09 March 2018 00:00

Makin Tau!Ini Hal yang mengembankan Asuransi Mobil All Risk

DISITU

https://images.disitu.com/artikel/471 Makin Tau Ini Hal hal yang mengembankan Asuransi Mobil All Risk.jpg

Terdapat 2 jenis produk asuransi mobil yang perlu Anda pahami  sebagai nasabah yaitu Asuransi mobil All risk dan Total Loss Only (TLO). Perbedaannya terletak pada proteksi yang diberikan, dimana asuransi all risk memberikan perlindungan menyeluruh terhdap semua resiko kendaraan (kecuali bila ada pengecualian).Hal ini yang membuat orang-orang lebih banyak memilih produk all-risk untuk asuransi kendaraan khususnya yang masih baru (usia kendaraan dibawah 5 tahun), walaupun secara premi, biaya all-risk jauh diatas asuransi TLO. Berbeda dengan asuransi TLO sendiri hanya melindungi kendaraan jika terjadi kerusakan total (biaya lebih dari 75%) atau kehilangan.

Mengingat besar biaya, maka sebelum Anda mengambil keputusan produk mana yang terbaik antara All-risk atau TLO. Calon nasabah harus benar-benar paham produknya terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kekecewaan atau salah persepsi yang dapat menimbulkan kerugian di kemudian hari. Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda pahami:

Sesuaikan dengan kebutuhan Anda, apakah kebutuhan Anda all-risk atau cukup TLO saja?

All-risk-mobil

Sumber Gambar: (Neptune Butterfly)

Kebutuhan untuk memproteksi mobil Anda dapat dilihat dari tingkat kriminalitas atau tingkat risiko lainnya seperti keadaan lalu lintas dimana Anda bertempat tinggal atau tempat Anda sering berpergian dengan mobil tersebut. Apabila tak punya data pasti, dapat di cek di internet atau media lainnya. Jika dilingkungan tempat tinggal tidak terlalu padat dan minim risiko kecelakaan baik ringan atau berat maka Anda dapat memilih produk asuransi TLO yang cocok untuk Anda ambil. Namun jika tinggal didaerah yang lalu lintasnya padat, maka risiko kendaraanya mengalami kecelakaan atau minimal goresan saja cukup besar. Satu goresan saja setidaknya butuh biaya 500 ribu – 1 juta jika masuk ke body painting. Jika kondisi ini yang terjadi, maka produk All-risk mana yang cocok Anda ambil. Contoh lainnya adalah misalnya tempat tinggal sering terkena banjir, maka asuransi all-risk cocok Anda ambil. Contoh lainnya adalah misalnya tempat tinggal

Anda sering terkena banjir, maka asuransi all-risk yang dipilih harus memiliki perluasan jaminan terhadap banjir. Sebelum mengajukan asuransi All-risk untuk mobil Anda, Anda

Harus melakukan hal-hal berikut:

  1. Cek Anggaran Anda, Apakah Telah memenuhi untuk Biaya Preminya?   

Karena melindungi semua resiko, maka biaya preminya untuk asuransi jenis all risk memang lebih mahal daripada jenis asuransi mobil TLO. Pembayaran premi mobil biasanya setahun sekali, untuk mobil keluaran baru dengan harga 200 jutaan biasanya butuh premi 3 jutaan per tahun. Nah, cek anggaran dan sesuaikan dengan bujet keuangan. Proteksi kendaraan termasuk kondisi yang sangat penting karena termasuk asset bergerak dan biasanya rawan risiko.Jadi, jika telah siap membeli mobil maka Anda harus siapkan dana lebih untuk membeli asuransi all-risk.

  1. Bandingkan Produk dan Pilih yang terbaik dan terpercaya

Besarnya biaya premi memang menjadi salah satu pertimbangan juga salah satu manfaat yang Anda dapatkan serta meningkatkan reputasi perusahaan akuntansi yang akan Anda ambil. Reputasi ini sangat penting karena mempengaruhi pada proses klaim nantinya. Bisa jadi premi sedikit mahal namun kemudahan proses klaimnya dan jaringan bengkel mobil yang ingin bergabung akan mengalami peningkatan. Hal ini tentunya menjadi pertimbangan tersendiri bagi pihak asuransi. Dengan banyak membandingkan produk dan melihat reputasi maskapai asuransi akan lebih mudah untuk didapatkan produknya dan sesuai dengan reputasi yang baik dari perusahaan asuransi. Apalagi zaman sekarang dapat dengan mudah untuk membandingkan produk mana dan reputasi yang perusahaannya baik.

  1. Perhatikan Reputasi Perusahaan, Testimoni Pelanggan Agar Tidak Kecewa

Salah satu cara untuk melihat bagaimana reputasi perusahaan asuransi dengan Anda jeli memperhatikan testimoni pelanggan yang pernah menggunakan perusahaan asuransi tersebut, khususnya dalam masalah klaim. Asuransi mobil sangat identic dengan proses klaim.Apabila klaim mudah, jaringan bengkel luas, pelanggan puas maka testimoni biasanya juga akan bagus. Hal ini yang mendorong perusahaan asuransi mendapat berbagai macam penghargaan dan pelan namun pasti reputasinya juga akan naik. Selain memperhatikan beberapa hal yang penting sebelum mengambil produk asuransi All-risk diatas, hal penting lainnya yang perlu dipahami adalah bagaimana mekanisme klaimnya.Secara umum mekanisme klaim relatif mudah, jika terjadi risiko nasabah tinggal kontak call center atau sales kenalan Anda untuk menyampaikan rencana untuk proses klaim. Tinggal mengikuti saja petunjuknya. Yang telah diberikan.

Hindari Hal ini Jika Tidak Ingin Pengajuan Asuransi Mobil All Risk Ditolak

All-risk-mobil

Sumber Gambar: (A Better Interview)

Demi Kelancaran dan menghindari klaim yang ditolak, perhatikan dan pahami beberapa faktor penyebab klaim asuransi mobil ditolak beriku ini: 

  1. Pengemudi yang Tidak Memiliki SIM

SIM adalah hal mendasar bafi pengemudi. Jika tak punya SIM artinya pengemudi tersebut dianggap belum layak untuk mengemudi dan otomatis tidak layak juga untuk menerima proteksi asuransi. Kejadian yang sering terjadi tergantung bagaimana Anda mengasuransikan mobil Anda untuk asuransi mobil All-Risk, dan ternyata mobil tersebut dipakai oleh orang lain/anak yang berusia dibawah 17 tahun yang rentan mengalami resiko kecelakaan. Untuk kasus seperti ini, hal paling mendasar tidak bisa  dipenuhi yaitu pengemudi tidak memiliki SIM akan membuat klaim asuransi mobil tersebut ditolak.

  1. SIM Sudah Habis Masa Berlakunya

Tidak memiliki SIM dan SIM habis masa berlakunya adalah sama saja. Klaim dengan kondisi seperti ini juga akan ditolak karena menurut peraturan lalu lintas setiap pengemudi kendaraan harus memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi), setiap melakukan klaim pertanggunggan harus mengisi formulir klaim tentang kronologi kejadian.

  1. Telat Saat Lapor Klaim

Salah satu kebiasaan buruk dari pemilik kendaraan adalah selalu menunda klaim jika mengalami risiko kendaraan ringan seperti gores, baret-baret atau yang lainnya. Setelah luka pada body mobil mulai banyak baru melakukan klaim.Klaim seperti ini berisiko ditolak karena batas waktu pelaporan klaim maksimal 5 hari. Secara ketentuan seperti yang terdapat dalam PSAKBI (Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor) Setiap kerusakan yang di alami mobil yang ditanggungkan,

pemegang polis memiliki kewajiban melaporkan kepada asuransi maksimal 5 hari sejak terjadinya kerusakan.

  1. Memberikan Informasi Palsu

Untuk klaim dengan nilai besar, pihak asuransi memiliki bagian investigasi sendiri. Kadangkala saat terjadi kondisi menyimpang yang berpotensi klaim ditolak nasabah menyampaikan informasi palsu. Misalnya saja nasabah mengalami risiko kecelakaan berat pada kendaraannya dengan kerusakan diatas 75%, sedangkan yang mengendarai adalah anaknya yang belum memiliki SIM. Agar kami bisa masuk, pemilik kendaraan membuat laporan kepolisian bahwa dia yang mengendarai saat terjadi kecelakaan. Saat dilakukan investigasi dari perusahaan asuransi ternyata ditemukan fakta bahwa pengendara adalah anaknya yang belum memiliki SIM. Kondisi ini berakibat klaim akan ditolak dan akan merusak reputasi Anda sendiri.

  1. Kehilangan Akibat Penipuan, Penggelapan, Pembiusan atau Dihipnotis        

Kasus kehilangan seperti ini biasanya terjadi pada kasus pinjam mobil oleh teman Anda sendiri dan akhirnya dibawa kabur, atau beberapa diantaranya terjadi pada kasus sewa mobil namun ternyata dibawa kabur. Apabila kasus ini dilaporkan kepada pihak asuransi bahwa mobilnya telah di bawa kabur oleh temannya atau penyewa mobil,berdasarkan PSKABI menyebutkan bahwa kendaraan yang diasuransikan hilang sebab karena dipinjamkan oleh orang terdekat atau sewa dibawa kabur maka klaim asuransi mobil akan ditolak, maka dari itu setelah Anda asuransikan ada baiknya Anda membaca kembali polisnya. Klausul polis, dan PSAKBI.

  1. Barang Rusak Akibat Diangkut dengan kendaraan yang  Diasuransikan Tidak Diproteksi Asuransi

Risiko ini banyak terjadi pada pengusaha distribusi barang antar kota. Misalnya saja Anda membeli membeli mobil pick up untuk dijadikan armada mengirim barang dagangan ke pelanggan dan ikut program All-risk untuk mengasuransikannya. Pada proses pengiriman barang ternyata mengalami kecelakaan lalu lintas yang membuat mobil pick up dan barang yang diangkut rusak berat. Pada kasus seperti ini, mobil pick up tersebut dapat di klaim untuk kerugiaannya kepada pihak asuransi. Namun barang yang diangkut tidak ikut diproteksi.

  1. Kerusakan Pada Badan Mobil

Cairan kimia termasuk bahan yang tidak bisa di proteksi jika mengakibatkan kerusakan pada bodi mobil tersebut.Misalnya saja Anda sedang berjalan beriringan dijalan tol dengan kendaraan yang mengangkut bahan kimia. Ternyata

bahan kimia yang diangkut kendaraan tersebut tumpah akibat kendaraannya mengalami kecelakaan. Dan bahan kimia mengenai kendaraan Anda dan menimbulkan kerusakan pada badan mobil. Kasus seperti ini tidak dapat di klaim karena menurut polisi Standar Asuransi Kendaraan Bermotor (PSAKBI) kerusakan

yang dapat dicover asuransi adalah kerusakan total atau sebagian yang disebabkan karena kecelakaan, perbuatan jahat, kejatuhan benda dan kecelakaan lalu lintas lainnya.

Pahami Tentang Ketentuan dan Apa Saja Manfaatnya

Asuransi mobil All-risk memberikan perlindungan total pada kendaraan dari segala macam kerusakan kendaraan kecil meliputi bodi kendaraan, lampu spion yang patah, diserempet,stoplamp pecah, kerusakan besar akibat bencana alam, sabotase, teroristme hingga kendaraan hilang. Produk ini sangat bermanfaat walaupun dengan premi yang lebih mahal. Namun demikian perlu dipertimbangkan juga beberapa hal diatas sebelum mengambil produk ini agar sesuai dengan kebutuhan Anda dan terhindar dari resiko kecelakaan.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu