avatardisplay_general
DISITU
11 Jul 2018

Ketentuan Pinjaman Take Over Di Gadai Mobil Leasing

https://images.disitu.com/A/Img/1807/180711/Ketentuan Pinjaman Take Over Secara Umum Di Tempat Gadai Mobil Yang Masih Kredit Leasing.jpg

Ketika Anda butuh uang dengan waktu yang cepat dalam jumlah yang besar, Anda bisa mengunjungi tempat gadai untuk menggadaikan aset Anda. Jika kebutuhan dana besar, gadai mobil adalah salah satu pilihan aset yang bisa memenuhi kebutuhan dana Anda. Namun bagaimana jika mobil yang Anda miliki masih berstatus kredit, karena belum lunas angsurannya. Jangan khawatir sekarang di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya sudah banyak tempat gadai mobil yang masih kredit. Biasanya tempat gadai tersebut berbentuk leasing, cara kerjanya adalah dengan mengambil alih (take over) kredit Anda sebelumnya. Apa ketentuan pinjaman mobil yang masih kredit di leasing? mari simak ulasannya.

Ketentuan Pinjaman Untuk Mobil Yang Masih Kredit

Setiap Leasing atau Lembaga Keuangan memiliki ketentuan yang berbeda-beda tentang pinjaman take over ini. Berikut akan dijelaskan ketentuan pinjaman secara umum yang berlaku di tempat gadai mobil yang masih kredit. Ketentuannya adalah seperti di bawah ini :

1. Besarnya Sisa Kredit Harus lebih Kecil Dari Pinjaman Baru

Anda harus menghitung baik-baik sisa kredit mobil Anda sebelum melakukan pengajuan pinjaman take over. Karena pihak debitur mempersyaratkan bahwa jumlah sisa kredit arus lebih kecil dari pinjaman yang akan diberikan. Gampangnya Anda telah melewati masa tenor lebih dari 60%, sehingga sisa kredit sekitar 40% dari total kredit. Lebih kecil sisa kredit akan lebih baik, karena peluang permohonan take over untuk dikabulkan akan lebih besar.

2. Take Over Bisa Dilakukan Jika Kredit Anda Sebelumnya Di Leasing Atau Bank Yang Ternama

Biasanya debitur akan menanyakan di leasing mana sebelumnya Anda melakukan kredit? Jika leasing Anda ternama dan jelas informasi umumnya, maka pinjaman Anda akan diproses. Hal ini berhubungan dengan mekanisme penyerahan BPKB, leasing ternama akan memproses pelunasan kredit dan pengambilan BPKB dengan cepat. Jika Anda melakukan kredit mobil di koperasi atau perorangan, biasanya debitur akan menolak permohonan pinjaman take over Anda.

3. Pemohon Harus Memiliki Riwayat Kredit Yang Baik

Debitur yang baru akan mempelajari track record pembayaran angsuran di leasing sebelumnya, untuk mengetahui apakah terjadi kredit macet atau tidak. Jika Anda mengajukan take over karena kredit macet maka percuma saja, permohonan anda tidak akan disetujui. Namun jika Anda mengangsur pinjaman dengan tertib, tidak pernah telat maka besar kemungkinan permohonan take over Anda dikabulkan.

4. Pelunasan Pada Leasing Lama Akan Dilakukan Oleh Petugas Dari Leasing Yang Baru

Setelah pinjaman Anda disetujui, akan dilakukan pelunasan kredit pada leasing sebelumnya. Pelunasan akan dilakukan oleh petugas leasing yang baru, untuk memperkecil resiko terjadinya kejahatan karena membawa dana yang cukup besar. Pelunasan bertujuan untuk mengambil BPKB asli Anda yang masih ditahan pihak leasing yang lama. Setelah BPKB bisa dikeluarkan, maka akan disimpan oleh leasing yang baru sebagai jaminan pinjaman Anda, dan dana bisa dicairkan.

5. Pinjaman Hanya Bisa Dilakukan Di Cabang Leasing Yang Menyediakan Layanan Pinjaman Take Over

Namun sayangnya tidak semua cabang leasing bisa melakukan pinjaman take over mobil yang masih kredit. Hanya cabang tertentu di kota besar saja yang memiliki layanan pinjaman tersebut. Biasanya layanan take over kredit ada pada kota dengan transaksi gadai BPKB yang banyak. Pada kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Tangerang leasing juga berfungsi sebagai tempat gadai mobil yang masih kredit. Jika tertarik Anda bisa langsung bertanya pada leasing yang ada di kota Anda.