 liter air isi ulang biru harganya Rp. 6.000. Maka dari itu, potensi untuk mendapat untung dari usaha air isi ulang biru ini sangat besar. Modal bisnis air isi ulang biru ini juga tidak sedikit. Anda harus mengetahui untuk apa modal yang Anda keluarkan dalam menjalankan usaha air isi ulang.

Modal Bisnis Air Isi Ulang Biru Yang Harus Dikeluarkan

Modal air isi ulang biru sangat besar. Penggunaan modal ini juga harus tepat dan sesuai. Berikut ini adalah modal yang harus dikeluarkan untuk usaha air isi ulang:

1. Sewa Lokasi

bisnis

Yang pertama adalah sewa lokasi. Untuk menjalankan usaha ini, membutuhkan lokasi spesifik. Luas tempat berukuran 90 hingga 120 meter persegi. Selain itu, lahan parkir harus memuat sekitar 3 buah mobil. Ukuran ideal dari tempat usaha ini adalah sekitar 10 x 12 meter persegi. Biaya untuk sewa tempat ini bisa mencapai sekitar Rp. 15.000.000. Jika Anda sudah memiliki lahan sendiri untuk menjalankan usaha ini, Anda tidak membutuhkan biaya sewa lokasi. Anda cukup menggunakan modal tersebut untuk membangun sebuah bangunan. Akan tetapi, Anda juga harus menambah modal untuk membangun sebuah bangunan yang sesuai dengan kriteria.

2. Biaya Mesin Isi Ulang

bisnis

Yang kedua adalah biaya untuk membeli peralatan. Alat yang dibutuhkan dalam usaha air isi ulang ini antara lain mesin isi ulang. Mesin isi ulang ini nantinya bisa Anda gunakan untuk mengisikan air ke dalam galon. Harga yang dikeluarkan untuk sebuah mesin isi ulang ini bisa dibilang tidak sedikit. Untuk membeli mesin isi ulang air, dibutuhkan biaya sekitar Rp. 16.000.000.

3. Biaya Lainnya

bisnis

Selain membeli mesin, tentunya usaha air isi ulang juga harus menyediakan peralatan lain. Seperti tutup air galon, tisu, dan lain-lain. Peralatan lain-lain ini merupakan penunjang dalam melakukan usaha ini. Dibutuhkan biaya Rp. 2.000.000 untuk membeli peralatan lainnya. Untuk mengantarkan galon sampai ke rumah pelanggan juga dibutuhkan kendaraan. Anda harus mengeluarkan sekitar Rp. 100.000 untuk biaya bensin kendaraan dan lain-lain demi kelancaran usaha ini.

4. Biaya Listrik

bisnis

Dalam menjalankan usaha ini, tentu membutuhkan listrik. Yang mana listrik ini dapat mengoperasikan mesin isi ulang air. Untuk biaya listrik setiap bulannya, dikenai biaya sebesar Rp. 150.000. Biaya ini mungkin tidak termasuk juga dengan penggunaan alat listrik yang lainnya.

5. Gaji Karyawan

bisnis

Anda tentu saja harus mempekerjakan karyawan. Posisi karyawan ini bisa berada di posisi kurir maupun posisi operator mesin isi ulang air. Agar karyawan betah untuk bekerja pada usaha yang Anda miliki, tentu Anda harus mengeluarkan gaji kepada karyawan Anda. Sekitar Rp. 750.000 per bulan sekiranya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup karyawan Anda setiap bulannya.

Jadi bisa disimpulkan, modal bisnis air isi ulang biru ini mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Yaitu sekitar Rp. 31.900.000. Modal ini sudah cukup untuk menjalankan bisnis ini. Semoga dengan informasi di atas, Anda bisa memikirkan untuk menjalankan bisnis ini. Dan juga semoga usaha Anda lancar tanpa ada kendala.