avatardisplay_general
DISITU
07 Jul 2018

Gadai Mobil Tanpa BPKB, Pahami Dahulu 5 Resiko Ini

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1807/180707/Mau Gadai Unit Mobil Tanpa BPKB Pahami 5 Resikonya Sebagai Bahan Pertimbangan.jpg

Ada banyak sekali layanan jasa gadai yang berkembang di masyarakat dengan berbagai jenis barang yang bisa dijadikan jaminan. Salah satu layanan yang ada adalah gadai unit mobil tanpa BPKB yang harus diluruskan pemahaman tentang hal ini. Unit mobil tanpa BPKB bisa berarti dua hal, pertama unit mobil yang belum lunas kreditnya sehingga BPKB masih ditahan. Kedua unit mobil yang memang tidak memiliki BPKB alias bodong. Perlu Anda ketahui layanan gadai unit tanpa BPKB adalah sistem pinjaman uang terkait dengan jaminan (BPKB) yang belum dipegang nasabah. Menggadaikan kedua jenis unit mobil tanpa BPKB tersebut akan mengalami banyak resiko, yang akan diulas pada pembahasan di bawah ini.

5 Risiko Gadai Unit Mobil Tanpa BPKB

Setiap tindakan memang selalu ada risikonya, tapi alangkah baiknya jika kita bisa meminimalkan resiko yang terjadi. Dengan mengetahui resiko gadai mobil tanpa BPKB, maka akan membuat Anda berfikir ulang untuk melakukannya. Berikut adalah 5 resiko yang mungkin Anda alami :

1. Tidak Bisa Melakukan Mobilitas Karena Unit Mobil Ditahan Kreditur

Lembaga keuangan yang mau memberi layanan gadai mobil tanpa BPKB biasanya jasa gadai milik BUMN dan perorangan. Karena untuk bank dan leasing pasti akan meminta BPKB sebagai syarat utama pinjaman gadai mereka. Pada lembaga keuangan milik BUMN tersebut akan menahan mobil Anda selama Anda belum bisa mengembalikan pinjaman Anda. Jika Anda mempunyai usaha, pasti akan sangat merepotkan karena mobilisasi akan terhambat tanpa adanya mobil. Akan banyak kerugian berikutnya yang mengikuti dengan kurangnya kemampuan mobilisasi Anda.

2. Mendapatkan Bunga Pinjaman Yang Sangat Tinggi

Jika Anda kebetulan menggadaikan unit mobil tanpa BPKB Anda ke pihak perseorangan, maka Anda akan dikenakan bunga yang sangat tinggi. Karena mereka tidak memiliki simulasi kredit atau aturan yang pasti tentang suku bunga pinjaman gadai. Hal tersebut akan sangat merugikan bagi Anda sebagai peminjam, karena bunga yang tinggi akan menjadi beban saat Anda harus mengembalikan pinjaman. Dan parahnya, jika Anda jatuh ke tangan rentenir, maka bunga pinjaman Anda akan berbunga lagi begitu seterusnya. Sehingga Anda akan terlilit hutang yang menggunung.

3. Menjadi Sasaran Tindak Pemerasan

Hal ini biasa terjadi jika Anda menggadaikan mobil Anda kepada pihak perorangan, jika mobil yang digadai tanpa BPKB maka akan jadi sasaran pemerasan. Anda harus mewaspadainya, oknum seperti ini akan memanfaatkan kondisi Anda yang terdesak kebutuhan dana cepat, dan mereka tahu Anda tidak akan melaporkannya ke polisi. Sehingga mereka dengan semena-mena memeras Anda dengan memberikan bunga yang sangat tinggi dan tidak wajar.

4. Bisa Dilaporkan Karena Penggelapan Barang Jaminan

Jika yang Anda gadaikan mobil tanpa BPKB karena masih proses kredit, Anda bisa dikenakan sanksi oleh hukum. Pihak leasing akan melaporkan Anda dengan tuduhan penggelapan barang jaminan Fidusia, berdasarkan undang-undang terkait hal tersebut.

5. Pinjaman Jadi Dobel

Menggadaikan mobil yang masih belum lunas dan tidak memiliki BPKB hanya akan menambah jumlah pinjaman Anda. Pinjaman Anda menjadi dobel, karena angsuran di leasing tetap jalan dan Anda punya pinjaman baru pada tempat penggadaian. Hal ini akan semakin mempersulit keuangan Anda, mungkin masalah dana cepat Anda sudah teratasi, tapi tanggungan pinjaman dobel telah menanti.

Jadi bagi Anda yang ingin melakukan gadai unit mobil tanpa BPKB, pahami dulu risikonya. Sehingga Anda tidak mudah tergoda iklan yang beredar tentang gadai mobil tanpa BPKB. Namun jika ingin melakukannya carilah Finance yang professional, dan lakukan pinjaman take over kredit mobil.