avatardisplay_general
DISITU
06 Dec 2017

Kredit Pinjaman Dana Sering Ditolak? Ini Penyebabnya

67.kredit dan pinjaman dana ditolak ini penyebabnya

Uang adalah alat tukar yang setiap saat digunakan oleh manusia untuk melakukan transaksi. Di dunia ini manusia hidup selalu membutuhkan uang, meskipun tidak semua bisa dibeli dengan uang. Berbagai aktivitas mulai dari pendidikan, kebutuhan makan sehari-hari, biaya kesehatan, dan sebagainya. Hingga tak jarang pemasukan dan pengeluaran tidak sebanding, seperti halnya pepatah yang mengatakan besar pasak dari pada tiang. Jika sudah seperti ini alternatif yang ditempuh oleh kebanyakan orang adalah mencari pinjaman dana. Di Indonesia sendiri banyak sekali lembaga pembiayaan yang menawarkan kredit atau pinjaman dana. Syarat dan ketentuan dari masing-masing lembaga pembiayaan pun berbeda. Proses yang dijalankan pun juga berbeda. Tak jarang pula sang debitur atau pemohon pinjaman dana di tolak. Beberapa alasan mengapa debitur sering menerima penolakan dari lembaga pembiayaan, antara lain:

 

 1. Jejak Rekam Pinjaman Uang Yang Buruk 

Sebelum memberikan pinjaman, lembaga pembiayaan pasti akan melakukan BI checking. BI checking dilakukan untuk melihat track record pinjaman yang pernah Anda lakukan sebelumnya. Hal tersebut dilakukan untuk melihat apakah sejarah pinjaman uang yang pernah Anda lakukan berjalan dengan lancar atau sebaliknya. Jika Anda memiliki track record yang baik, proses permohonan pinjaman dana yang Anda buat akan dilanjutkan. Begitu pun sebaliknya, jika track record pinjaman uang yang Anda lakukan buruk, maka lembaga pembiayaan tidak akan memproses permohonan Anda.

 2. Pengajuan Kredit Yang Berlebihan 

Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat mengajukan pinjaman uang adalah jumlah pinjaman dengan penghasilan kita selama satu bulan. Lembaga pembiayaan pasti akan mempertimbangkan penghasilan usaha yang Anda miliki dan akan disesuaikan dengan jumlah angsuran per bulan yang akan Anda bayar. Jika pinjaman Anda melampaui kemampuan bayar Anda, sudah pasti bank akan menolak permohonan Anda. Sehingga Anda perlu memperhitungkan hal tersebut, sebelum menulis nominal pinjaman uang yang Anda ajukan.

 3. Administrasi yang tidak lengkap 

Permasalahan administrasi yang dianggap sepele bisa menjadi salah satu alasan mengapa pengajuan pinjaman dana Anda ditolak. Jika terdapat salah satu berkas yang tidak Anda lampirkan di dalam dokumen permohonan pinjaman Anda, maka bank akan mengabaikan permohonan Anda. Tidak hanya permasalahan kelengkapan dokumen yang perlu diperhatikan, akan tetapi kejelasan dan keterbacaan dokumen juga harus di perhatikan. Dokumen yang tidak terbaca sering kali menjadi masalah saat proses verifikasi berlangsung. Pastikan hasil fotokopi dokumen Anda jelas dan dapat dibaca, sehingga akan memudahkan pihak yang melakukan verifikasi data.

 4. Memalsukan Data 

Segala sesuatu yang diawali dengan kebohongan pasti hasilnya juga akan buruk. Seperti halnya dalam proses pengajuan pinjaman uang. Jika Anda memiliki pikiran untuk memalsukan data, lebih baik pikiran semacam itu dibuang karena sudah pasti diri Anda sendiri yang akan rugi. Salah satunya adalah dengan ditolaknya permohonan pinjaman Anda.

 5. Karakter Si Peminjam 

Beberapa surveyor juga akan menilai karakteristik calon debiturnya. Hal tersebut biasanya dilakukan di sela-sela obrolan yang tengah dilakukan. Beberapa pertanyaan bisa saja sengaja diajukan untuk melihat karakter calon debitur.