avatardisplay_general
DISITU
22 Aug 2018

Kebakaran Hutan di Kalimantan, Sekolah-Sekolah Diliburkan

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1808/180822/Kebakaran%20Hutan%20di%20Kalimantan.jpg

Kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tengah menyelimuti Provinsi Kalimantan Barat. Kabut ini tidak hanya terjadi di kota Pontianak, melainkan juga beberapa kabupaten lain di Kalimantan Barat. Di kala senja, matahari terbenam pun terlihat menguning hingga kemerahan, akibat tebalnya asap di udara.

KLHK Stasiun Pemantau Kualitas Udara Pontianak menyebutkan bahwa hasil Alat pengukur Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) kota Pontianak berkategori sangat tidak sehat dengan angka 215 gram/m3 pada hari Sabtu (18/8). Sedangkan ambang batas ini hanya 150 gram/m3. 

Kabut asap yang menyelimuti udara ini dinilai sebagai imbas dari Karhutla di sejumlah titik di Kalimantan Barat. Apel HUT Kemerdekaan RI ke-73 telah diadakan pada tanggal 18 Agustus di area bekas lahan terbakar, diikuti dengan pemadaman lahan yang terbakar oleh para relawan Damkar Swadeshi Borneo. Selanjutnya, pembagian ribuan masker kepada pengguna jalan juga dilakukan mengingat kabut asap di ibukota provinsi Kalbar sudah mulai pekat. 

Dilansir dari akun sosial media Pontianak Informasi, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat telah mengimbau sekolah-sekolah untuk membelajarkan para siswa di rumah. Dalam kata lain, sekolah-sekolah diliburkan sehubungan dengan cuaca yang tidak mendukung dan kondisi udara yang tidak sehat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah menambah 4 helikopter water boombing yang sebelumnya berjumlah 4 helikopter, untuk menangani kabut asap Karhutla ini. Selain itu, deteksi dini, langkah preventif, patroli, pemasangan maklumat, sampai dengan penindakan terus dilakukan untuk mengurangi dampak dari Karhutla ini.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga tengah melakukan siaga penuh dalam menangani Karhutla yang berfokus pada 3 kabupaten, yaitu di kabupaten Sambas, kabupaten Kubu Raya serta kabupaten Ketapang. Komandan Manggala Agni Daerah Operasi Pontianak, Sahat Irawan, juga tidak menyangkal bahwa Karhutla di Kalimantan Barat saat ini memiliki tingkat yang lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Sahat menerangkan bahwa Karhutla di Sambas adalah yang paling besar. Fakta bahwa Sambas berdekatan dengan perbatasan negara Malaysia membuat lembaga-lembaga pemerintah harus terus memperhatikan wilayah ini. Hal ini dikarenakan jika asap melintasi batas negara, Indonesia akan menjadi sorotan dunia atas ketidakmampuan negara dalam menangani bencana.