avatardisplay_general
DISITU
18 Aug 2018

Tahu Prinsip Ini Sebelum Gadai Sertifikat Rumah 2015

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1808/180821/Kenali Prinsip Prinsip 5 C Sebelum Mulai Melakukan Gadai Sertifikat Rumah 2015 di Bank.jpg

Bank menjadi salah satu instansi keuangan yang memiliki sistem profesional. Dari pengelolaan yang profesional tersebut, maka berbagai pengelolaan keuangan menjadi lebih rapi dan terstruktur dengan baik. Termasuk dengan pengelolaan pinjaman atau kredit. Bank dapat memberikan kredit pinjaman dengan berbagai macam progam. Salah satunya adalah melalui gadai sertifikat rumah 2015. Program gadai sertifikat rumah ini hampir dimiliki oleh semua bank. Dalam penerapannya biasanya bank melihat prinsip 5 C dari nasabah sebelum menyetujui adanya kredit. Ini sebagai bentuk komitmen bank dalam pengelolaan keuangannya. Prinsip-prinsip inilah yang harus Anda pahami sebelum mulai mengajukan gadai ke bank.

1. Capacity

Pertama adalah capacity. Prinsip ini bertujuan untuk menilai kemampuan nasabah dalam bidang keuangan dari usaha-usaha yang dimiliki olehnya. Dari prinsip ini pihak bank melihat bagaimana kapasitas dari nasabah. Apakah ada dalam catatan nasabah memiliki riwayat permasalahan financial sebelumnya. Ini yang nantinya menjadi penilaian pihak bank terhadap kemampuan nasabah. Maksud dari kemampuan nasabah adalah kemampuan nasabah untuk membayar kredit secara tepat waktu. Dari prinsip ini bank akan menilai apakah nasabah memiliki kapasitas untuk membayar kredit secara tepat waktu atau tidak. Berbagai track record keuangan nasabah tentu akan menjadi pertimbangan tersendiri.

2. Character

Kedua adalah character. Prinsip ini merupakan salah satu prinsip yang menggunakan kepribadian nasabah sebagai indikatornya. Biasanya hasil dari penerapan ini di dapat saat wawancara dengan nasabah. Dari sana akan terlihat kepribadian nasabah yang ingin mengajukan kredit. Pihak bank harus menilai apakah nasabah tersebut termasuk pribadi yang dapat dipercaya atau tidak. Pola hidup serta latar belakang menjadi salah satu indikator yang dilihat pihak bank. Jika pihak nasabah dirasa dapat dipercaya serta komitmen maka nasabah memiliki kemungkinan untuk lolos mekanisme pinjaman.

3. Collateral

Selanjutnya adalah prinsip collateral atau jaminan. Dimana aset-aset yang dimiliki nasabah dapat dijadikan disita apabila nasabah tidak memenuhi kewajibannya membayar kredit bulanan. Misalkan Anda melakukan gadai sertifikat rumah 2015 dan tidak dapat membayar tiap bulan, rumah jaminan itulah yang akan disita.  Biasanya prinsip ini menjadi prinsip yang dihitung paling terakhir.

4. Capital

Keempat ada capital. Maksud dari capital di sini adalah terkait dengan kekayaan dari nasabah yang akan melakukan kredit pinjaman. Kondisi dari usaha atau kondisi aset-asetnya akan diperhitungkan di sini. Maka dari itu, biasanya pihak bank meminta laporan keuangan perusahaan selama satu tahun. Tujuannya adalah mengetahui kondisi perusahaan. Dari sini pihak bank akan menilai, apakah nasabah dapat diberi kepercayaan terkait kredit atau tidak. Selain itu hal ini juga bertujuan untuk melihat apakah dari pihak nasabah layak untuk mendapatkan kredit. Jika layak, seberapa besar jumlah plafon pinjaman yang akan disetujui akan didapat di sini. Semakin bagus nilai transaksi keuangan perusahaan kemungkinan semakin besar pinjaman yang disetujui akan semakin besar.

5. Condition

Prinsip terakhir adalah condition. Jadi prinsip yang satu ini mempertimbangkan kondisi yang kebanyakan berasal dari luar. Ada berbagai macam kondisi yang dipertimbangkan pihak bank saat akan mengeluarkan pinjaman. Seperti kondisi perusahaan, apakah perusahaan tersebut memiliki potensi laba yang bagus ke depannya, lalu prospek secara umum nantinya seperti apa. Selain itu faktor-faktor luar seperti perekonomian dari suatu daerah tempat nasabah berada, bahkan hingga kondisi perekonomian negara. Ini menjadi pertimbangan pihak bank dalam mengeluarkan pinjaman. Karena kondisi perekonomian baik dari perusahaan nasabah, perekonomian daerah maupun negara akan berpengaruh terhadap kerjasama pihak bank dan nasabah. Sehingga pihak bank harus memastikan jika kondisi baik perusahaan nasabah maupun kondisi dari perekonomian di sekitar memenuhi syarat aman. Sehingga tidak mengganggu kerjasama antara pihak bank dan nasabah.

Prinsip-prinsip 5 C merupakan salah satu indikator apakah pinjaman disetujui atau tidak. Sebelum Anda melakukan gadai sertifikat rumah 2015 baiknya Anda mencermati prinsip-prinsip tersebut. Mencermati prinsip ini menjadi cara bagus bagi Anda yang ingin menilai apakah pinjaman Anda akan disetujui atau tidak.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu